Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Apa Adanya

Apa Adanya

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
  • visibility 339
  • comment 0 komentar

Pada suatu sore sepulang dari bekerja. Saya rehat sejenak di sebuah Cafe langganan. Menikmati kopi dalam sendiri. Mematung seorang diri, mencari inspirasi perihal tulisan apa, tema apa yang harus saya tulis di hari Rabu. Menulis dengan berbagai tema dengan gaya parodi, seminggu sekali; berat ringan tapi harus dijalani dan dinikmati siapa tahu yang membaca mendapatkan inspirasi.

Ketika saat sepi ide, tak ada tema yang harus dibahas. Minum kopi dalam sendiri adalah solusi dan setelahnya akan mendapatkan sletingan atau pun bahan ringan buat dijadikan tulisan. Terkadang ide datang tempat dan sesuatu yang ringan-ringan; sebab sekarang bacaan berat ilmiah terasa terasingkan.

“Mas dalam mencintai sesorang itu harus apa adanya, adanya apa, dengan biasa biasa saja, tanpa harus mengada ngada, mau dia gendut kek, mau dia jarang mandi, soal kaya dan miskin itu soal kesekian, jika mau bekerja sungguh-sungguh pantang menyerah, meskipun halangan rintangan menghadang, jika Kun pasti Kana dan kalau sudah cinta ya dijalanin saja, ” ujar seseorang di meja sebelah saya.

Dengan seksama dan tempo sesingkat singkatnya saya mencoba merekam moment tersebut. Bukan nguping lho ya… Soalnya yang dibicarakan mereka berdua kenceng banget jadi hampir yang ada di cafe dengar semua.

Dari pembicaraan tersebut saya jadi teringat dengan kisah asmara teman saya. Katanya mereka saling cinta dan mencintai, dengan menerima dengan segala kekurangan dan kelebihan. Ketika ngomong saat lagi kasmaran, dan pendekatan. Akan tetapi realitanya setelah mereka saling mengikrarkan, banyak tuntutan, banyak peraturan, dan banyak banyak lainnya. Saya sebagai temannya, setiap minggu selalu mendapatkan curhatan darinya, entah terkait apa saja, perselisihan, beda pendapat dan tak mau mendengarkan nasihat. Saya dengan setia dan bersabar mendapatkan aduan seperti itu, bahkan sebelum tulisan ini dibuat saya pun mendapatkan aduan dan celotehan, dulunya tak seperti itu, tapi sekarang seperti ini, ini itu dan begini begitu.

Jadi, saya beranggapan jika menjalin sebuah hubungan baik dengan orang yang kita cintai, atau dengan teman, saudara sekandung atau pun saudara sejalan, harus tampil apa adanya, tak usah mengada ngada atau diusahakan ada. Sebab orang tampil apa adanya nya bisa dikatakan adalah bentuk lain dari kejujuran. Apabila kita sudah bisa berpenampilan dan berlaku dengan kejujuran tentu akan nyaman ketika menjalaninya. Saya tak akan terbebani dengan labeling begini dan begitu. Harus begitu dan begini.

“Setiap orang pasti ada positif dan negatif nya, tentu saat kita memutuskan cinta dengannya ya harus terima apa adanya. Jangan dituntut harus begini dan begitu, jadilah menjadi diri sendiri “

Dengan kita menjalani hidup dan kehidupan penuh dengan apa adanya, kita menjadi rileks atau dalam bahasa kerennya bersyukur dengan apa yang ada. Ibaratnya dalam hubungan asmara tak ada jerat menjerat akan tetapi saling mengisi kekurangan. Bukankah cinta itu memberi bukan mengambil, dan jangan sampai lupa apabila wanita itu terbuat dari tulang rusuk pria. Jadi harus bergandengan beriringan dalam menjalankan bahtera kehidupan.

Perlu digaris bawahi kelanggengan sebuah hubungan adalah berdasarkan bersikap apa adanya, tak mengada ngada, menerima segala kekurangan yang ada, sebab cinta itu ya cinta.
(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Ali Munfaat, Ketua PCNU 2013-2019 Berpulang

    KH. Ali Munfaat, Ketua PCNU 2013-2019 Berpulang

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Berita duka menyelimuti warga Nahdliyyin Kabupaten Pati. KH. Ali Munfaat, ketua PCNU Pati periode 2013-2019 dikabarkan wafat pada Senin (15/11) pukul 02.52 dini hari tadi.  Berita ini telah dikonfirmasi oleh beberapa pihak. PCNU Pati, melalui ketua tanfidziyah, K. Yusuf Hasyim sendiri membenarkan kabar duka tersebut.  Rencananya, jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka yang […]

  • PCNU PATI - Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX - IPPNU XIX Kongres Traktiran

    Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX – IPPNU XIX Kongres Traktiran

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Pimpinan Pusat IPNU XX – IPPNU XIX bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Ketum IPMI Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari PBNU.Pimpinan Pusat Bangga, Kongres Ditraktir PBNU Pimpinan Pusat bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari […]

  • Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi<br>

    Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PATI -Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, terkenal dengan sebutan Desa Wisata Pancasila. Di sana terdapat beberapa agama. Namun dengan kerukunan dan toleransi yang ada, masyarakat bisa hidup berdampingan.  Di sana, ada tiga agama dan satu penghayat kepercayaan yang dipeluk. Yakni, Agama Islam, Kristen, Budha dan Sapto Darmo.  Potret kerukunan di Desa Jrahi terlihat saat […]

  • Man in Black Leather Jacket and Black Knit Cap Sitting on Brown Wooden Chair

    Pembakaran Kemenyan saat Manaqiban

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Pada saat membaca “ manaqib Syeikh Abdul Qodir Jailani “ ada sebagian masyarakat yang mempunyai adat  membakar kemenyan disamping jam’iyah manaqib tersebut. Asap tersebut sebagai penghormatan kehadiran beliau . Pertanyaan : Bagaimana hukumnya membakar kemenyan tersebut ? Jawaban : Boleh Referensi : Bulhoh at Thullab hal 53-54 2. Benarkah Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani hadir saat […]

  • LP Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Literasi

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Literasi

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Magelang – Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Dalam sebuah acara penting yang diselenggarakan di SMK Ma’arif Kota Mungkid pada Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan Zona 8 pada Ahad 23 Maret 2025, Ketua PCNU Kabupaten Magelang, Gus Din, menyoroti jumlah lembaga pendidikan Ma’arif di Magelang yang […]

  • PAC PERGUNU Gembong Gelar Konferancab

    PAC PERGUNU Gembong Gelar Konferancab

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    GEMBONG – PAC Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) KEcmaatan Gembong Kabupaten Pati Kemarin menggelar konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang dihadiri oleh MWC NU, PC Pergunu Pati, Guru semua jenjang pendidikan Serta Ustadz dan Ustadzah Perwakilan dari Badko TPQ, FKDT Madin dan beberapa tamu undangan lainnya.   Kegiatan yang berlangsung di pondok pesantren Shofa Az Zahro […]

expand_less