Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 26 Feb 2023
  • visibility 281
  • comment 0 komentar

Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani

KH. Ali Yafie adalah sosok reformer fiqh klasik. Beliau mampu menjelaskan kandungan fiqh klasik secara sistematis, argumentatif, dan kontekstual.

Hal ini bisa dibaca dari karya-karya beliau yang luar. Alhamdulillah penulis bisa memiliki beberapa karya beliau yang sangat bernas.

Fiqh sosial, fiqh bi’ah (fiqh lingkungan), konsultasi fiqh mengupas problematika kehidupan, beragama secara praktis, dan lain-lain.

Khusus untuk buku konsultasi fiqh mengupas problematika kehidupan, KH. Ali Yafie dengan bernas menjawab pertanyaan masyarakat, baik seputar thaharah, ibadah, sosial, dan lain-lain.

Referensi klasik yang beliau gunakan, seperti Muhadzdzab karya Asy-Syairazi, Bidayatul Mujtahid karya Ibnu Rusyd, dan Madzahibul Arba’ah karya Abdurrahman Al-Jaziri digabung dengan pemahaman mendalam terhadap realitas kontemporer membuat fatwa-fatwa beliau sangat aplikatif-solutif.

Ketika ditanya tentang pacaran misalnya, KH. Ali Yafie dengan tegas mengatakan bahwa pacaran adalah mempermainkan perempuan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, meskipun dengan alasan cinta. Islam hanya memperbolehkan khithbah, pengantar sebelum menikah dengan melakukan pendekatan serius yang islami.

Ketika ditanya tentang istri menjadi TKW, maka KH. Ali Yafie menjelaskan bahwa memberikan nafkah adalah tanggungjawab suami. Bahkan istri boleh menggugat cerai suami ketika tidak diberi nafkah. Namun, jika dengan ijin suami, maka istri boleh menjadi TKW.

Ketika ditanya zakat profesi, maka KH. Ali Yafie menjawab bahwa zakat harus memenuhi syarat haul (satu tahun) dan satu nishab (sebesar 85 gram emas). Jika penghasilan profesi dihitung satu tahun sudah ada satu nishab, maka boleh zakatnya dicicil, setelah dikeluarkan untuk kebutuhan pokok dan biaya lain yang harus ditanggung.

Moderat Dinamis

Pemikiran fiqh KH. Ali Yafie sungguh luar biasa. Bersama KH. MA. Sahal Mahfudh, KH. Ali Yafie mendorong kaum sarungan (pesantren dan NU) untuk mengkaji fiqh klasik secara dinamis, moderat, dan kontekstual.

Fiqh klasik adalah khazanah keilmuan yang sangat besar kontribusinya bagi peradaban umat manusia yang ditulis ulama masa lalu.

Maka, kewajiban ulama sekarang adalah mengkajinya dan melakukan kontekstualisasi supaya kandungan fiqh klasik relevan dengan tantangan kekinian yang kompleks.

Jangan hanya mengambilnya secara taken for granteed tanpa analisis sosial yang memadai karena membuatnya irrelevan dan out of date. Juga jangan mengabaikannya karena sama dengan membuang harta karun pengetahuan yang nilainya luar biasa.

المحافظة علي القديم الصالح والاخذ بالجديد الاصلح

Kaidah inilah yang digunakan KH. Ali Yafie untuk melakukan ‘ijtihad’nya dalam lapangan fiqh klasik sehingga mampu menjadi ‘konsep aplikatif’ bagi dunia modern.

Tidak ada cara lain untuk meneruskan gagasan cemerlang KH. Ali Yafie kecuali mengkaji ushul fiqh secara mendalam dan ilmu sosial humaniora sehingga mampu mengkaji ‘spirit dinamis-solutif’ dalam rahim ilmu fiqh.

Kalangan pesantren dan NU harus terus menatap masa depan dengan optimis dalam bimbingan kitab klasik yang dipahami secara tekstual dan kontekstual sekaligus sebagai solusi problematika kehidupan modern.

Selamat Jalan Guru Bangsa, Karya dan Ilmumu Akan Abadi Sepanjang Masa.

Seperti dawuh KH. Ali Mustafa Ya’qub:

والخط يبقي وأوصاله تحت التراب رميم
Karya akan abadi, meskipun tulang belulangnya hancur

Semoga Ampunan, Kasih Sayang dan Ridlo Allah menyertai KH. Ali Yafie, Amiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Pati, Ahad, 6 Sya’ban 1444/ 26 Februari 2023

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Allec Gomes

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Rasa Tak Pernah Tumbuh malam mengurung perasaan yang sudah layu membelenggunya hingga sekarat tidak membiarkannya tumbuh, hanya mendesaknya untuk tetap utuh 15 September 2022 Bayangmu Menghilang terlunta-lunta aku mengejar bayangmu di bawah guyuran hujan dalam cengkaraman pagi yang menggigil tapi kamu terus berlari, meninggalkan jejak dan terhapus akannya 15 Oktober 2022  Lupakan Aku berhenti mengeja […]

  • Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    Tingkatkan Keahlian Berbahasa Inggris, Siswa Program Bilingual SMP Al Madina Wonosobo Ikuti Immersive English Study di Pare Kediri

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.722
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Sebagai upaya mencetak generasi yang kompeten di kancah global, SMP Al Madina Wonosobo memberangkatkan 48 siswa Program Bilingual untuk mengikuti kegiatan Immersive English Study (IES) di Kampung Inggris Pare, Kediri (Minggu, 4/1). Program ini berlangsung selama sembilan hari dan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris secara intensif di luar kelas formal. […]

  • Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Sekjend PBNU saat ini, Helmi Faishol Zaini (kiri) bersama Sekjend PBNU Era Gus Dur, KH. Abdul Ghofar Rahman (kanan) yang sedang terbaring sakit. JAKARTA-KH. Abdul Ghaffar Rahman atau Gus Ghofar berpulang Kamis (5/8) malam tadi. Sekretaris Jendral PBNU era Gus dur tersebut menghembuskan nafas terakhir pada pukul 20.38 WIB di Rumah Sakit pusat Angkatan Darat […]

  • Gelar Sholawat dan Pengajian, Pelajar NU Gembong Gaet Ribuan Warga

    Gelar Sholawat dan Pengajian, Pelajar NU Gembong Gaet Ribuan Warga

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.261
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Acara Pelajar NU Gembong Bersholawat berlangsung meriah. Setidaknya, inilah yang dilontarkan oleh Ketua PAC IPNU Gembong, Zaenal Arifin. Acara yang dihelat Ahad (26/10) di halaman Masjid Hidayatul Muttaqin Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati tersebut adalam dalam rangka memperingati Hari Lahir IPNU-IPPNU Gembong yang ke-enam sekaligus memeriahkan Hari Santri 2025 dan Maulid […]

  • Siswa Luthful Ulum Pasucen Adakan Istigasah Pemilu Damai

    Siswa Luthful Ulum Pasucen Adakan Istigasah Pemilu Damai

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ratusan siswa Madrasah Luthful Ulum, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mendadakan istigasah Pemilu damai. Kegiatan ini berlangsung di halaman madrasah setempat, Selasa (13/2/2024) pagi. Selain berharap Pemilu berlangsung damai, mereka juga berharap proses pembangunan gedung madrasah tersebut berjalan dengan lancar. Kordinator Pendidikan Yayasan Luthful Ulum Wonokerto, Jamal Ma’mur Asmani mengatakan, pihaknya […]

  • Mbah Syahid Kemadu,  Kiai Alhamdulillah

    Mbah Syahid Kemadu, Kiai Alhamdulillah

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

      Kiai pada umumnya dipersepsikan sebagai seseorang yang memiliki wawasan pengetahuan di bidang agama. Persepsi ini tak ayal diberikan masyarakat, karena sumbangsih dan kontribusinya di lingkungan masyarakat dalam berdakwah maupun saat membimbing masyarakat dalam kajian sosial-keagamaan. Sehingga labeling kiai secara tidak langsung disematkan kepada seseorang yang unggul dalam ilmu keagamaan.  Sebagai orang yang dipersepsikan demikian, […]

expand_less