Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bentuk Pelajar Cerdas dan Kritis, PAC IPNU IPPNU Trangkil Adakan Upgrading

Bentuk Pelajar Cerdas dan Kritis, PAC IPNU IPPNU Trangkil Adakan Upgrading

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 29 Jan 2022
  • visibility 390
  • comment 0 komentar

 

TRANGKIL – Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil sukses menggelar kegiatan Upgrading pada Kamis malam (27/1/22). Agenda ini dilangsungkan di Perpustakaan PAC IPNU PPNU Kecamatan Trangkil, Kertomulyo, Trangkil.

Upgrading kali ini mengangkat tema ‘Menuju Pelajar Cerdas dan Kritis’. Muhammmad Akhlis Novtian, mewakili ketua PAC IPNU Trangkil, menuturkan bahwa pencetusan tema tersebut didasari oleh keinginan PAC Trangkil dalam mencetak kader yang berwawasan luas, dalam artian cerdas serta mampu bersikap kritis dalam mengmabil keputusan yang akan dijalankan nanti.

“Dengan diadakannya Upgrading, saya berharap bisa membawa PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil lebih berkembang lagi dengan pola pikir yang cerdas serta kritis dalam membuat keputusan yang dijalankannya nanti,” tuturnya.

Kegiatan tersebut diisi dengan sharing pengalaman dan diskusi bersama senior.

“Saya cuma berpesan kepada PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil agar selalu rendah hati dan tetep semangat untuk membawa PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil ora sepele,” ucap Melisa Yusrina, selaku senior PAC IPPNU Trangkil.

Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Ahwani, selaku ketua majlis alumni PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil juga berharap agar nantinya para anggota PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil menjadi orang cerdas dan kritis.

“Upgrading kali ini harus dibarengi dengan adanya kesinambungan dan pertambahan secara kualitas maupun kuantitas. Dalam konteks ini, saya berharap kualitas pemikiran rekan rekanita dapat diupgrade ke level cerdas dan kritis,” terang dia.

Dalam diskusi kali ini, Emir Syahrial, selaku pemantik diskusi, juga memaparkan bahwa kunci adanya pemikiran cerdas dan kritis bagi kalangan pelajar saat ini adalah adanya pemantik isu dan konsistensi yang dapat memunculkan gagasan-gagasan yang sekiranya bisa dianggap kritis.

“Disini, dalam berpikir kritis hanya diperlukan dua hal, yaitu adanya pemantik dan konsistensi yang ditunjang dengan gagasan-gagasan atau ide-ide dalam berpendapat. Kunci sebenarnya kritis ialah adanya kemerdekaan dalam berpendapat,” tuturnya.

Selain itu, Muhammad Salman, selaku pemateri diskusi berpesan agar selalu melihat fakta dan realita yang ada dan selalu mengubah pendekatan yang ada dengan berpikiran kritis.

“Kritis merupakan suatu pemikiran naik kelas dimana si pemikirnya akan dihadapkan oleh realita yang dipandang ke perspektif manapun. Lihatlah fakta dan realita yang ada. Amati, ubah semua pendekatan kalian dengan cara naikkan pemikiran kalian menuju pemikiran kritis,” ucapnya. (lpj/iam) 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Instruktur Kaderisasi IPNU-IPPNU Kabupaten Turun Gunung

    Instruktur Kaderisasi IPNU-IPPNU Kabupaten Turun Gunung

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Instruktur kaderisasi PC IPNU IPPNU KAB. PATI lakukan breefing untuk memaksimalkan kader IPNU IPPNU di tingkatan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) PATI-Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) adalah salah satu pendidikan kaderisasi tingkatan awal atau pintu masuk untuk menjadi anggota IPNU dan IPPNU. Madrasah Miftahul Huda (MMH) Tayu adalah salah satu madrasah yang memiliki Pimpinan komisariat IPNU IPPNU […]

  • Memecah Kebisuan

    Memecah Kebisuan

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Tulisan berikut ini merupakan liputan hasil kegiatan bedah buku karya Dr. Nur Rofi’ah yang berjudul “Memecah Kebisuan (Agama Mendengar Suara Perempuan Korban Kekerasan Demi Keadilan): Respon NU” (2010). Buku yang memaparkan suara-suara perempuan yang mengalami kekerasan ini menghadirkan narasumber Dr. Nur Rofiah, pembahas Maman Abdurrahman, dan dimoderatori oleh Ulfah Mutiah Hizma. Dalam kegiatan kali ini, […]

  • Sukses, KSPPS BMT Soko Guru Ma'arif NU Jepara Gelar RAT

    Sukses, KSPPS BMT Soko Guru Ma’arif NU Jepara Gelar RAT

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Jepara – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Soko Guru Maarif Jepara, Rabu 26 Februari 2025 menggelar Rapat Anggota Tahunan ( RAT) Tutup Tahun Buku 2024. Kegiatan tahunan yang merupakan forum pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas selama satu tahun tersebut digelar di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Tampak hadir […]

  • UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.781
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pucakwangi mendapat monitoring dari LAZISNU PCNU Pati, Jumat (28/11/2025). Adapun monitoring ini dilakukan dalam rangka mewujudkan LAZISNU menuju lembaga filantropi terkemuka di Kabupaten Pati. Ketua UPZISNU Pucakwangi, Husaini, menekankan pentingnya monitoring dalam pengelolaan keuangan, terutama zakat, infak, dan sedekah […]

  • PP Ansor : Radikalisme Agama Sengaja Dibuat untuk Hancurkan NKRI

    PP Ansor : Radikalisme Agama Sengaja Dibuat untuk Hancurkan NKRI

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Ansor Cabang Pati menggelae kopdar Minggu (28/7) siang. Kopdar bertajuk Membaca Arah Radikalisme di Bumi Nusantara Ini sedikitnya dihadiri oleh 500 peserta dari seluruh pelosok Kabupaten Pati. Peserta kopdar sedang khusyuk menyimak pemaparan pemantik Berlokasi di Rumah Joglo Al Qur’an, Ponpes Al Manaj, Semampir, Pati, para peserta antusias menerima pemaparan pemantik. K. Yusuf Hasyim, […]

  • PCNU-PATI

    Belahan Jiwa Al-Musthafa

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 1.281
    • 0Komentar

    Fatimah al-Zahra, adalah putri bungsu Rasulullah SAW. Ia adalah satu-satunya putri Rasulullah SAW yang memiliki anak keturunan. Tiga kakak perempuannya, Zainab, Ruqayyah, dan Ummu Kultsum, tidak mempunyai anak, Dari Rahim Fatimah, lahir Hasan dan Husain, cucu tersayang Rasulullah SAW. Karena itu pula, Fatimah sangat dicintai dan amat disayang Rasulullah SAW, sebab ia menjadi penerus garis […]

expand_less