Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • visibility 16.609
  • comment 0 komentar

‎YOGYAKARTA – Asrama Mahasiswa Dewantara (Asmadewa) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menggelar Seminar dan Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah pada Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Menulis dengan Kualitas, Meneliti dengan Integritas: Mewujudkan Karya Ilmiah yang Unggul dan Publikatif” ini dilaksanakan di Gedung Ki Sarino, UST, dan wajib diikuti oleh seluruh penghuni Asmadewa.

‎Dalam sambutannya, Pamong Asmadewa, Dr. Bherrio Dwi Saputra, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para mahasiswa penghuni asrama sejak dini. Pelatihan ini menjadi jawaban atas berbagai tantangan dan dinamika yang kerap dihadapi mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah.

‎”Ini adalah pembekalan di awal dengan harapan mahasiswa bisa menulis tugas akhir yang baik. Bagaimanapun, semua mahasiswa nantinya pasti akan melewati fase menulis tugas akhir dan artikel ilmiah,” ujar Dr. Bherrio.

‎Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Lembaga Pengembangan dan Kajian Tamansiswa (LPKT), Dr. Zainnur Wijayanto, M.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran Asmadewa yang tidak sekadar menjadi tempat tinggal, melainkan laboratorium pembentukan karakter. Menurutnya, ajaran Trilogi Ki Hadjar Dewantara dihadirkan secara utuh dan dalam satu paket di lingkungan Asmadewa.

‎”Asmadewa tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk istirahat, tetapi juga tempat untuk menuntut ilmu dan mengasah karakter demi menghadapi kehidupan yang lebih luas setelah lulus nanti,” tegas Dr. Zainnur.

‎Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi inti oleh Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Ibda menyampaikan sembilan poin krusial, mulai dari urgensi skripsi, bedah struktur tugas akhir dan artikel ilmiah UST, strategi submit jurnal, hingga etika dan tips penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan ilmiah.

‎Di hadapan para mahasiswa, Dr. Hamidulloh memaparkan esensi penting di balik kewajiban menyusun skripsi. Dalam paparannya, Ibda mengatakan skripsi bukan sekadar syarat kelulusan akademik untuk meraih gelar sarjana, melainkan instrumen penting untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu perkuliahan, sekaligus melatih kemampuan melakukan penelitian secara ilmiah dan sistematis. Selain itu, tugas akhir ini menjadi bukti kompetensi serta kemandirian akademik sebelum terjun ke dunia kerja atau studi lanjut, serta memberikan pengalaman berharga dalam mengolah, menganalisis, dan menyajikan data guna menghasilkan solusi atas permasalahan nyata yang diteliti.

‎Guna menghasilkan karya yang unggul, Dr. Hamidulloh juga mewanti-wanti mahasiswa agar menghindari sepuluh kesalahan fatal dalam menyusun tugas akhir. Menurut Ketua FKPT Jateng itu, terdapat beberapa kesalahan tersebut di antaranya adalah ketidakjelasan masalah, tema, atau judul yang kurang spesifik, serta rumusan masalah yang tidak sinkron dengan latar belakang. “Mahasiswa juga kerap terjebak menggunakan referensi jadul, menyajikan kajian pustaka yang hanya berupa ringkasan kliping, memilih metode riset yang tidak sesuai, serta melakukan analisis data secara dangkal. Lebih parah lagi, ia menekankan bahaya praktik kecurangan akademik seperti plagiasi, duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, penggunaan AI secara sembarangan, bahasa ilmiah yang berantakan, pembahasan yang tidak menjawab rumusan masalah, hingga penulisan yang tidak patuh pada buku pedoman resmi UST,” kata Ibda.

‎Lebih lanjut, Ibda membedah secara rinci sistematika penulisan tugas akhir yang berlaku di UST mulai dari bab pendahuluan hingga penutup. Pada bab pertama pendahuluan, mahasiswa harus memuat latar belakang masalah yang berisi urgensi topik, kesenjangan penelitian, serta ulasan literatur terdahulu, yang kemudian diikuti dengan identifikasi, pembatasan, rumusan masalah, tujuan, hingga manfaat penelitian. Memasuki bab kedua mengenai kajian pustaka, mahasiswa diwajibkan menyajikan perkembangan teori termutakhir yang mencakup kajian teori, penelitian relevan, kerangka alur pikir, dan hipotesis penelitian.

‎Selanjutnya pada bab ketiga metode penelitian, dipaparkan mengenai jenis dan desain penelitian, populasi, sampel, instrumen, serta teknik analisis data kuantitatif maupun kualitatif. Untuk bab keempat hasil penelitian dan pembahasan, fokus diarahkan pada deskripsi temuan berdasarkan rumusan masalah yang kemudian dikaitkan dengan teori serta kajian empirik terdahulu. Terakhir, bab kelima ditutup dengan simpulan berupa penafsiran hasil analisis, implikasi penelitian bagi kebijakan atau teori, serta saran konkret untuk tindak lanjut di lapangan.

‎Seluruh peserta yang hadir tampak antusias menyimak jalannya pelatihan dari awal hingga akhir. Kehadiran rektor sekaligus reviewer 37 jurnal terindeks Scopus ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa asrama agar mampu menulis dengan kualitas tinggi tanpa mengesampingkan integritas akademik. Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, para penghuni Asmadewa yang menjadi peserta juga mendapatkan fasilitas konsumsi serta sertifikat sebagai penunjang portofolio akademik mereka. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

    Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Bagaimana hukum adzan yang dilakukan saat ada beberapa kalimat atau bacaan yang terlupa atau terlewat tidak diucapkan? Karena kodrat manusia, maka lupa menjadi suatu hal yang lumrah terjadi. Pun bagi muadzin (orang yang melafalkan adzan), bisa terlupa tidak melafalkan salah satu kalimat adzan. Permasalahan ini lah yang kemudian diangkat dalam Bahtsul Masail yang diselenggarakan rutin […]

  • Sudah Saatnya MWCNU Batangan  Lebih Maju

    Sudah Saatnya MWCNU Batangan Lebih Maju

    • calendar_month Sen, 7 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Sabtu, (28/11/15) kemarin MWNU Kec Batangan mengadakan konferensi yang bertempat di MA Tarbiyatul Islamiyah Lengkong Batangan, turut hadir dalam acara tersebut para Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama, Muslimat, Fatayat, Muspika, Polsek, Dandim serta para tamu undangan. “Sudah waktunya reorganisasi ini di lakukan dan di gantikan yang muda, lebih berwawasan luas dan lebih semangat dalam memimpin, saya […]

  • fff-png-2

    Bekerja Menjadi WTS

    • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

      1.       Dizaman sekarang ini banyak sekali yang namanya WTS (wanita tuna susila), diantara alasan wts-wts tersebut adalah  bekerja sebagai WTS guna menghidupi kebutuhan hidup dirinya dan juga keluarganya.   Pertanyaan : a.      Bagaimana hukum menjadi WTS dengan alasan diatas, dan bagaimana jika karena menuruti hawa nafsu ?   Jawaban :Menjadi WTS sudah jelas hukumnya […]

  • Panitia Muskercab gelar LPJ

    Panitia Muskercab gelar LPJ

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Pati Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cabang Pati dan Panitia Muskercab melaksanakan Laporan Pertanggung Jawaban kegiatan Muskercab, Pelantikan dan Halal Bihalal, Sabtu 13 Juni 2019 bertempat di kantor NU Dalam sambutannya Yusuf Hasyim selaku ketua PCNU Kab Pati mengemukakan, “Panitia yang sudah selesai melaksanakan tugas, kami ucapkan banyak terimakasih, tanpa Pantia mungkin tak akan berjalan […]

  • Ketua PCNU Dukung Agenda Pengesahan Pelatih Pagar Nusa

    Ketua PCNU Dukung Agenda Pengesahan Pelatih Pagar Nusa

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    WINONG-Silaturrahim merupakan salah satu kebiasaan yang identik dengan umat islam khususnya warga NU. Tak terkecuali, para pendekar Pagar Nusa (PN) Pati yang selalu membudayakan kunjungan. Rabu (11/9) malam, rombongan Pengurus Cabang PN mengunjungi kediaman ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim, M.S.i. di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Rombongan yang dipimpin langsung oleh ketua Pagar Nusa pati, […]

  • PCNU - PATI

    LAZISNU Cabang Pati, Selenggarakan LPJ

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang  Lazisnu Pati menyelenggarakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban Semester Satu Tahun 2022 di Aula IPMAFA, Selasa (5/6). Selain kegiatan pelaporan keuangan, acara pagi ini diselipi dengan kegiatan Madrasah Amil. Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi Lazisnu MWC NU se-Kabupaten Pati. Diantaranya ketua dan bendahara. Kegiatan yang mengambil tema Penguatan Profesionalisme Lazisnu Kabupaten Pati ini […]

expand_less