Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Suara Azan

Suara Azan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 26 Des 2022
  • visibility 512
  • comment 0 komentar

“… Suara azan sebagai bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam, kenali diri kemudian bebaskan semua cengkeraman.” Kalimat tersebut diutarakan Gede Prama, penulis dan pelaku meditasi, yang beragama Hindu. Membaca dari refleksi Gede Prama di atas saya begitu tersentuh. Betapa saya tidak pernah menyadari akan pesan yang tersembunyi dari suara azan. Padahal saya adalah seorang muslim yang begitu akrab dengan suara azan.

Apa mungkin karena saking seringnya mendengar azan sehingga di telinga menjadi terbiasa dan tidak ada lagi kekhusyukan untuk mendengarkannya? Mungkin. Bisa jadi. Ya, karena biasanya segala sesuatu yang menjadi kebiasaan memang akan kehilangan makna. Sebaliknya, bagi orang yang belum terbiasa mendengar atau melakukan sesuatu akan terasa indah dan mampu menangkap pesan terdalam dari hal yang dialaminya. Tidak heran jika kemudian Gede Prama mampu menangkap pesan indah dari suara azan tersebut.

Soal azan saya jadi teringat dengan seorang kawan yang mempunyai suara emas. Dia seorang qari (pelantun Al-Quran) yang mampu menggetarkan hati bagi yang mendengarnya. Beberapa kali saya pernah mendengarnya. Subhanallah, indah sekali. Hati saya tentram dibuatnya. Saya kadang berpikir bagaimana caranya agar suara saya juga sebagus dia tatkala mengaji Al-Quran. Ah, tinggal latihan saja, kata dia. Iya juga sih. Tapi, tidak semudah itu untuk latihan. Dia sendiri merasa suaranya masih kalah dengan qari lainnya tatkala para qari itu berlatih yang diselenggarakan oleh kemenag kanwil Yogyakarta. Kalau dia sendiri masih belum bagus, apalagi dengan suaraku? Oh my God.

Pada bulan Ramadhan kerap kali dia mendapat jadwal mengaji di RRI Pro 2 Yogyakarta. Selain mengaji dia juga sering menjadi muazin di beberapa masjid, seperti masjid Gede Kauman, Yogyakarta. Pada tahun 2012 dia pernah mengikuti lomba azan yang diadakan oleh TVRI Yogyakarta. Dari sekian puluh yang ikut, dia masuk 5 besar. Sayangnya, dari 5 besar itu untuk mendapatkan juara pertama, kriteria penjuriannya berdasarkan poling sms. Dia kalah. Tapi, 5 besar se-provinsi DIY sudah luar biasa.

Saya juga teringat juga seorang sosok sepuh di kampung halaman. Wadullah, namanya. Dia adalah aktivis masjid, dalam arti sebenarnya. Betapa tidak, selama 5 waktu shalat wajib, yang azannya adalah beliau. Suaranya begitu khas. Saya masih ingat pas kecil dulu, bersama teman-teman seringkali kami meniru suara beliau yang khas itu. Aullahu akbar, aullahu akbar… begitu kami menirunya. Setelah itu kami tertawa girang, menertawakan keunikan beliau azan.

Nahas bagi saya, dari dua orang itu saya tidak pernah memperhatikan pesan yang disampaikan mereka lewat azan itu. Saya memang tahu arti dari isi azan, mulai dari Allahu akbar hingga La ilaha illallah, tapi saya tidak pernah berusaha meresapi makna di dalamnya. Padahal kalau diresapi dan diperhatikan setiap lafaznya terdapat makna dan pesan yang besar, yang dapat memberi kesadaran hidup setiap saatnya. Salah satunya sebagaimana yang disebut Gede Prama dia atas, yakni memberi bel kesadaran untuk mengingatkan tugas meditasi sehari-hari berupa menoleh ke dalam.

Saya jadi malu setelah saya menggali hikmah dan pesan azan. Malu tatkala saya selama ini masih saja cuek dengan suara azan. Saya masih saja melakukan aktivitas duniawi dan tidak berusaha mendengarkannya secara saksama. Padahal, muazin (orang yang mengumandangkan) itu tengah berusaha agar kita tidak boleh terlena dengan kehidupan fana ini. []

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.056
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id. – NU Care-LAZISNU Pati mengadakan kegiatan khitan massal, bertempat di Hotel Safin Pati, Ahad (26/10/2025). Kegiatan ini sebagai bagian dari program pilar NU-Care Sehat. Sejumlah anak mengikuti program ini dengan antusias. Ketua LAZISNU Kabupaten Pati, Edi Kiswanto, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial pihaknya terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak […]

  • MTs Banin Bakal Gelar Olimpiade, Pesertanya dari seluruh Indonesia

    MTs Banin Bakal Gelar Olimpiade, Pesertanya dari seluruh Indonesia

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 867
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ajang Final Banin Olympiad of Science SD/MI Tingkat Nasional akan segera digelar secara offline Ahad (9/2) di MTs Tarbiyatul Banin Madrasah Tahfidz & Sains Boarding School, Jl. KH Hasyim Asy’ari KM 01, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Sebelumnya, MTs Banin telah menggelar babak penyisihan secara Daring pada Kamis (6/2) lalu. Sedikitnya, […]

  • Mengenang Jejak Kyai Sahal

    Mengenang Jejak Kyai Sahal

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Pati, Ada seorang Nahdliyyin tulen yang berjasa bagi NU. Dia seorang pemikir, mastur (tertutup), tidak banyak yang tahu. Dialah dokter Fahmi Dja’far Saifuddin. Dekan sebuah fakultas ternama di Universitas Indonesia inilah yang meramal Kiai Sahal bakal jadi Rais Aam dan Gus Dur jadi presiden pada tahun 2000.Putra sulung KH Saifuddin Zuhri ini tidak meramal berdasar hitungan weton atau klenik. Akan […]

  • Mbah Maimun Zubair Wafat di Makkah

    Mbah Maimun Zubair Wafat di Makkah

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Innalillahi wainnailaihi raiji’un, Mbah Moen, KH. Maimun Zubair wafat di Makkah. Ulama kharismatik asal Sarang Rembang yang juga menjabat sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini dikabarkan wafat disela-sela menunaikan ibadah haji di Makkah. Sebagaimana NU Pati lansir dari situs NU Online, kabar meninggalnya Mbah Moen (panggilan KH. Maimun Zubair) datang dari Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah […]

  • Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Seribu lebih santri di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, menggelar Salat Istisqa, pada Senin (4/9/2023). Hal ini mereka lakukan lantaran sejumlah wilayah di Kabupaten Pati telah mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.  Sejumlah 1.100 orang yang mengikuti salat istisqa tersebut merupakan santri dari Yayasan Miftahul Ulum, Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen. Salah satu santri yayasan tersebut, […]

  • PCNU-PATI

    Tim Riset MA Salafiyah Kajen Pati Masuk Final Madrasah Young Researchers Super Camp 2023

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, menjadi salah satu Finalis Madrasah Young Researchers Super Camp (MYRES) 2023 bidang Ilmu Keagamaan Islam. Perlombaan itu diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian RI yang diumumkan beberapa waktu lalu.  Tim MA Salafiyah Kajen beranggotakan dua […]

expand_less