Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Suara Azan

Suara Azan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 26 Des 2022
  • visibility 443
  • comment 0 komentar

“… Suara azan sebagai bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam, kenali diri kemudian bebaskan semua cengkeraman.” Kalimat tersebut diutarakan Gede Prama, penulis dan pelaku meditasi, yang beragama Hindu. Membaca dari refleksi Gede Prama di atas saya begitu tersentuh. Betapa saya tidak pernah menyadari akan pesan yang tersembunyi dari suara azan. Padahal saya adalah seorang muslim yang begitu akrab dengan suara azan.

Apa mungkin karena saking seringnya mendengar azan sehingga di telinga menjadi terbiasa dan tidak ada lagi kekhusyukan untuk mendengarkannya? Mungkin. Bisa jadi. Ya, karena biasanya segala sesuatu yang menjadi kebiasaan memang akan kehilangan makna. Sebaliknya, bagi orang yang belum terbiasa mendengar atau melakukan sesuatu akan terasa indah dan mampu menangkap pesan terdalam dari hal yang dialaminya. Tidak heran jika kemudian Gede Prama mampu menangkap pesan indah dari suara azan tersebut.

Soal azan saya jadi teringat dengan seorang kawan yang mempunyai suara emas. Dia seorang qari (pelantun Al-Quran) yang mampu menggetarkan hati bagi yang mendengarnya. Beberapa kali saya pernah mendengarnya. Subhanallah, indah sekali. Hati saya tentram dibuatnya. Saya kadang berpikir bagaimana caranya agar suara saya juga sebagus dia tatkala mengaji Al-Quran. Ah, tinggal latihan saja, kata dia. Iya juga sih. Tapi, tidak semudah itu untuk latihan. Dia sendiri merasa suaranya masih kalah dengan qari lainnya tatkala para qari itu berlatih yang diselenggarakan oleh kemenag kanwil Yogyakarta. Kalau dia sendiri masih belum bagus, apalagi dengan suaraku? Oh my God.

Pada bulan Ramadhan kerap kali dia mendapat jadwal mengaji di RRI Pro 2 Yogyakarta. Selain mengaji dia juga sering menjadi muazin di beberapa masjid, seperti masjid Gede Kauman, Yogyakarta. Pada tahun 2012 dia pernah mengikuti lomba azan yang diadakan oleh TVRI Yogyakarta. Dari sekian puluh yang ikut, dia masuk 5 besar. Sayangnya, dari 5 besar itu untuk mendapatkan juara pertama, kriteria penjuriannya berdasarkan poling sms. Dia kalah. Tapi, 5 besar se-provinsi DIY sudah luar biasa.

Saya juga teringat juga seorang sosok sepuh di kampung halaman. Wadullah, namanya. Dia adalah aktivis masjid, dalam arti sebenarnya. Betapa tidak, selama 5 waktu shalat wajib, yang azannya adalah beliau. Suaranya begitu khas. Saya masih ingat pas kecil dulu, bersama teman-teman seringkali kami meniru suara beliau yang khas itu. Aullahu akbar, aullahu akbar… begitu kami menirunya. Setelah itu kami tertawa girang, menertawakan keunikan beliau azan.

Nahas bagi saya, dari dua orang itu saya tidak pernah memperhatikan pesan yang disampaikan mereka lewat azan itu. Saya memang tahu arti dari isi azan, mulai dari Allahu akbar hingga La ilaha illallah, tapi saya tidak pernah berusaha meresapi makna di dalamnya. Padahal kalau diresapi dan diperhatikan setiap lafaznya terdapat makna dan pesan yang besar, yang dapat memberi kesadaran hidup setiap saatnya. Salah satunya sebagaimana yang disebut Gede Prama dia atas, yakni memberi bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam.

Saya jadi malu setelah saya menggali hikmah dan pesan azan. Malu tatkala saya selama ini masih saja cuek dengan suara azan. Saya masih saja melakukan aktivitas duniawi dan tidak berusaha mendengarkannya secara saksama. Padahal, muazin (orang yang mengumandangkan) itu tengah berusaha agar kita tidak boleh terlena dengan kehidupan fana ini. []

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.747
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Makan bergizi gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Banyaknya kasus keracunan yang mencapai angka lima ribu lebih menjadikan program ini menunai kritik pedas. Wali murid dan publik sangat menyayangkan kasus keracunan ini. Analisis banyak kalangan menyatakan bahwa anggaran besar MBG yang mencapai 335 triyun ini jika tidak diawasi dengan ketat dan disiplin […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Bendera Tauhid

    Bendera Tauhid

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 673
    • 0Komentar

    Hiruk pikuk di Indonesia terutama melalui media sosial memang luar biasa, terutama kasus bendera yang bertuliskan kalimat tauhid. Terlepas dari tujuan aatau modus seseorang atau kelompok, kita benar benar prihatin terutama ujaran dan kata kata yang tidak berakhlak untuk menyudutkan golongan atau kelompok tertentu. Agama sebagai payung hukum dan akhlak terpuji seakan hilang dan yang […]

  • Wisuda ke-2 STT Pati Jadi Momentum Penguatan Link and Match Bersama PCNU Pati

    Wisuda ke-2 STT Pati Jadi Momentum Penguatan Link and Match Bersama PCNU Pati

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.558
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id-Sekolah Tinggi Teknik (STT) Pati mengukuhkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap berkontribusi bagi daerah dan nasional melalui penyelenggaraan Wisuda ke-II. Acara yang berlangsung khidmat di Aula STT Pati, Kamis (18/12), meluluskan 40 sarjana dari program studi Informatika dan Teknik Elektro. Momen akademis ini turut dimeriahkan oleh kehadiran Sekretaris PCNU […]

  • PCNU PATI - Iluistrasi NU dan Wirausaha Masyarakat. Photo by Álvaro Serrano on Unsplash.

    Wirausaha di Masyarakat NU

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sejak didirikan oleh Kiai Haji Hasyim Asy’ari dan beberapa Kiai karismatis di Surabaya pada tahun 1926, Nahdlatul Ulama telah menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, […]

  • Mengenang KH Muhammadun Abdul Hadi Kajen

    Mengenang KH Muhammadun Abdul Hadi Kajen

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 898
    • 0Komentar

    KH Muhammadun Abdul Hadi adalah salah satu kiai di Kajen Pati. Putra dari Mbah Abdul Hadi ini terkenal dengan kecintaannya pada ilmu, tawadu‘, sekaligus aktivis bahtsul masail dan Nahdlatul Ulama. Kiai yang pernah menjabat sebagai hakim Pengadilan Agama ini bahkan diakui Mbah Abdul Hamid Pasuruan sebagai waliyullah yang zahid dan wara‘. Berikut ini ulasan mengenang KH […]

  • Kontingen Kabupaten Pati Diberangkatkan Pj Bupati untuk Mengikuti Porsema Tingkat Jawa Tengah 

    Kontingen Kabupaten Pati Diberangkatkan Pj Bupati untuk Mengikuti Porsema Tingkat Jawa Tengah 

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, melepas keberangkatan Kontingen Kabupaten Pati yang akan mengikuti Kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) ke-12 tingkat Jawa Tengah Tahun 2023. Kontingen diberangkatkan dari Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (9/2/2023). Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati KH Yusuf Hasyim, Ketua dan Pengurus […]

expand_less