Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ​Iduladha, Yayasan PIM Mujahidin Bageng Bagikan Daging Kurban untuk Ratusan Siswa dan Guru

​Iduladha, Yayasan PIM Mujahidin Bageng Bagikan Daging Kurban untuk Ratusan Siswa dan Guru

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
  • visibility 15.410
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id — Yayasan Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, menggelar penyembelihan hewan dan pembagian daging kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Kegiatan yang religius sekaligus penuh kebersamaan ini dilaksanakan pada hari tasyrik pertama (11 Dzulhijjah), yakni Kamis (28/5/2026), bertempat di halaman Madrasah Aliyah (MA) PIM Mujahidin.

Pada tahun ini, pihak yayasan menyembelih dua ekor sapi. Kedua sapi tersebut merupakan kurban kolektif dari keluarga besar yayasan.

Ketua Yayasan PIM Mujahidin Bageng, Abdul Mukhid, menyatakan bahwa esensi dari ibadah kurban ini bukan sekadar menjalankan ritual tahunan, melainkan untuk memupuk rasa kepedulian sosial di lingkungan madrasah. Menurutnya, gotong royong seluruh elemen yayasan menjadi kunci utama terlaksananya agenda ini.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan dan keikhlasan keluarga besar yayasan, tahun ini kami bisa menyembelih dua ekor sapi secara kolektif. Ini adalah wujud rasa syukur kami sekaligus momentum untuk mengajarkan nilai kepedulian dan berbagi kepada para peserta didik,” ujar Abdul Mukhid, Kamis (28/5/2026).

Setelah prosesi penyembelihan dan pencacahan selesai, seluruh daging kurban tersebut akan langsung didistribusikan kepada internal yayasan. Abdul Mukhid menambahkan bahwa sasaran utama dari pembagian daging ini adalah para siswa dan tenaga pendidik di seluruh jenjang.

Dia menjelaskan bahwa pihak panitia telah menyiapkan ratusan paket daging yang siap diedarkan hari ini juga. Ia berharap berkah Iduladha ini dapat dirasakan merata oleh seluruh keluarga besar PIM Mujahidin.

“Daging kurban ini nantinya akan kami bagikan kepada sekitar 555 siswa dan guru di seluruh jenjang pendidikan yang ada di bawah naungan yayasan, mulai dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Kami ingin memastikan semua merasakan kebahagiaan yang sama di momen Iduladha,” pungkasnya.

Suasana di halaman MA PIM Mujahidin tampak guyub dan penuh gotong royong. Para guru dan panitia saling bahu-membahu mengemas daging kurban agar bisa segera disalurkan kepada para penerima manfaat. (*/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by KamalUddin Dk

    Suara Azan

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    “… Suara azan sebagai bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam, kenali diri kemudian bebaskan semua cengkeraman.” Kalimat tersebut diutarakan Gede Prama, penulis dan pelaku meditasi, yang beragama Hindu. Membaca dari refleksi Gede Prama di atas saya begitu tersentuh. Betapa saya tidak pernah menyadari akan pesan yang tersembunyi dari suara azan. […]

  • Roadshow Perpustakaan Mutamakkin

    Roadshow Perpustakaan Mutamakkin

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Selasa 12 Januari 2015 bertempat di Pondok Pesantrean APIK Kajen Margoyoso Pati. Perpustakaan Mutamakkin mengadakan bedah buku Kuntul Nucuk  Bulan, sebuah Novel yang bercerita tentang dunia Pesantren, karya Sahal Japara. “Ini adalah salah satu program jangka pendek yang lakukan oleh Perpustakaan Mutamakkin, sebagai ajang motivasi terhadap para santri apabila santri pun mampu menulis sebuah buku, […]

  • Patrick Kluivert dalam Botol Kaidah Fikih

    Patrick Kluivert dalam Botol Kaidah Fikih

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.630
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Semarak bola Indonesia tengah gundah gulana. Kisah-kisah manis Shin Tae-yong terpaksa harus segera menjadi kenangan. Sedangkan nakhoda baru, Patrick Kluivert datang berlapis tuxedo dan berjalan diatas karpet merah bermerk PSSI dengan penuh kepercayaan diri. Self confident seorang Kluivert jelas nampak saat berhadapan dengan Najwa Shihab dalam sebuah wawancara. Meski sesekali […]

  • brown wooden book shelves in library

    Urgensi Dokumentasi Dalam Mengungkap Fakta Sejarah

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    oleh: Isyrokh Fuaidi pcnupati.or.id – Pengetahuan tentang sejarah tokoh atau peristiwa, meski sebagian mengalami distorsi dan kesalahan dalam pengungkapan yang dihadirkan kepada masyarakat, tetap bermanfaat dan dibutuhkan untuk menjadi pintu masuk memahami perjalanan peradaban manusia dan berbagai peristiwa penting yang membentuk identitas suatu masyarakat. Sayangnya di Indonesia, tidak semua informasi penting yang menjadi bagian sejarah […]

  • PCNU-PATI

    Remaja Diajak Menghindari Menikah di Usia Muda

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI-Kasus pembunuhan bayi oleh ayahnya sendiri di Pati menjadi perhatian publik. Banyak pihak menyebut, tindakan tega tersebut tak lepas dari dampak pernikahan dini. Masyarakat perlu belajar dari kasus tersebut untuk menghindari pernikahan di usia muda.  Demikian disampaikan aktivis perempuan Farida Farichah saat berada di Pati, akhir pekan lalu. Menurutnya, kematangan pola pikir dan mental […]

  • PCNU-PATI Photo by Susan Wilkinson

    Iblis Berjubah Malaikat

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Ya, seandainya calon suaminya adalah Faris bukan kakek tua itu, mungkin ia perlu berpikir ulang. Gadis itu menggeleng. Menepis pikiran konyol yang tiba-tiba melintas. Ternyata tak semua lelaki bersarung terlihat kolot. Melihat Faris kenapa lelaki justru tampak berkharisma dengan outfit begitu? “Den Faris itu pemilik sekaligus pengelola panti. Setiap hari berkunjung […]

expand_less