Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Meneledani Spirit Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim

Meneledani Spirit Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 9 Jul 2022
  • visibility 596
  • comment 0 komentar

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” (QS: Ash-Shaffat:102). 

Idul Adha merupakan momen di mana umat Islam di seluruh saentero dunia mengumandangkan takbir. Makna takbir hari raya Idul Adha di sini tidak lain untuk meneledani pengorbanan Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail. Hal ini tidak lepas dari keteguhan hati Nabi Ibrahim dalam menjalankan tugasnya untuk menyembelih putranya, yakni Nabi Ismail, yang dalam sejarahnya diabadikan Allah dalam surat Ash-Shaffat ayat 103-105. Yang artinya: “ Ketika mereka berdua, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail telah pasrah dan tatkala Nabi Ibrahim merebahkan Nabi Ismail pada wajahnya untuk dikorbankan. Kami (Allah) berseru “Wahai Ibrahim engkau telah membenarkan mimpimu!” Dan dia Ismail pun telah Kami tebus dengan seekor domba yang besar dan Kami jadikan hal itu teladan orang-orang yang datang kemudian.   

Dari ayat di atas sangat jelas menggambarkan tentang peristiwa kurban sebagai momen paling agung yang diabadikan Allah dalam Alquran. Sehingga dalam konteks ini, kita sebagai kaum muslim yang mampu secara material sangat dianjurkan (sunnah muakkad) untuk berkurban dengan memotong hewan, seperti, Sapi, Kerbau, Domba, dan Unta.

Oleh karena itu melakukan kurban, sejatinya adalah melakukan segala kebajikan amal ibadah yang bisa mengantarkan kita untuk semakin dekat dengan Allah sebagai tujuan hidup kita. Selain itu, melakukan berkurban merupakan bentuk amal ibadah untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan, sebagai proses untuk melatih diri menjadi pribadi yang dermawan, dan sebagai bekal pahala umat Islam kelak di akhirat.

Adapun dari maknadi atas, setidaknya ada tiga pesan moral yang bisa kita ambil hikmahnya dalam berkurban untuk meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk menyembelih putranya Nabi Ismail.

Pertama, peristiwa kurban sesungguhnya merupakan bentuk simbolis. Artinya ketika berkurban, tujuannya tidak lain adalah untuk memperbaiki niat awal kita, bukan karena ingin dapat pujian atau mendapatkan pengakuan dari masyarakat. Melainkan adalah untuk melatih diri kita, berusaha membunuh sifat-sifat rakus, buas, ambisi, dan sifat-sifat yang tidak mengenal hukum. Walaupun secara fisikal bagi yang mampu disunnahkan untuk memotong hewan kurban, tetapi pada esensinya adalah untuk mendekatkan ketaqwaan kita kepada Allah.

Itulah alasannya mengapa Allah dengan tegas mengingatkan kita semua, “Tidak akan sampai kepada Allah daging dan darah hewan tersebut, tetapi yang akan sampai kepada Allah adalah nilai ketakwaanmu kepada-Nya”. (QS. Al-Hajj:37).

Kedua, melalui kisan Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail, kita memang harus belajar untuk berlatih iklas dan rela dalam mengorbankan apa pun yang kita miliki, bahkan sesuatu yang paling kita cintai sekalipun demi menunaikan perintah Allah.

Dalam konteks ini, Nabi Ismail merupakan putra Nabi Ibrahim yang disimbolkan sebagai orang yang paling dicintai, namun Nabi Ibrahim tetap menjalankan perintah Allah. Meskipun Nabi Ibrahim masih diselimuti rasa gelisah, ragu, dan hening dihadapan latar keagungan perintah Allah. Maka Nabi Ismail memantapkan ayahnya, untuk menjalankan perintah tersebut, dan meyakinkan jangan ragu sama sekali. Begitulah keteguhan hati Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim dalam menjalankan perintah Allah . Dan  sebagai gantinya yang disembelih bukan putranya melainkan seekor domba yang diambil dari surga.

Ketiga, dengan berkurban, maka kita dituntut untuk muhasabah dan memiliki pandangan ke depan yang lebih baik. Agar kita tidak mudah tertipu oleh pemandangan dunia yang menggiurkan dan membuat kita lupa untuk beribadah kepada Allah.  

Oleh karena itu, makna berkurban adalah melatih kita tabah, sabar, dan ikhlas dalam menanggung segala beban berat dalam hidup kita sekarang. Sebab kita sadar dan yakin, bahwa di balik segala keglamoran panggung duniawi ini kita akan memperoleh hasil dari segala perjuangan, jerih payah, dan pengorbanan kita. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Santri Meriahkan Gowes Bareng MWCNU Trangkil

    Ratusan Santri Meriahkan Gowes Bareng MWCNU Trangkil

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Ratusan santri memerihkan Gowes bareng Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Trangkil pada Jumat (21/10/2022) siang. Kegiatan yang mengusung tema “Sehat Berjamaah dan Berhadiah” ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022. Sekretaris MWCNU Kecamatan Trangkil, Irham Shodiq mengungkapkan, peringatan HSN ini merupakan yang pertama pascapandemi Covid-19. Sehingga, untuk […]

  • PCNU - PATI

    Dari Rumah Ke Rumah

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Tiga Minggu telah berlalu. Kegiatan pengajian akbar dengan tema santunan dengan para Yatama telah berlalu. Dan setiap bulan Muharram kegiatan tersebut telah menjadi sebuah rutinitas lazim dan lumrah. Agenda pengajian santunan yang abadi. Rutinan tahunan dengan berburu pahala dengan janji surga. Melalui iming iming surga dan berlimpah pahala. Memburu baik […]

  • JQHNU Pati Gelar Khatmil Quran Serentak di 33 Lokasi

    JQHNU Pati Gelar Khatmil Quran Serentak di 33 Lokasi

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Suasana Pembukaan majelis khatmil qur’an PC. Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffaz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kab. Pati yang acaranya dilaksanakan serentak di 33 lokasi yang berbeda, Ahad 22 Agustus 2021 (foto: istimewa) WINONG – Pimpinan Cabang Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffaz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Pati menggelar acara khatmil quran serentak di 33 lokasi yang berbeda, Ahad, 22 Agustus […]

  • PCNU - PATI

    Sayangkan Wacana Kebijakan Peremajaan Usia

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Ketua PAC IPNU Dukuhseti M. Lailun Najih tak mempermasalahkan, jika IPNU IPPNU fokus mengembangkan kaderisasi di sekolah. Namun, ia menyayangkan terkait wacana kebijakan peremajaan usia. Sehingga, membuat kader yang berusia mahasiswa kehilangan ruang di IPNU IPPNU, akibat kebijakan pemangkasan usia tersebut. “Saya sangat menyayangkan isu tersebut, sekarang lihat saja kader-kader senior yang sudah […]

  • Menuju Masjid Mandiri

    Menuju Masjid Mandiri

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Masjid mengemban banyak fungsi. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi untuk menggalakkan  kaderisasi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi ummat. Selama ini fungsi sebagai tempat ibadah, pendidikan dan kaderisasi sudah bisa berjalan. Namun, fungsi masjid sebagai tempat pemberdayaan umat belum begitu optimal. Untuk itu, takmir masjid dan stakeholder harus memiliki jiwa entrepreneur (wirausaha) agar bisa […]

  • PCNU-PATI Photo by David Libeert

    Puisi-Puisi Muhammad Thohir

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Ramadan Penuh Cinta Ramadan kian menyapa Di atas permadani cinta Menyapa dengan penuh bahagia Karena rindu yang semakin membara Menyambut penuh riang Menguatkan iman takwa Membersihkan kotaran jiwa semoga hilang Mendekap pada Sang Maha Cinta Mengiringi jalan menuju ridho-Nya Di bulan suci Bertadarus membaca al-Qur’an dan menghayati Semoga kita tergolong orang-orang yang mendapat ampunan dan […]

expand_less