Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Apa Adanya

Apa Adanya

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Pada suatu sore sepulang dari bekerja. Saya rehat sejenak di sebuah Cafe langganan. Menikmati kopi dalam sendiri. Mematung seorang diri, mencari inspirasi perihal tulisan apa, tema apa yang harus saya tulis di hari Rabu. Menulis dengan berbagai tema dengan gaya parodi, seminggu sekali; berat ringan tapi harus dijalani dan dinikmati siapa tahu yang membaca mendapatkan inspirasi.

Ketika saat sepi ide, tak ada tema yang harus dibahas. Minum kopi dalam sendiri adalah solusi dan setelahnya akan mendapatkan sletingan atau pun bahan ringan buat dijadikan tulisan. Terkadang ide datang tempat dan sesuatu yang ringan-ringan; sebab sekarang bacaan berat ilmiah terasa terasingkan.

“Mas dalam mencintai sesorang itu harus apa adanya, adanya apa, dengan biasa biasa saja, tanpa harus mengada ngada, mau dia gendut kek, mau dia jarang mandi, soal kaya dan miskin itu soal kesekian, jika mau bekerja sungguh-sungguh pantang menyerah, meskipun halangan rintangan menghadang, jika Kun pasti Kana dan kalau sudah cinta ya dijalanin saja, ” ujar seseorang di meja sebelah saya.

Dengan seksama dan tempo sesingkat singkatnya saya mencoba merekam moment tersebut. Bukan nguping lho ya… Soalnya yang dibicarakan mereka berdua kenceng banget jadi hampir yang ada di cafe dengar semua.

Dari pembicaraan tersebut saya jadi teringat dengan kisah asmara teman saya. Katanya mereka saling cinta dan mencintai, dengan menerima dengan segala kekurangan dan kelebihan. Ketika ngomong saat lagi kasmaran, dan pendekatan. Akan tetapi realitanya setelah mereka saling mengikrarkan, banyak tuntutan, banyak peraturan, dan banyak banyak lainnya. Saya sebagai temannya, setiap minggu selalu mendapatkan curhatan darinya, entah terkait apa saja, perselisihan, beda pendapat dan tak mau mendengarkan nasihat. Saya dengan setia dan bersabar mendapatkan aduan seperti itu, bahkan sebelum tulisan ini dibuat saya pun mendapatkan aduan dan celotehan, dulunya tak seperti itu, tapi sekarang seperti ini, ini itu dan begini begitu.

Jadi, saya beranggapan jika menjalin sebuah hubungan baik dengan orang yang kita cintai, atau dengan teman, saudara sekandung atau pun saudara sejalan, harus tampil apa adanya, tak usah mengada ngada atau diusahakan ada. Sebab orang tampil apa adanya nya bisa dikatakan adalah bentuk lain dari kejujuran. Apabila kita sudah bisa berpenampilan dan berlaku dengan kejujuran tentu akan nyaman ketika menjalaninya. Saya tak akan terbebani dengan labeling begini dan begitu. Harus begitu dan begini.

“Setiap orang pasti ada positif dan negatif nya, tentu saat kita memutuskan cinta dengannya ya harus terima apa adanya. Jangan dituntut harus begini dan begitu, jadilah menjadi diri sendiri “

Dengan kita menjalani hidup dan kehidupan penuh dengan apa adanya, kita menjadi rileks atau dalam bahasa kerennya bersyukur dengan apa yang ada. Ibaratnya dalam hubungan asmara tak ada jerat menjerat akan tetapi saling mengisi kekurangan. Bukankah cinta itu memberi bukan mengambil, dan jangan sampai lupa apabila wanita itu terbuat dari tulang rusuk pria. Jadi harus bergandengan beriringan dalam menjalankan bahtera kehidupan.

Perlu digaris bawahi kelanggengan sebuah hubungan adalah berdasarkan bersikap apa adanya, tak mengada ngada, menerima segala kekurangan yang ada, sebab cinta itu ya cinta.
(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Eratkan Silaturahmi, PAC IPNU IPPNU Cluwak Gelar Pertemuan Triwulan

    Eratkan Silaturahmi, PAC IPNU IPPNU Cluwak Gelar Pertemuan Triwulan

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    CLUWAK – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cluwak melaksanakan pertemuan Triwulan di Gedung Muslimat Payak Tengah pada Ahad (17/4/2022). Ketua PAC IPNU Kecamatan Cluwak, Abdul Majid mengatakan forum triwulan digelar untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota IPNU-IPPNU se-Kecamatan Cluwak, baik dari tingkat Pimpinan […]

  • PCNU - PATI

    Buku Saku AD & ART Nahdlatul Ulama Ke 34

    • calendar_month Sel, 2 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kekuatan jam’iyah Nahdlatul Ulamasebenarnya sangat luar biasa. Tapi, selamaini, banyak warga Nahdlatul Ulama yanghanya memosisikan diri sebagai jamaah,belum ber-jam’iyah. Inilah yang perlu kitajam’iyah-kan. Dan, pemahaman terhadapAD/ART merupakan pintu gerbang dalamproses men-jam’iyah-kan jamaah tersebut

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pilu Kutatap pilu dua matamu merah-tertahan di antara dua muara hati memekik perih : runtuh bersama kisah sedihmu 1 Maret 2023 Sembunyi dalam Luka Banyak luka menyelami hidupmu menempuh jarak panjang menghadapi kisahmu dengan iringan tawa: yang ternyata duka bersembunyi dalam ramainya isi kepala dan bertahan dalam balutan kepura-puraan luar biasa, bahkan aku tak sanggup […]

  • PCNU-PATI Photo by Chandra Putra

    Perpustakaan Keren Kendari

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Sampai di Kendari hari masih siang. Setelah diajak makan siang oleh panitia, aku diantar ke hotel agar bisa langsung istirahat. Lagi pula mereka masih sibuk mengurus acara hari itu yang selesainya sore hari. Wah, hotelnya bagus banget. Sesampai di kamar aku langsung tepar. Rasanya memang cukup melelahkan bagiku melakukan perjalanan […]

  • PCNU - PATI Photo by Agung Raharja

    Menikah?

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Menikah? Ah, bukan hal baru di telinga Farhan. Sudah sejak lama Nyai Haniva–Mejedik-nya membahas hal itu, tapi tak pernah ditanggapinya dengan serius karena ingin fokus dulu mematangkan ilmu serta hapalan Alqur’an selama di Tarim. Namun, sepertinya kali ini ia tak bisa lagi menganggap itu hal sepele. Nyai Haniva sudah membuatnya berhenti berpetualang dan membahas perjodohan […]

  • Twibons Latihan Kader Lanjutan Fatayat NU Kab. Pati

    Twibons Latihan Kader Lanjutan Fatayat NU Kab. Pati

    • calendar_month Sab, 25 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

       1. Klik Link   https://twb.nz/twibonlklfatayatnu 2. Klik Pilih Foto    Pilih Foto yang sesuai 3. Atur Foto dengan cara menyentuh foto dan klik Pungkas     Atur foto untuk menemukan lokasi foto yang sesuai 4. Klik Unduh untuk mendowload hasil twibons    Klik unduh untuk mendowload hasil Foto yang sudah menjadi Twibonze 5. Twibons sudah jadi

expand_less