Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

‎Bekali Mahasiswa, Asmadewa UST Gelar Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • visibility 16.733
  • comment 0 komentar

‎YOGYAKARTA – Asrama Mahasiswa Dewantara (Asmadewa) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menggelar Seminar dan Pelatihan Penulisan Tugas Akhir dan Artikel Ilmiah pada Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Menulis dengan Kualitas, Meneliti dengan Integritas: Mewujudkan Karya Ilmiah yang Unggul dan Publikatif” ini dilaksanakan di Gedung Ki Sarino, UST, dan wajib diikuti oleh seluruh penghuni Asmadewa.
‎
‎Dalam sambutannya, Pamong Asmadewa, Dr. Bherrio Dwi Saputra, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para mahasiswa penghuni asrama sejak dini. Pelatihan ini menjadi jawaban atas berbagai tantangan dan dinamika yang kerap dihadapi mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah.
‎
‎”Ini adalah pembekalan di awal dengan harapan mahasiswa bisa menulis tugas akhir yang baik. Bagaimanapun, semua mahasiswa nantinya pasti akan melewati fase menulis tugas akhir dan artikel ilmiah,” ujar Dr. Bherrio.
‎
‎Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Lembaga Pengembangan dan Kajian Tamansiswa (LPKT), Dr. Zainnur Wijayanto, M.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran Asmadewa yang tidak sekadar menjadi tempat tinggal, melainkan laboratorium pembentukan karakter. Menurutnya, ajaran Trilogi Ki Hadjar Dewantara dihadirkan secara utuh dan dalam satu paket di lingkungan Asmadewa.
‎
‎”Asmadewa tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk istirahat, tetapi juga tempat untuk menuntut ilmu dan mengasah karakter demi menghadapi kehidupan yang lebih luas setelah lulus nanti,” tegas Dr. Zainnur.
‎
‎Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi inti oleh Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Ibda menyampaikan sembilan poin krusial, mulai dari urgensi skripsi, bedah struktur tugas akhir dan artikel ilmiah UST, strategi submit jurnal, hingga etika dan tips penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan ilmiah.
‎
‎Di hadapan para mahasiswa, Dr. Hamidulloh memaparkan esensi penting di balik kewajiban menyusun skripsi. Dalam paparannya, Ibda mengatakan skripsi bukan sekadar syarat kelulusan akademik untuk meraih gelar sarjana, melainkan instrumen penting untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu perkuliahan, sekaligus melatih kemampuan melakukan penelitian secara ilmiah dan sistematis. Selain itu, tugas akhir ini menjadi bukti kompetensi serta kemandirian akademik sebelum terjun ke dunia kerja atau studi lanjut, serta memberikan pengalaman berharga dalam mengolah, menganalisis, dan menyajikan data guna menghasilkan solusi atas permasalahan nyata yang diteliti.
‎
‎Guna menghasilkan karya yang unggul, Dr. Hamidulloh juga mewanti-wanti mahasiswa agar menghindari sepuluh kesalahan fatal dalam menyusun tugas akhir. Menurut Ketua FKPT Jateng itu, terdapat beberapa kesalahan tersebut di antaranya adalah ketidakjelasan masalah, tema, atau judul yang kurang spesifik, serta rumusan masalah yang tidak sinkron dengan latar belakang. “Mahasiswa juga kerap terjebak menggunakan referensi jadul, menyajikan kajian pustaka yang hanya berupa ringkasan kliping, memilih metode riset yang tidak sesuai, serta melakukan analisis data secara dangkal. Lebih parah lagi, ia menekankan bahaya praktik kecurangan akademik seperti plagiasi, duplikasi, fabrikasi, falsifikasi, penggunaan AI secara sembarangan, bahasa ilmiah yang berantakan, pembahasan yang tidak menjawab rumusan masalah, hingga penulisan yang tidak patuh pada buku pedoman resmi UST,” kata Ibda.
‎
‎Lebih lanjut, Ibda membedah secara rinci sistematika penulisan tugas akhir yang berlaku di UST mulai dari bab pendahuluan hingga penutup. Pada bab pertama pendahuluan, mahasiswa harus memuat latar belakang masalah yang berisi urgensi topik, kesenjangan penelitian, serta ulasan literatur terdahulu, yang kemudian diikuti dengan identifikasi, pembatasan, rumusan masalah, tujuan, hingga manfaat penelitian. Memasuki bab kedua mengenai kajian pustaka, mahasiswa diwajibkan menyajikan perkembangan teori termutakhir yang mencakup kajian teori, penelitian relevan, kerangka alur pikir, dan hipotesis penelitian.
‎
‎Selanjutnya pada bab ketiga metode penelitian, dipaparkan mengenai jenis dan desain penelitian, populasi, sampel, instrumen, serta teknik analisis data kuantitatif maupun kualitatif. Untuk bab keempat hasil penelitian dan pembahasan, fokus diarahkan pada deskripsi temuan berdasarkan rumusan masalah yang kemudian dikaitkan dengan teori serta kajian empirik terdahulu. Terakhir, bab kelima ditutup dengan simpulan berupa penafsiran hasil analisis, implikasi penelitian bagi kebijakan atau teori, serta saran konkret untuk tindak lanjut di lapangan.
‎
‎Seluruh peserta yang hadir tampak antusias menyimak jalannya pelatihan dari awal hingga akhir. Kehadiran rektor sekaligus reviewer 37 jurnal terindeks Scopus ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa asrama agar mampu menulis dengan kualitas tinggi tanpa mengesampingkan integritas akademik. Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, para penghuni Asmadewa yang menjadi peserta juga mendapatkan fasilitas konsumsi serta sertifikat sebagai penunjang portofolio akademik mereka. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syaikhona Mbah Kholil Bangkalan

    Syaikhona Mbah Kholil Bangkalan

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Hari Selasa tanggal 11 Jumadil Akhir 1235 H atau 27 Januari 1820 M, Abdul Lathif seorang Kyai di Kampung Senenan, Desa Kemayoran, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, ujung Barat Pulau Madura, Jawa Timur, merasakan kegembiraan yang teramat sangat. Karena hari itu, dari rahim istrinya lahir seorang anak laki-laki yang sehat, yang diberinya nama Muhammad Kholil, yang […]

  • Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

    Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) punya peran penting baik bagi pribadi maupun sosial. Kalimat ini diungkapkan oleh Kiai Sholikhin dalam sambutannya sebagai Ketua MWC NU Gembong dalam acara Triwulan GP Ansor Gembong, Sabtu (5/8) malam. “Sebagai pribadi, Aswaja penting untuk kelangsungan hidup di akhirat. Dalam lingkup sosial, Aswaja yang berprinsip moderasi dan […]

  • NU Dukung Penuh Rencana Pembongkaran LI

    NU Dukung Penuh Rencana Pembongkaran LI

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    PCNU Pati menyatakan sikap mendukung penuh rencana Pembongkaran Lokalisasi LI oleh Pemerintah Kabupaten Pati   PATI-Baru-baru ini Satpol PP Kabupaten Pati melayangkan surat peringatan kepada pengelola kawasan Lorok Indah (LI). Hal ini berkaitan dengan keberadaan beberapa bangunan di kawasan tersebut yang tidak memiliki IMB serta melanggar tata ruang wilayah.  Dalam surat tersebut, Satpol PP memberi peringatan […]

  • Khidmah di NU Ukurannya Bukan Naik Tingkat

    Khidmah di NU Ukurannya Bukan Naik Tingkat

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Berkhidmah di Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU) merupakan anugerah dan karunia yang tidak didapat semua umat Islam. Banyak orang yang selalu mempertimbangkan aspek untung rugi dalam hal materi saat akan berkiprah di organisasi kemasyarakatan. Banyak orang lebih memilih aktif di organisasi profit daripada nirlaba yang sepi dari aspek keuntungan. Hal itu diungkapkan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa […]

  • Festival Rebana Ramaikan Haul KH Abdurrahman bin Yahya dan HUT Ke-93 YAPIM Ngagel

    Festival Rebana Ramaikan Haul KH Abdurrahman bin Yahya dan HUT Ke-93 YAPIM Ngagel

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

      pacnupati.or.id – Festival Rebana dalam rangka Haul ke-103 KH Abdurrahman bin Yahya dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-93 Yayasan Pendidikan Islam Manahijul Huda (YAPIM), digelar di halaman Masjid Baiturrahman, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, pada Selasa (15/7/2025). Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi antarpeserta. Ketua HUT YAPIM, Ahmad Jami’in, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas […]

  • PCNU-PATI

    Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat!

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 606
    • 0Komentar

     “Mati Spektakuler” memuat kisah dan serpihan refleksi hidup. Efek yang dirasakan ketika membaca buku tersebut adalah merinding, takut dan sedih. Bukan karena takut akan kematian, melainkan takut akan amal ibadah yang belum mencukupi untuk terhindar dari api neraka dan belum pantas menjadi penghuni surga. Buku ini menjelaskan dengan detail, gamblang dan mampu menggetarkan perasaan “membuka” […]

expand_less