Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Gelar Audiensi dengan DPRD, Pertanyakan Soal Raperda Pesantren 

PCNU Pati Gelar Audiensi dengan DPRD, Pertanyakan Soal Raperda Pesantren 

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
  • visibility 395
  • comment 0 komentar


Pcnupati.or.id
 – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati gelar audiensi dengan Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Kamis (3/11/2022) pagi. 

Kedatangan mereka ke kantor dewan perihal mempertanyakan kejelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren yang saat ini naskah akademiknya baru selesai dibahas oleh Komisi D. Selain itu, kedatangan mereka juga bermaksud menyampaikan masukan terkait uji coba lima hari kerja untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Para pengurus Nahdlatul Ulama yang datang ke kantor dewan ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Pati Ali Badrudin, Wakil Ketua I Joni Kurnianto, Wakil Ketua II Muhammadun, Wakil Ketua III Hardi, dan ketua Komisi D Wisnu Wijayanto beserta seluruh anggotanya.

Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim mengatakan, sebelumnya, pihaknya telah melayangkan surat terkait rencana audiensi tersebut ke DPRD pada 26 Oktober lalu. 

“Dan hari ini kita datang untuk audiensi tentang tindak lanjut Raperda Pesantren. Sekaligus menanyakan kaitannya lima hari kerja untuk sektor pendidikan. Kami sampaikan banyak terimakasih dan apresiasi karena ada tindak lanjut yang nyata, bahkan sudah dibahas oleh komisi D selaku inisiator terhadap Raperda Pesantren ini,” kata dia usai audiensi di Ruang Banggar.

Meskipun demikian, PCNU Pati akan terus mengawal progres pembahasan raperda itu. 

“Kita kawal terus karena tidak cukup sampai pada pembahasan di tingkat dewan. Tapi barangkali masukan masyarakat masih perlu dipertimbangkan untuk penyempurnaan dari naskah akademik raperda itu,” ungkap KH Yusuf. 

Ia berharap, Perda Pesantren ini nantinya tetap memperhatikan kearifan lokal. Sebab menurut dia, pesantren di Pati punya ciri khas tersendiri.

“Ini perlu masuk ke dalam pememerintah daerah, agar pemerintah daerah benar-benar hadir demi kepentingan masyarakat kaitannya tengan pendidikan pesantren,” harap dia. 

Pihaknya juga mendorong supaya pembahasan Raperda Pesantren oleh Komisi D ini cepat tuntas. Selain itu, masukan-masukan dari masyarakat agar bisa dijadikan pertimbangan oleh dewan. Khususnya masukan dari para pengelola pesantren. 

“Karena melalui raperda yang akan menjadi perda ini, entitas pesantren sebagai sebuah lembaga benar-benar menjadi daya dukung terhadap pemerintah. Termasuk (menopang) program-program pemerintah. Karena pesantren juga sebagai tempat dakwah yang tidak mengarah kepada radikalisme. Ini perlu pengawalan bersama,” tutur dia.

Mempertanyakan Lima Hari Kerja

Terkait lima hari kerja di kalangan ASN, PCNU Pati berharap agar kebijakan itu tidak merugikan masyarakat. 

“Nah ini kita sampaikan juga kepada pemerintah Kabupaten Pati yang sudah melaksanakan uji coba lima hari kerja. Catatan kami adalah, terkait layanan-layanan yang sifatnya publik dan itu membutuhkan kinerja ekstra maka harus diprioritaskan enam hari kerja. Seperti layanan kesehatan dan layanan umum,” ujar KH Yusuf. 

Pihaknya juga mewanti-wanti agar kebijakan lima hari kerja tidak menyasar sektor pendidikan. Sebab, itu dinilai akan menjadi belenggu bagi pendidikan nonformal. 

“Kita kajiannya lebih kepada efek yang ditimbulkan. Kalau lima hari kerja, anak-anak akan kelelahan karena jadwal sampai sore. Kedua, ada lembaga pendidikan keagamaan yang juga dibuka oleh masyarakat dan jamnya sama di jam-jam pulang sekolah. Ini akan menjadi permasalahan tersendiri. Selain itu kita berharap di OPD yang sifatnya pelayanan umum ini agar menerapkan enam hari kerja,” tandas KH. Yusuf.

Menanggapi kaitannya Raperda Pesanteren, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin menjelaskan, saat ini pembahasan naskah akademiknya sudah selesai di Komisi D. 

“Yang mana nanti tanggal 11 November akan dijadwalkan public hearing (dengar pendapat) dengan mengundang para tokoh ulama kemudian RMI (Rabithah Maahid Islamiyah), Pengasuh pondok, kita mintai saran dan pendapatnya terkait perda pesanteen ini. Kemudian di tanggal 14 ada sinkronisasi. Kemudian tanggal 28 kita bawa ke paripurna untuk dibentuk satu pansus atau kelompok komisi-komisi yang membahas perda tersebut,” terang dia. 

Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, saat ini komisi D beserta pimpinan dewan sudah sepakat mempercepat pembahasan perda pesantren tersebut.

“Karena sudah kewajiban kami. Fungsi dan tugas pokok kami di antranya membuat regulasi. Kita dibiayai oleh rakyat dan ini harus dipertanggungjawabkan untuk catatan yang lebih baik. Semoga Desember 2022 rampung. Kita akan mengawal,” kata Ali. 

Ketua Komisi D DPRD Pati Wisnu Wijayanto menambahkan, sebelum membahas raperda pesantren itu, pihaknya terlebih dahulu mencari referensi ke pesantren-pesantren.

“Jangan sampai perda ini berbenturan dengan pesantren. Pesantren ini wilayahnya Kemenag (kementerian Agama), lha kita ambil celahnya jangan sampai bertabrakan dengan kewenangan Kemenag,” jelas dia.

Adapun Kaitannya lima hari kerja, ketua DPRD Pati, Ali Badrudin menyebut jika pihaknya akan berkoordinasi dengan Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro. Karena yang mempunyai kewenangan dalam hal ini adalah Pj Bupati. 

“Kami juga menunggu masukan dari tokoh atau masyarakat lain. Jadi kita tidak hanya mendengarkan satu pihah,” tandas Ali.

(Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Ali Pli

    Seekor Burung dengan Sayap Patah

    • calendar_month Sen, 9 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami Masih ingat di hari kedua di tahun baru (2011) saya terbangun pada pukul tiga dini hari. Maklum, saya tertidur pukul 21.00, sehingga belum sempat shalat Isya. Selepas shalat saya iseng menyalakan televisi. Di TV One saya melihat pengajian yang diisi oleh KH Jalaluddin Rakhmat, atau biasa dipanggil Kang Jalal. Tentu […]

  • Rayakan HUT ke-4, Paguyuban Sopir Pati Gelar Dialog Interaktif

    Rayakan HUT ke-4, Paguyuban Sopir Pati Gelar Dialog Interaktif

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.822
    • 0Komentar

      ​Pcnupati.or.id – Paguyuban Sopir Pati (PSP) memeriahkan hari jadinya yang ke-4 dengan semangat kebersamaan. Perayaan tahun ini dikemas secara edukatif melalui Dialog Interaktif bertajuk “Melakukan Sebuah Kebaikan, Dilakukan Oleh Siapa Saja” yang digelar di Yutaka Farm, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Sabtu (27/12/2025) sore. ​Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momentum penting bagi para pengemudi […]

  • Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

    Ratusan Pendekar Salafiyah Padati Makam Ketum PC Pagar Nusa Pati

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Ratusan santri Salafiyah Kajen sedang berdoa dihadapan makam ketua umum Pagar Nusa Pati, K. Sumani. MARGOYOSO – Duka Pengurus Cabang Pagar Nusa Pati masih tersisa. Kepergian K. Sumani Al Muh Taufiqurrahman, (ketua umum) beberapa waktu lalu masih menyisakan luka bagi para kader Pagar Nusa.  Jumat (29/10) lalu, Pagar Nusa Rayon Salafiyah Kajen berziarah ke makam […]

  • 90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 90 santri Lirboyo yang berasal dari Kabupaten Pati kembali ke pondok pesantren, Jumat (13/5/2022) pagi. Puluhan santri itu diberangkatkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati. Ketua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, mengatakan, pihaknya secara rutin memfasilitasi para santri, baik  berhubungan dengan pemberangkatan maupun kepulangan. “Termasuk kegiatan-kegiatan yang terkait dengan santri yang lain […]

  • PCNU - PATI

    Nur Khoiriyah, Terpilih Menjadi Ketua KOPRI

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Pati. Nur Khoiriyah, terpilih sebagai Ketua KOPRI PC PMII Pati masa khidmah 2022-2023 pada Konferensi Cabang (Konfercab) XIV PMII Pati di aula bertempat di SMA Muria, 2/7 beberapa waktu lalu. Konfercab merupakan forum tertinggi di level kepengurusan cabang PMII yang meliputi penyampaian LPJ kepengurusan sebelumnya, merumuskan organisasi yang nantinya akan dibawa pemilihan ketua yang baru. […]

  • Pelajar Hari Ini Adalah Pelajar Masa Depan

    Pelajar Hari Ini Adalah Pelajar Masa Depan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Warta Lakpesdam NU-  Rabu 18 Maret 2015 Madrasah Miftahul Huda Tayu  mengadakan bedah jurnal “Khittah” LAKPESDAM NU Pati. Dalam kesempatan ini yang di bahas  adalah salah satu tulisan yang berada di Jurnal tersebut yaitu pergaulan bebas yang meyebabkan penyakit HIV Aids dan tentang dunia literasi. Pada kesempatan kali ini dari pengurus Lakpesdam yang datang sekaligus […]

expand_less