Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Apa Adanya

Apa Adanya

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
  • visibility 521
  • comment 0 komentar

Pada suatu sore sepulang dari bekerja. Saya rehat sejenak di sebuah Cafe langganan. Menikmati kopi dalam sendiri. Mematung seorang diri, mencari inspirasi perihal tulisan apa, tema apa yang harus saya tulis di hari Rabu. Menulis dengan berbagai tema dengan gaya parodi, seminggu sekali; berat ringan tapi harus dijalani dan dinikmati siapa tahu yang membaca mendapatkan inspirasi.

Ketika saat sepi ide, tak ada tema yang harus dibahas. Minum kopi dalam sendiri adalah solusi dan setelahnya akan mendapatkan sletingan atau pun bahan ringan buat dijadikan tulisan. Terkadang ide datang tempat dan sesuatu yang ringan-ringan; sebab sekarang bacaan berat ilmiah terasa terasingkan.

“Mas dalam mencintai sesorang itu harus apa adanya, adanya apa, dengan biasa biasa saja, tanpa harus mengada ngada, mau dia gendut kek, mau dia jarang mandi, soal kaya dan miskin itu soal kesekian, jika mau bekerja sungguh-sungguh pantang menyerah, meskipun halangan rintangan menghadang, jika Kun pasti Kana dan kalau sudah cinta ya dijalanin saja, ” ujar seseorang di meja sebelah saya.

Dengan seksama dan tempo sesingkat singkatnya saya mencoba merekam moment tersebut. Bukan nguping lho ya… Soalnya yang dibicarakan mereka berdua kenceng banget jadi hampir yang ada di cafe dengar semua.

Dari pembicaraan tersebut saya jadi teringat dengan kisah asmara teman saya. Katanya mereka saling cinta dan mencintai, dengan menerima dengan segala kekurangan dan kelebihan. Ketika ngomong saat lagi kasmaran, dan pendekatan. Akan tetapi realitanya setelah mereka saling mengikrarkan, banyak tuntutan, banyak peraturan, dan banyak banyak lainnya. Saya sebagai temannya, setiap minggu selalu mendapatkan curhatan darinya, entah terkait apa saja, perselisihan, beda pendapat dan tak mau mendengarkan nasihat. Saya dengan setia dan bersabar mendapatkan aduan seperti itu, bahkan sebelum tulisan ini dibuat saya pun mendapatkan aduan dan celotehan, dulunya tak seperti itu, tapi sekarang seperti ini, ini itu dan begini begitu.

Jadi, saya beranggapan jika menjalin sebuah hubungan baik dengan orang yang kita cintai, atau dengan teman, saudara sekandung atau pun saudara sejalan, harus tampil apa adanya, tak usah mengada ngada atau diusahakan ada. Sebab orang tampil apa adanya nya bisa dikatakan adalah bentuk lain dari kejujuran. Apabila kita sudah bisa berpenampilan dan berlaku dengan kejujuran tentu akan nyaman ketika menjalaninya. Saya tak akan terbebani dengan labeling begini dan begitu. Harus begitu dan begini.

“Setiap orang pasti ada positif dan negatif nya, tentu saat kita memutuskan cinta dengannya ya harus terima apa adanya. Jangan dituntut harus begini dan begitu, jadilah menjadi diri sendiri “

Dengan kita menjalani hidup dan kehidupan penuh dengan apa adanya, kita menjadi rileks atau dalam bahasa kerennya bersyukur dengan apa yang ada. Ibaratnya dalam hubungan asmara tak ada jerat menjerat akan tetapi saling mengisi kekurangan. Bukankah cinta itu memberi bukan mengambil, dan jangan sampai lupa apabila wanita itu terbuat dari tulang rusuk pria. Jadi harus bergandengan beriringan dalam menjalankan bahtera kehidupan.

Perlu digaris bawahi kelanggengan sebuah hubungan adalah berdasarkan bersikap apa adanya, tak mengada ngada, menerima segala kekurangan yang ada, sebab cinta itu ya cinta.
(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Diberi Santunan YPI Monumen Mujahidin Bageng

    Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Diberi Santunan YPI Monumen Mujahidin Bageng

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sebanyak 73 anak Yatim dan Dhuafa diberi santunan oleh Yayasan Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Kamis (28/9/2023). Kegiatan ini berlangsung di Aula/Pusat Kegiatan (Pusgia) setempat. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari serangkaian acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. dan Haul Masyayikh PIM Mujahidin tahun 1445 H/2023. Ketua […]

  • Menuju Muktamar Damai: Menakar Peta Jalan Baru dan Paradigma Pembebasan NU ala AS Hikam

    Menuju Muktamar Damai: Menakar Peta Jalan Baru dan Paradigma Pembebasan NU ala AS Hikam

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.379
    • 0Komentar

    KUDUS — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2026, perhatian publik biasanya tertuju pada dinamika kepemimpinan organisasi. Siapa yang akan memimpin menjadi topik yang paling ramai diperbincangkan. Namun, di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, akhir pekan lalu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengarahkan pada percakapan ke arah yang lebih mendasar: […]

  • LPBI NU Pati Siap Bantu Keluarga Jenazah Covid-19

    LPBI NU Pati Siap Bantu Keluarga Jenazah Covid-19

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Para relawan Covid-19 LPBI NU Kabupaten Pati PATI-Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU baru-baru ini mencetuskan program yang cukup segar. seperti biasa, LPBI yang diisi oleh para pemuda selalu memberikan pelayanan yang cepat kepada ummat. Imam Rifai, ketua cabang LPBI NU Pati menuturkan kepada pcnupati.or.id bahwa pihaknya turut berkontribusi dalam masalah Covid-19. Salah […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    NU dan Gagasan Islam Nusantara

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pemahaman keagamaan merupakan bentuk laku kesadaran manusia dalam beragama. Cara manusia memahami agama senantiasa akan mengalami hambatan jika ia tidak mampu menangkap pesan-pesan Tuhan (al-murâd al-ilâhiy) yang tersirat dalam setiap sendi ajaran agama.  Jika Islam memiliki daya vitalitas yang tinggi, maka upaya revitalisasi pemahaman keagamaan merupakan sebuah keniscayaan. Hal inilah yang […]

  • LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

    LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

     ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ sedang memamerkan hasil panen padi organik SEMARANG-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengajak Nahdliyin untuk merubah sikap dalam menghadapi ancaman Covid-19. Dari yang semula acuh terhadap keberadaan wabah ini menjadi peduli dan mengembangkan pola hidup sehat. Selain itu, PWNU juga mengajak warganya untuk berperan aktif dalam memotong mata rantai penyebaran Covid-19 dengan […]

  • Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini

    Innalillah, KH. Ali Mahmudan Wafat, Pemakaman Dilangsungkan Malam Ini

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 639
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Salah satu tokoh NU kembali menghadap Ilahi. Kabar duka ini datang dari Wedarijaksa. KH. Ali Mahmudan, salah satu Mustasyar PCNU Pati tutup usia Sabtu (31/8) pukul 15.30 WIB. KH. Ali Mahmudan Jenazah rencananya akan dimakamkan Sabtu (31/8) pukul 20.00 WIB malam nanti. Dikonfirmasi dari Pengurus Cabang NU Pati, jenazah akan dikebumikan di Makam Ngrames, Sukoharjo, […]

expand_less