Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Perempuan itu Makhluk Bebas

Perempuan itu Makhluk Bebas

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 2 Des 2022
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Tadi malam saat tengah bersantai, tiba-tiba handphone saya bergetar. Rupanya ada panggilan video call masuk dari teman-teman semasa kuliah. Bermaksud untuk melepas kerinduan. Kami saling berbagi kabar dan bercerita perihal kesibukan masing-masing. Selain itu mereka juga saling curhat perihal apa saja, yang salah satunya tentang asmara. Dan saya hanya sebagai pendengar setia, juga beberapa kali memberikan solusi terkait hal yang menjadi permasalahan mereka. Saya mendadak jadi tukang konsultannya mereka.

 Cerita mereka beragam. Salah satu kawan yang tinggal di pulau yang berbeda dengan saya, bercerita perihal permasalahannya dengan sang ibu. Ia menilai bahwa ibunya kolot alias tak modern. Dan disaat kami tengah melakukan panggilan video call, terdengar ia beradu argumen hebat dengan ibunya. Ia memperdebatkan keputusan ibunya yang tak memberinya izin pergi ke rumah salah satu rekan kerjanya untuk menghadiri sebuah perayaan besok lusa.

Ia menilai bahwa ibunya membatasi kebebasannya dalam bergaul. Menurutnya, ini sangatlah kontradiktif. Karena dulu saat ia memutuskan mengambil studi dilain provinsi, sang ibu dengan mudahnya memberinya izin. Mengapa untuk sekadar pergi menghadiri acara kantor, ia tak diizinkan. Meski keputusan ibunya tetap kokoh, ia pelan-pelan mencoba memahaminya meski dengan hati yang sedikit jengkel.

Saya sebelumnya pernah menuliskan bahwa seorang anak berapapun usianya, selamanya tetap dianggap anak bagi orang tuanya. Apalagi anak perempuan. Orang tua akan berusaha semaksimal mungkin memproteksinya dari segala sisi. Dengan masih kentalnya budaya patriarki, membuat para orang tua menjadi khawatir dan parno yang berlebihan terhadap anak perempuannya. Sehingga bagaimanapun aktivitasnya ia akan mendapat pantauan selama 25 jam.

 Anak perempuan tak boleh begini dan begitu. Ia harus terlihat sempurna dimata masyarakat, dengan tunduk pada aturan yang telah ditetapkan. Jika sedikit saja ia membantah atau melanggar aturan tersebut, maka ia akan mendapatkan label perempuan tak baik. Padahal menurut saya, perempuan itu bebas melakukan apa saja dan memilih apa saja sesuai dengan kehendaknya. Sama halnya dengan laki-laki. Pertanyaannya mengapa yang mendapat pengekangan hanyalah seorang perempuan, sedangkan hal itu tak berlaku untuk laki-laki? Bukankah keduanya sama-sama makhluknya Tuhan yang diberikan kebebasan dan tanggungjawab masing-masing untuk dirinya?

Saya sempat merasa agak gimana mendengarkan curhat teman saya ini. Sebelumnya  saya juga pernah mengalami hal yang sama. Dan hal yang saya lakukan adalah pelan-pelan memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa apa yang saya lakukan ini, masih masuk dalam kategori perbuatan yang baik. Selain itu, saya juga seringkali bercerita perihal kegiatan yang saya lakukan diluar rumah itu. Hingga sampai sekarang saat saya hendak meminta izin pergi kemanapun selalu diperbolehkan.

Bagaimanapun dan apapun pendapat orang tua, saya yakin mereka hanya ingin yang terbaik untuk anaknya. Hanya saja barangkali mereka yang belum tau cara yang baik untuk menyampaikannya. Seyogyanya kita yang muda sedikit mengalah untuk mereka, namun dengan catatan memberikan pemahaman secara baik. Semoga kita mampu menjadi orang tua dan pribadi yang baik dengan cara mampu memahami dan menerima perbedaan pandangan orang lain, tanpa ada sebuah paksaan. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahabbah dan Ittiba’

    Mahabbah dan Ittiba’

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

      الحمد لله رب العالمين الودود الذي يتودد إلى خلقه برحمته، والشكر لله رب العالمين الذي أوجد الكائنات بحكمته، وأشهد أن لا إله الله وحده لا شريك له، لا ينفعه ظمأ الظمئانين ولا جوع الجائعين لكن من ظميء لله يوماً كان حق على الله أن يسقيه في يوم ظمئه، ومن جاع لله تعالى يوماً كان […]

  • NU Beli Tanah Untuk Perguruan Tinggi

    NU Beli Tanah Untuk Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2015
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Kabar NU. Demi untuk kemajuan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Pati, maka Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama di tahun 2015 ini berupaya untuk membeli tanah seluas 1,5 hektar seharga 3 Miliyar, yang  terletak di Jl. Raya Pati Kudus Km. 5 Margorejo Pati dan nantinya akan dipergunakan untuk lembaga pendidikan yang berbasis ahlussunah waljama’ah. Dana sebesar itu akan […]

  • PP Ansor : Radikalisme Agama Sengaja Dibuat untuk Hancurkan NKRI

    PP Ansor : Radikalisme Agama Sengaja Dibuat untuk Hancurkan NKRI

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Ansor Cabang Pati menggelae kopdar Minggu (28/7) siang. Kopdar bertajuk Membaca Arah Radikalisme di Bumi Nusantara Ini sedikitnya dihadiri oleh 500 peserta dari seluruh pelosok Kabupaten Pati. Peserta kopdar sedang khusyuk menyimak pemaparan pemantik Berlokasi di Rumah Joglo Al Qur’an, Ponpes Al Manaj, Semampir, Pati, para peserta antusias menerima pemaparan pemantik. K. Yusuf Hasyim, […]

  • Bib Bidin Meriahkan Pelantikan MWC NU Gunungwungkal

    Bib Bidin Meriahkan Pelantikan MWC NU Gunungwungkal

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 586
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL-Ucapan selamat terlontar dari berbagai pihak atas terpilihnya KH. M. Faishol dan KH. Ahmad Mustain sebagai Ketua Tanfidziyah dan Ro’is Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Gunungwungkal. Turut memberikan selamat adalah Habib Ali Zainal Abidin (Jepara) dan K. Yusuf Hasyim, ketua PC NU Pati yang hadir dalam acara pelantikan pada Senin (15/7) malam. Acara […]

  • PCNU-PATI Photo by Mailchimp

    Hak Berbicara, Hak Berpendapat

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Kawan : “Kamu kan belum menikah dan punya anak, kok nulisnya tentang anak-anak sih.” Saya : “Lho memang ada keharusan untuk memiliki anak (biologis) dulu, baru boleh menulis tentang anak-anak?” Beberapa hari yang lalu, saya ditegur oleh salah seorang kawan. Saya yang notabene sering menulis tentang dunia parenting dan seputar perempuan, […]

  • PC Pagar Nusa Dan LPBH NU dampingi Korban Penganiayaan

    PC Pagar Nusa Dan LPBH NU dampingi Korban Penganiayaan

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- Sebuah video viral di media sosial menggambarkan adanya mobil Calya berwarna merah menjadi sasaran perusakan massa. Tampak dalam video itu, mobil bernomor polisi H 1927 KR digulingkan oleh sejumlah warga. Diketahui, kejadian itu berada di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, pada Sabtu (6/5/2023) lalu. Usut punya usut, peristiwa itu terjadi karena warga setempat merasa […]

expand_less