Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dukung Inovasi Guru, LP Ma’arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

Dukung Inovasi Guru, LP Ma’arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
  • visibility 422
  • comment 0 komentar

 

Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus WIlayah Nahdlatul Ulama PWNU Jawa tengah (LP Ma’arif PWNU Jateng) siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung inovasi guru.

Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Pengembangan Pendidikan Madrasah LP Ma’arif NU Jateng, HM. Miftahul Arief saat workshop ‘Waktunya Inovasi Pendidik’ di BBPMP Jateng, Srondol Semarang, Selasa (12/11/2024).

“LP Ma’arif Jateng senantiasa mendukung inovasi guru-guru di bawah LP Ma’arif, terutama dalam menghadapi disrupsi teknologi, maka stakeholder manapun yang terlibat dalam program tersebut, kita siap berkolaborasi,” tegasnya saat mewakili Ketua Umum LP Ma’arif Jateng, Fakhrudin Karmani.

Kegiatan yang dilaksanakan PT. Intan Pariwara kali ini menurutnya juga dalam rangka peningkatan kapasitas inovasi guru.

Dalam even yang dikemas dengan workshop plus simulasi smart class yang diikuti ratusan kepala dan guru se Semarang Raya itu, guru besar UM Malang, Prof. Heri Wahyono, memberikan penguatan pembelajaran inovatif dan relevansinya dengan konteks saat ini.

Menurutnya sekarang zaman sudah berubah, “anak sekarang sudah berinteraksi dengan teknologi, anak bebas mengadopsi budaya dari luar,” tegasnya.

Disitulah, menurut Prof Hari, guru sekarang harus siap, sehingga siap untuk membendung dampak negatif teknologi.

Sementara itu, CEO Intan Pariwara, Herbet Ang dalam opening speech menyatakan, Indonesia saat ini belum banyak dilirik investor pada bidang teknologi AI, “mereka lebih melirik luar negeri,” ungkap Herbet Ang.

Menurutnya, hasil riset menunjukkan salah satu penyebabnya karena Indonesia belum siap infrastruktur. Oleh karena itu, Intan pariwara menyiapkan semua sebagai investasi, agar guru tanggap pada fakta tersebut dan menghadapi era teknologi.

Dalam kesempatan yang sama, Sekdin Pendidikan Kota Semarang, Erwan Rachmat menyampaikan, tema yang diusung Intan Pariwara dalam workshop ini relevan keadaan sekarang.

“Melalui workshop, akan menerapkan strategi inovatif, dan teknologi terkini, agar sekolah siap menghadapi abad 21,” katanya membacakan sambutan kadinas pendidikan, Bambang Pramusinto.

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI

    Mak Ngasimah

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Aku Maolan bin Margo lahir tanggal 3 September 1942. Tahun dimana penjajahan masih merajalela di Indonesia. Bapakku Margo bin Jasmo desa Asempapan kecamatan Wedarijaksa yang sekarang Trangkil. Emakku Ngasimah Binti Rasmo Sirah dari dukuh Centhong desa Purwodadi kecamatan Margoyoso. Emakku orang bodoh, tidak pernah mengenyam bangku sekolah maupun mengaji. Maka aku […]

  • Suwuk Massal, Ramaikan Konferensi MWC NU Winong

    Suwuk Massal, Ramaikan Konferensi MWC NU Winong

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    WINONG (1/09/2019). Mengawali kegiatan konferensi MWCNU dan Muslimat NU Kecamatan Winong menyelenggarakan kegiatan Terapi Qur’ani atau Ruqyah Massal bekerja sama dengan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Laskar Jolosutro Cabang Pati pada hari Ahad bertepatan juga dengan Tahun Baru 1441 H, bertempat di Aula MWCNU Kec. Winong. Acara yang baru pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Winong ini mendapat […]

  • Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi<br>

    Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    PATI -Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, terkenal dengan sebutan Desa Wisata Pancasila. Di sana terdapat beberapa agama. Namun dengan kerukunan dan toleransi yang ada, masyarakat bisa hidup berdampingan.  Di sana, ada tiga agama dan satu penghayat kepercayaan yang dipeluk. Yakni, Agama Islam, Kristen, Budha dan Sapto Darmo.  Potret kerukunan di Desa Jrahi terlihat saat […]

  • LTN-NU : Berbagi Informasi Lebih Afdhol dengan Media Online

    LTN-NU : Berbagi Informasi Lebih Afdhol dengan Media Online

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Arwani, M.Pd., Ketua LTN-NU Pati (Sumber : dokumen PCNU Pati) KOTA-Media online kini telah bisa dinikmati oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Internet menjadi moda baru dalam mengakses segala informasi. Inilah yang disebutkan oleh Arwani, ketua LTN-NU Kabupaten Pati.  Menurut Arwani, media belajar dan mengakses informasi saat ini sudah bertransformasi dari cetak ke digital. Perubahan ini, […]

  • Mengenang KH Muhammadun Abdul Hadi Kajen

    Mengenang KH Muhammadun Abdul Hadi Kajen

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 901
    • 0Komentar

    KH Muhammadun Abdul Hadi adalah salah satu kiai di Kajen Pati. Putra dari Mbah Abdul Hadi ini terkenal dengan kecintaannya pada ilmu, tawadu‘, sekaligus aktivis bahtsul masail dan Nahdlatul Ulama. Kiai yang pernah menjabat sebagai hakim Pengadilan Agama ini bahkan diakui Mbah Abdul Hamid Pasuruan sebagai waliyullah yang zahid dan wara‘. Berikut ini ulasan mengenang KH […]

  • PCNU-PATI

    NU Jepara Bantu Korban Bencana Pati, Ketua LAZISNU Pati Terharu

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kerja sama antara lembaga bahkan antar kabupaten dalam ruang lingkup NU memang sudah seharusnya terjadi. Terutama dalam situasi dan kondisi yang serba krusial seperti dialami oleh para korban bencana alam di Kabupaten Pati. Hal inilah yang diungkapkan oleh Niam sutaman, Ketua Lazisnu PCNU Pati.  Ia menyebut, banjir yang datang di beberapa wilayah di […]

expand_less