Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Hidup Sederhana Yang Apa Adanya

Hidup Sederhana Yang Apa Adanya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 29 Des 2023
  • visibility 455
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Tadi malam saat saya mengikuti kegiatan tahlil rutinan, tiba-tiba saya terbesit ingin menulis untuk hari ini tentang kesederhanaan. Hal-hal sederhana yang terkadang dianggap sebelah mata oleh kebanyakan manusia. Landasan saya ingin berbagi cerita hari ini adalah karena orang tua dan keluarga saya. Bapak dan Ibu sejak saya kecil hingga sekarang selalu mengajarkan hal-hal sederhana. Tak ikut campur urusan tetangga, tak ikut urun rembug jika tak dipersilahkan, dan banyak hal lain menjadi salah satu hal yang diajarkan kepada saya.

Saat mengikuti acara tadi malam, Bapak kembali membuktikan kesederhanaannya. Pemandu acara menunjuk Bapak untuk memimpin tahlil saat itu juga. Bapak yang amalan agamanya sudah sangat kental (menurut saya) tampak begitu santai saat dirinya memimpin pembacaan tahlil tersebut. Namun siapa sangka saat sesi pembacaan doa Bapak menyerahkan kepada pemandu acara kembali. Padahal dalam kacamata saya Bapak bisa saja memimpin tahlil dan doa sekaligus. Kesederhanaan dan ketawadhu’an Bapak tersebut membuat saya merasa sangat bangga memiliki sosok seperti Bapak.

Lain pula dengan cerita Ibu. Saya masih sangat ingat ketika waktu itu menjelang lebaran Idhul Fitri. Sebagai seorang anak yang masih polos dan sukanya jajan, saya meminta dibelikan baju baru oleh Ibu. Waktu itu saya merasa kecewa karena keinginan itu tak dikabulkan dengan alasan baju yang lama masih bagus. Usia saya saat itu belum mampu berfikir bahwa berhemat dan tampil sederhana adalah pilihan hidup. Saya tahunya hanya jajan, jajan, dan agar tak ketinggalan zaman.

Rupanya penerapan sikap tegas dari Ibu tersebut kini telah membentuk pribadi saya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dari yang suka jajan dan foya-foya padahal masih memiliki barang bagus, hingga kini semua serba difikirkan mana yang lebih prioritas. Butuh atau hanya sekadar ingin tampil wah. Bahkan dalam proses perjalanan hidup saya kini pun dipertemukan dengan laki-laki yang begitu mencintai saya amat sederhana. I love you kekasihku.

Lain halnya dengan cerita keluarga besar Ibu. Saat itu ketika kakek saya telah berpulang, dalam acara 7 hari meninggalnya adat di desa kami yaitu dari pihak keluarga memberikan semacam buah tangan untuk warga yang turut datang mendoakan. Ketika seluruh saudara ibu berdiskusi tentang buah tangan apa yang baik, saya dipersilahkan untuk ikut rembug. Disana saya menyaksikan paman ingin memberikan barang yang lebih dari adat biasanya. Paman saya yang lain pun tak setuju karena dianggap terlalu berlebihan. Tak perlu melebihkan dari yang biasanya sudah ada, begitu katanya. Padahal saya menilai jika memang dari pihak keluarga kami ingin ada tambahan barang lain yang lebih dari biasanya itu bisa saja. Tapi seluruh keluarga sepakat untuk yang biasa-biasa saja.

Dari beberapa kejadian tersebut saya sadar bahwa karakter dan kepribadian saya yang kini terbentuk salah satunya karena lingkungan keluarga yang selalu mengedepankan sikap kesederhanaan. Dan saya pun meyakini bahwa Tuhan menilai hambanya hanyalah dari sisi ketakwaannya bukan dari seberapa banyak materi yang dikumpulkan.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

    Gusdurian dan NU Bagi-Bagi Sembako Plus APD

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Penyerahan paket sembako oleh Gusdurian Peduli dan NU Peduli Kemanusiaan kepada salah satu Warga Kecamatan Tlogowungu yang sedang melakukan Isoman didampingi Camat, Danramil dan Polsek Tlogowungu.   PATI-Salah satu karakter bangsa Indonesia, adalah kuatnya budaya gotong royong. Budaya inilah yang menjadi pilar kokohnya bangsa dunia termasuk Indonesia hingga sekarang. Gotong royong dalam rangka penanganan Covid – […]

  • Majalah LTN PCNU Pati Akhirnya Terbit

    Majalah LTN PCNU Pati Akhirnya Terbit

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2014
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Ketika melihat proses pemilihan presiden 9 Juli 2014, kita bisa menyaksikan bagaimana media menjadi alat efektif bagi masing-masing kandidat untuk mensosialisasikan visi-misi dan program-program yang akan dijalankan selama lima tahun mendatang. Di sisi lain, media juga menjadi alat efektif bagi masing-masing kandidat untuk menyerang, memfitnah dan memprovokasi satu sama lain. Bahkan, bila kita bergeser dalam […]

  • Tingkatkan militansi Kader, PAC IPNU IPPNU Tambakromo Gelar Diklatama

    Tingkatkan militansi Kader, PAC IPNU IPPNU Tambakromo Gelar Diklatama

    • calendar_month Sen, 30 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    PATI – Dalam upaya peningkatan kapasitas dan militansi pelajar Nahdlatul Ulama’ (NU), PAC IPNU IPPNU Kecamatan Tambakromo menggelar Pendidikan dan Pelatihan Pertama (Diklatama) bagi  Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP). Acara yang dilaksanakan di TK IT Yadus Salaf Desa Sinomwidodo Kecamatan Tambakromo berlangsung selama tiga hari sejak jum’at (27/12/2019) sampai hari minggu (29/12/2019) […]

  • PR IPNU IPPNU Desa Godo Winong Gelar Makesta

    PR IPNU IPPNU Desa Godo Winong Gelar Makesta

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    WINONG – PR IPPU IPPNU Desa Godo Kecamatan Winong Kemarin (Minggu, 09/08/2020) mengadakan masa kesetian anggota (MAKESTA) yang dilaksanakan di Yayasan Miftahul Huda desa Godo. Acara dilaksanakan selama 2 hari kemarin (8-9/08/2020) ini di ikuti oleh anggota IPNU IPPNU Desa Godo dan anggota IPNU IPPNU dari sekitar dan dihadiri oleh pengurus PAC IPNU IPPNU Winong dan […]

  • PCNU-PATI Photo by Tangerine Newt

    Saweran

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Pada sebuah kafe saya dengan beberapa tim kerja, membahas sesuatu hal yang berkaitan dengan pengumpulan orang, menghimpun masa, menggiring opini untuk satu tujuan yaitu salah satu klien dari kami yang ingin maju dalam pertarungan merebut simpati dari masyarakat dan umat. Dan klien kami ingin menjadi pemenang dalam perebutan pemimpin tingkat nasional. […]

  • Generasi Horeg, Bikin Cemas Untuk Indonesia Emas

    Generasi Horeg, Bikin Cemas Untuk Indonesia Emas

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 673
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ditengah perkembangan teknologi yang berujung pada modernisasi, seharusnya jadi era yang baik bagi kehidupan suatu bangsa. Merespon perubahan yang kian pesat pun semestinya jadi momen perkembangan ke arah maju bagi negara. Hal tersebut, semestinya juga selaras dengan tujuan negara Indonesia menjadi Indonesia Emas di tahun 2025 mendatang. Menengok pergaulan remaja yang bahkan […]

expand_less