Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MA As-Salafiyah Lahar Tlogowungu Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Godo

MA As-Salafiyah Lahar Tlogowungu Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Godo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Des 2022
  • visibility 367
  • comment 0 komentar


pcnupati.or.id
 – Hingga saat ini, bantuan masih terus berdatangan di Desa Godo, Kecamatan Winong. 

Sebagaimana diketahui, Desa Godo merupakan salah satu desa terdampak banjir bandang cukup parah, pada 30 November 2022 lalu. 

Masyarakat di Desa Godo kini dalam masa pemulihan pascabanjir. Warga sudah mulai memperbaiki rumah-rumah mereka yang sebelumnya rusak diterjang banjir bandang. 

Meskipun demikian, bantuan bagi para korban di desa tersebut masih berdatangan. Baik berupa kebutuhan pokok maupun uang tunai. 

Berbagai komunitas, organisasi kepemudaan, hingga lembaga pendidikan tampak berdatangan ke Desa Godo untuk memberikan bantuan. Seperti datang dari Madrasah Aliyah (MA) As-Salafiyah Lahar, Kecamatan Tlogowungu, yang turut menyalurkan donasi bagi masyarakat terdampak banjir di Desa tersebut.

Kepala MA As-Salafiyah Lahar, Ahmad Sugiarto mengatakan, anak didiknya  merasa iba setelah mendengar kabar banjir bandang di wilayah Kecamatan Winong. Sehingga para siswanya menggalang dana secara sukarela untuk membantu para korban banjir, khususnya di Desa Godo.

“Memang nominalnya tidak seberapa, akan tetapi ini adalah wujud empati dari siswa-siswi kami kepada saudara-saudara yang terdampak banjir bandang. Semoga sedikit bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka,” kata dia, usai menyalurkan donasi di Desa Godo (12/12/2022).

Sementara itu, Kades Godo, Suwondo mengucapkan terimakasih kepada para dermawan yang sudah menyalurkan bantuan ke desanya. 

Ia menjelaskan, pihaknya kini terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk memperbaiki rumah-rumah warganya yang mengalami kerusakan. 

“Yang rumahnya ambruk total kami kemarin koordinasi dengan kementerian PUPR dan ini masih komunikasi. Yang kami bingungan ini rumah yang berdiri, ndak, roboh juga ndak. Ini kami kebingungan mencari dananya, soalnya banyak warga kami yang terdampak di situ,” jelas dia beberapa waktu lalu. 

Sementara untuk rumah yang roboh total, pihaknya meyakini jika akan dibantu perbaikannya oleh Pemerintah.

“Kami masih koordinasi dengan pemerintah daerah, dan harus mengikuti juknis. Kalau rumah yang roboh total itu insyaallah dipikirkan pemerintah,” kata dia.

Angga/LTN

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manusia Penetap dan Manusia Penyinggah

    Manusia Penetap dan Manusia Penyinggah

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Darurat Kasih Sayang diangkat sebagai tema Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-153 pada Sabtu (21/9) malam kemarin. Tema ini sengaja dipilih sebagai ajakan untuk merenungkan kembali carut marut yang semakin menggejala dalam kehidupan kebangsaan kita. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman menyebut di bulan kelahiran Nabi Muhammad ini, belajar sifat kasih sayang menjadi sesuatu yang […]

  • YPI Monumen Mujahidin Berikan Santunan pada Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa 

    YPI Monumen Mujahidin Berikan Santunan pada Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa 

    • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Puluhan anak Yatim dan Duafa mendapat santunan dari Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Sabtu (19/11/2022) pagi.  Kegiatan yang mengusung tema “Cinta dan Santun kepada Anak Yatim dan Dhuafa” ini digelar di Lantai 2 Gedung MTs PIM Mujahidin.  Ketua Umum YPI Monumen Mujahidin Bageng, Kunadi mengatakan, kegiatan ini  […]

  • PCNU : Nisfu Sya’ban Momentum Emas untuk Berbenah

    PCNU : Nisfu Sya’ban Momentum Emas untuk Berbenah

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Kegiatan santunan yatim peringatan Nisfu Sya’ban di salah satu masjid di Kabupaten Pati tahun lalu.  PATI-Kasus penyebaran covid 19 yang todak kunjung usai, membuat sebagian warga resah. Hal ini ditanggapi serius oleh berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk NU. Semua lapisan di NU mulai pengurus besar hingga ranting berlomba menyediakan layanan terbaik bagi masyarakat. Melalui lembaga-lembaganya, NU […]

  • Launching & Bedah Buku Infografis Masjid Kajen

    Launching & Bedah Buku Infografis Masjid Kajen

    • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Pati. Perpustakaan Mutamakkin Kajen Pati mengadakan bedah buku Buku Infografis Masjid Kajen karya M. Zuli Rizal acara bertempat di gedung perputakaan Mutamakkin Kajen Pati, kemarin. Dalam kesempatan ini penulis bercerita tentang mengenai latar belakang dan tujuan penciptaan karya Buku Infografis Masjid Kajen bersama para santri dan pelajar Kajen. “ Melalui buku ini, kami mewedar mengenai […]

  • Ini Harapan PCNU untuk Pati Paska Hari Jadi Ke-696

    Ini Harapan PCNU untuk Pati Paska Hari Jadi Ke-696

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    PATI-Siang ini, Rabu (7/8) pemandangan berbeda tampak di Kabupaten Pati. Orang-orang berduyun-duyun memadati alun-alun Kota Pati. Rupanya, hari ini merupakan puncak perayaan hari jadi Kabupaten Pati yang ke-696. K. Yusuf Hasyim memberika ucapan selamat atas hari jadi Kabupaten Pati yang ke-696 2019 menjadi istimewa karena pada tahun ini diadakan kirab boyongan. Kirab boyongan sendiri merupakan […]

  • Awali puasa dengan puasa

    Takbiran: Suara Tak Bersuara

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Selama ini, budaya takbiran, takbir keliling di malam hari Lebaran Idulfitri selalu menggema. Namun, teknologi menggesernya. Jika dulu takbirannya adalah suara manusia, anak-anak, ibu dan bapak, kini digantikan dengan suara sound system, bahkan takbiran koplo dengan versi DJ. Ini kan Namanya “suara tak bersuara”. Rodo angel iki. Tradisi takbiran menyambut Lebaran Idulfitri […]

expand_less