Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
  • visibility 608
  • comment 0 komentar

KH. Maimun Zubair adalah Ulama besar yang lahir di Indonesia. Pemikiran dan karyanya Tidak hanya dikaji di Indonesia, tapi juga dunia. Beliau meskipuntidak belajar di perguruan tinggi, tapi wawasannya yang luas dan pergaulannya yang mendunia, pemikirannya menjadi rujukan umat Islam dan dunia.

KH Maimun Zubair

Beliau produk asli Pesantren. Setelah dididik dengan keras dan disiplin oleh ayahnya, seorang Ulama besar, KH Zubair Dahlan, yang juga guru spesial Syaikhina KH MA Sahal Mahfudh dan KH Ahmad Fayumi Munji, beliau meneruskan di Pondok Lirboyo Kediri di bawah bimbingan langsung KH Abdul Karim, santri Hadlratussyaikh KH M. Hasyim Asy’ari.

Setelah itu, KH Maimun Zubair meneruskan petualangan ilmunya di Timur Tengah, khususnya di Haramain, belajar dengan ulama-ulama besar di sana. Antara lain Syaikh Yasin bin Isa Al Fadani, dan lain-lain. KH Maimun Zubair juga berguru kepada ulama-ulama besar Indonesia yang lain, seperti Syaikh Fadhol Senori dan KH Bisri Mustafa.

Beberapa Keunggulan

Pertama, KH Maimun Zubair sebagaimana lulusan PP Lirboyo adalah sosok yang dikenal ahli dalam Bidang nahwu-sharaf. Pengajian kitab Syarah Ibnu Aqil ala Alfiyyah Ibnu Malik menyedot para santri untuk berbondong-bondong mereguk kedalaman ilmu beliau.

Kedua, KH Maimun Zubair adalah sosok ulama ahli tafsir. Setiap kali pengajian tafsirnya, khususnya pada hari Ahad di PP Al Anwar Sarang dibanjiri santri dan kiai dari berbagai pelosok di Indonesia. Keterangannya renyah, humoris, dan banyak melahirkan inspirasi.

Ketiga, KH Maimun Zubair adalah sosok ulama yang menguasai sejarah, khususnya sejarah Islam. Beliau mampu menguraikan sejarah secara detail. Dalam pengajian kitab Tafsir, penjelasan beliau tentang sejarah sangat detail dan mendalam. Hal ini tidak lepas dari bacaan beliau yang luas terhadap khazanah keilmuan Islam yang kaya.

Keempat, KH Maimun Zubair adalah sosok mushannif (author) yang karyanya bernas dan ilmiah. Salah satunya adalah Al Ulama Wal Mujaddidun, Catatan Kitab tauhid Jauharatut Tauhid, Tsunami, Biografi Ulama Sarang dalam bahasa Arab, dan lain-lain.

Kelima, beliau adalah sosok guru yang berhasil melahirkan ulama-ulama besar. KH Abdul Wahid Bandungsari, KH Zuhrul Anam, KH Bahauddin Nursalim, KH Sya’roni, dan ulama-ulama lain adalah produk didikan KH Maimun Zubair. Alumni Al Anwar Sarang tampil sebagai ulama dan tokoh masyarakat yang diakui kedalaman ilmu dan keikhlasannya dalam berjuang.

Keenam, KH Maimun Zubair adalah tokoh penting Nahdlatul Ulama. Beliau pernah menjadi Rais Syuriyah PWNU Jateng, dan sampai akhir hayatnya, beliau adalah Mustasyar PBNU yang selalu ditunggu petuahnya.

Ketujuh, KH Maimun Zubair adalah sosok negarawan yang selalu mengobarkan dan memperjuangkan Islam moderat. Beliau mampu memadukan Islam dan kebangsaan. PBNU (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Undang-Undang Dasar 1945) beliau perjuangkan dengan sepenuh hati. Beliau sosok nasionalis yang pemikiran fiqh-tafsir-tasawufnya mengokohkan paham kebangsaan.

Di balik itu semua, KH Maimun Zubair adalah sosok ulama teduh, santun, dan berkarakter yang layak menjadi contoh dan teladan santri, kiai, umat, dan bangsa ini. Akhlak mulianya menghiasi kehidupannya sehari-hari. Beliau memuliakan tamu dengan ramah, penuh senyum, dan hormat.

Beliau sosok sufi yang selalu menghindari syubhat. Beliau sosok wirai dan zahid yang selalu menghidupi keluarga dari rizki yang benar-benar halal. Beliau mampu mendidik anak-anaknya menjadi tokoh umat dan bangsa yang mendalam ilmunya, agung akhlaknya, dan ikhlas perjuangannya di tengah umat.

Saat wafatnya beliau pagi menjelang subuh, Selasa, 5 Dzulhijjah 1440 / 6 Agustus 2019 pukul 04.17, Makkah tidak seperti biasa. Makkah hujan gerimis dan sepanjang perjalanan jenazah beliau, suasana mendung. Langitpun tertegun, sedih, dan tidak bisa menutupi kemurungannya atas wafatnya ulama besar ini.

Menurut informasi dari KH Said Abdurrahim, keponakan KH Maimun Zubair, usia KH Maimun Zubair adalah 91 tahun Masehi dan 94 Hijriyah.

Selamat jalan Kiaiku, semoga inspirasi keilmuan dan perjuanganmu tertancap kuat di dada kami, umat, bangsa, dan para santri baik di Indonesia maupun dunia.

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه. اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنة. اللهم اجعله من السعداء المقبولين واجعل الجنة مثواه، امين يا رب العالمين

RS An Nor Mekkah,
Selasa, 6 Agustus 2019, 5 Dzulhijjah 1440

Jamal Makmur Penulis:
Dr. Jamal Makmur, MA adalah Wakil Ketua PCNU Kab. Pati

*) Setiap tulisan opini yang dimuat dalam rubrik #NUKolom menjadi tanggung jawab penulis.
**) Tulisan ini juga diterbitkan di facebook Jamal Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2015
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    SEKITAR KEGELISAHAN ROHANI      Sekitar tahun 50-an atau 60-an (waktu yang tepat belum bena-benar diketahu) konon beliau mengalami kegelisahan yanh hebat,hingga konon beliau pernah tidak keluar rumah sampai hampir 3 bulan . Sejak itu beliau sering  ketempat KH.Abdul Hamid ,Pasuruan.Dalam pertemuan-pertemuannya dengan KH.Abdul Hamid inilah,beliau merasa menemui sesuatu yangmampu meredam kegelisahannya. Akibatnya beliau sering ke […]

  • Religion and Nation; Islam. Photo by Kyle Glenn on Unsplash.

    Religion and Nation; Islam

    • calendar_month Sab, 5 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Sebelum melangkah jauh ke dalam ruang-ruang teoritis, sebuah kajian ilmiah senantiasa mengandaikan upaya penjernihan terma-terma yang digunakan. Upaya penjernihan ini berfungsi untuk membuka cakrawala pemahaman awal sekaligus memetakan rute-rute praksisnya. Mendefinisikan agama, dalam hal ini Islam, secara global dan utuh tentu tidak semudah dengan hanya menyatakan bahwa Islam adalah dogma yang […]

  • Menumbuhkan Literasi di Civitas Akademik - PCNU PATI

    Menumbuhkan Literasi di Civitas Akademik

    • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Dalam rangka menumbuhkan semangat literasi (baca dan tulis) di ranah akademik, segenap civitas akademika Universitas Muria Kudus (UMK) mengadakan workshop kepenulisan. Sabtu, (9/4/2022).Bertempat di Gedung U Kampus UMK. Acara yang diikuti oleh semua civitas akademika dan mengundang pelajar di sekitar Kudus disambut dengan baik dan antusias dari peserta.Muhammad Ilham selaku panitia pelaksana menjelaskan, bahwa “ […]

  • Saifullah Kembali Pimpin MWC NU Gabus

    Saifullah Kembali Pimpin MWC NU Gabus

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Jumat malam 15 Januari 2016, kemarin. Bertempat di Masjid Al-Iman desa Plumbungan Kecamatan Gabus, berlangsung acara pelantikan Pengurus MWC NU Gabus sekaligus maudhoh khasanah dari KH. M Aniq Muhammadun Rois Syuriah PCNU Pati.             “Setelah pelantikan ini, saya sebagai ketua akan berusaha membawa MWC NU menjadi lebih baik dari periode sebelumnya, meskipun periode sebelumnya saya […]

  • Photo by The Cleveland Museum of Art

    Crush Never Ending

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.385
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Pertanyaannya masih sama. Kenapa aku belum bisa bergerak untuk membuka hati. Sedang kamu sudah punya kebahagiaan baru. Aku masih mempertanyakan kenapa perasaanku masih begitu lekatnya. Sedang kamu sepertinya sudah hilang beban dan melepasku tanpa arah. Aku tak pernah ingin tahu kehidupanmu sekarang. Entah siapa istrimu, entah bagaimana anakmu. I don’t care. […]

  • PCNU-PATI

    Laki-laki Cadasari Tersesat di Juwana

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di dalam Bus PO Selamet, sewaktu perjalanan mudik ke Pandeglang, saya berkenalan dengan seorang penumpang laki-laki dengan perawakan kurus. Dia bersama istri dan anak laki-lakinya, kira-kira usianya sama dengan usia putriku, 4 tahunan.  “Turun di mana, mas?” tanya dia ke saya. “Di Serang, mas,”jawabku. “Sama atuh, saya juga di Serang. […]

expand_less