Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Karena Anak-anak, Saya Bahagia

Karena Anak-anak, Saya Bahagia

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
  • visibility 323
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Namanya kesedihan pasti teriringi kebahagiaan. Begitu sebaliknya. Pada saat saya sedang mengalami kekacauan batin, saat itu pula saya merasa sedih. Dada rasanya sakit, dan hanya air mata yang bisa saya keluarkan. Durasinya terkadang tak menentu. Untuk yang terakhir ini hampir dari pagi menjelang petang. Saya merasa capek dengan pilihan hidup yang saya jalani. Ingin bertanya mengapa, tetapi malu pada diri sendiri karena pilihan ini saya sendiri yang memilih.

Saya kira kesedihan ini akan berlarut hingga beberapa hari kedepan. Ternyata saya salah. Saat sampai dirumah dan bertemu dengan anak-anak yang hendak belajar bersama, hati saya menjadi damai dan tenang. Mengapa bisa begitu, padahal sedari pagi perasaan saya tengah kacau dan ketika bertemu mereka ajaibnya langsung merasa tenang.

Beberapa hari terakhir ini selepas maghrib, rumah saya menjadi persinggahan untuk anak-anak yang ingin belajar. Sebelumnya saya tak pernah berfikir akan kesibukan lainnya di rumah selain bersih-bersih di pagi dan sore hari. Awal cerita, saya memang awalnya didatangi anak tetangga yang bertanya soal pertanyaan yang dia sendiri merasa kesulitan. Itupun tak rutin. Hanya saat ia ataupun neneknya kesulitan menjawabnya.

Hingga suatu ketika saat ia datang kerumah untuk bertanya soal matematika, saya nyeletuk ke ibu ingin membuka tempat les untuk anak-anak. Ibu dan neneknya anak ini mengiyakan ucapan spontanitas saya itu. Malah katanya, biar nanti cucunya memberi tahukan ke seluruh anak-anak sekolah bahwa saya tengah membuka les. Wah kok seantusias itu rupanya. Padahal celetukan saya itu hanya bercanda. Saya kemudian mengelak dengan alasan di desa ini sudah ada yang membuka tempat les, dan juga atas dasar kesibukan bekerja yang terkadang saya pulang malam.

Tapi tiba-tiba esoknya, pada saat saya baru selesai sholat maghrib, ada dua orang anak sedang mengucapkan salam dari depan rumah. Rupanya mereka datang untuk belajar. Saat saya tanya siapa yang merekomendasikan untuk kesini, mereka menjawab dari temannya yang ternyata itu adalah anak tetangga saya yang sering kerumah untuk menanyakan jawaban atas pertanyaan yang sulit tersebut. Tanpa pikir panjang mereka saya suruh masuk dan kita belajar bersama.

Saya bukan kategori anak yang pintar, namun saya membaca bacaan terlebih dahulu sebelum menjawab soal-soal mereka. Bisa disebut kelemahan atau sebuah kemalasan untuk anak-anak ini yang tak mau membaca terlebih dahulu, padahal soal-soal yang ditanyakan, jawabannya sudah tertera pada bacaan sebelumnya. Oleh karena itu metode yang saya pilih adalah tak langsung memberikan mereka jawaban, akan tetapi mereka sendiri yang menjawab. Saya hanya bantu mencarikan di halaman berapa jawaban itu bersembunyi.

Saat saya menuliskan ini batin saya berkata, ternyata bertemu dan bercengkrama bahkan bercanda bareng anak-anak dapat menstimulus energi positif ke dalam diri kita. Barangkali tak semua orang bisa begitu. Karena pada dasarnya sifat dan sikap manusia telah dibuat berbeda oleh Tuhan. Jadi, bertemu anak-anak kadang kala ada yang malah tambah uring-uringan dan ada pula yang merasa damai seperti saya. Apapun itu, bagi saya anak-anak ini telah membantu saya keluar dari rasa sedih yang telah membuat perasaan saya kacau seharian itu. Terimakasih.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Almaghfurlah KH Ahmad Suyuthi merupakan sosok kiai yang alim tetapi rendah hati. Kontribusinya dalam forum Sidang Syuriah Bulanan di pendopo maqbaroh Syeikh KH Ahmad Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, diakui para ulama dan tokoh masyarakat. Khususnya ketika PCNU dipimpin oleh sahabat karibnya, KH Suyuthi Abdul Qodir, Pendiri Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.Katib Syuriah KH Abdul […]

  • Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    Menumbuhkan Partisipasi Sosial Masyarakat Melalui Community Realation

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

     Oleh : Siswanto Kesadaran merupakan sifat positif seseorang dalam menerima suatu hal yang bersifat positif. Bila dikaitkan dengan lingkungan hidup, kesadaran berarti kepedulian seseorang terhadap lingkungan hidup, serta kesediaan melakukan berbagai konsekuensi kegiatan yang disyaratkan dalam pemeliharaan kelestarian lingkungan hidup tersebut. Kesediaan yang dilakukan atas kesadaran bukan atas dasar paksaan, tetapi dilaksanakan atas dasar kesukarelaan. […]

  • PCNU-PATI

    Dialog Interaktif sebagai Bentuk Merajut Kerukunan Antar Umat Beragama

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara-Segenap Mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) yangsedang melakukan Kuliah Kerja Nyata di Desa Tempur Kecamatan Keling kabupaten Jepara melakukan kegiatan dialog interaktif kampung moderasi beragama, dengan tema “Merajut Kerukunan antar Umat Beragama”. Senin (04/09/23). Kegiatan yang dimulai dari sambutan Perangkat Desa oleh Bapak Mahfudh mengapresiasi adanya dialog interaktif antar umat beragama, karena menurutnya […]

  • Muhammad Salman Pimpin IPNU Pati 2019-2021

    Muhammad Salman Pimpin IPNU Pati 2019-2021

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Muhammad Salman bersama Pengurus IPNU Demisioner dan PW IPNU. Dok: Umam Margoyoso – Muhammad Salman akhirnya terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) kabupaten Pati periode 2019-2021 Salman mengungguli dua calon lainnya dalam pemilihan langsung yang digelar dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU-IPPNU, Ahad,14 Juli 2019. Sebagaimana diberitakan PCNU Pati sebelumnya, PC IPNU-IPPNU […]

  • Harlah NU  dengan Lomba Cerpen

    Harlah NU dengan Lomba Cerpen

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Lutful Ulum Pasucen Pati, dalam merayakan Harlah NU Ke- 91 mengadakan lomba menulis cerpen, mulai dari tinggkatan MI, Mts, dan MA, hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan minat bakat menulis anak mulai sejak dini.             “Kegitan lomba cerpen ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, jika tahun lala di khususkan buat tinggkatan MA saja, […]

  • Jalan Sehat Hari Santri di Gembong Banjir Hadiah

    Jalan Sehat Hari Santri di Gembong Banjir Hadiah

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id GEMBONG – Peringatan Hari Santri 2022 masih belum usai. Pada hari ini, Minggu (23/10), MWC-NU Gembong menggelar perayaan tahunan bagi kaum santri tersebut. Kegiatan bertajuk Apel Hari Santri dan Jalan Sehat Sholawat ini diikuti sedikitnya 1000 orang. Mereka terdiri dari pengurus MWC NU, Pengurus Ranting NU, pengurus Banom-Banom NU serta jama’ah yasin dan tahlil […]

expand_less