Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Fatayat NU Margorejo Gencarkan Penataan Kader Berbasis Digital

Fatayat NU Margorejo Gencarkan Penataan Kader Berbasis Digital

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
  • visibility 15.394
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or id – Mengawali gerak organisasi di masa khidmat periode 2026–2031, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (FNU) Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, langsung tancap gas. Melalui Bidang Pendidikan dan Pengkaderan, badan otonom pemudi NU ini meluncurkan program perekrutan sekaligus pendataan anggota baru secara digital.

Ketua PAC Fatayat NU Margorejo, Guruh Sri Susanti, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk mempermudah para pemudi di wilayah Margorejo yang telah memasuki usia Fatayat dalam menginput biodata mereka.

​”Kami menyediakan link pendataan khusus. Selain mempermudah sahabat-sahabat, ini juga menjadi ikhtiar kami dalam merapikan database organisasi, sehingga jumlah riil kader di wilayah Margorejo dapat terhitung dengan akurat,” ujar dia saat mengadakan pertemuan di Masjid Miftahul Falah Ngawen, Ahad (32/5/2026).

​Kegiatan rutinan ini juga dihadiri oleh Pembimbing PAC Fatayat NU Margorejo, Abah Jalil. Dalam arahannya, Jalil memberikan motivasi spiritual dan organisatoris agar para kader Fatayat terus bergerak meningkatkan kapasitas diri.

​”Kader Fatayat harus mampu memberdayakan diri secara mandiri. Hal ini penting dalam rangka menjaga marwah dan martabat Fatayat NU, khususnya di jajaran Anak Cabang Margorejo,” pesan Abah Jalil di hadapan puluhan kader yang hadir.

​Dalam forum tersebut, pengurus juga memberikan edukasi mengenai pentingnya berproses di Badan Otonom (Banom) NU sesuai tingkatan usia. Perempuan yang sudah memasuki usia produktif pasca-IPPNU diimbau untuk segera melebur ke dalam gerbong Fatayat NU.

​Hal ini ditegaskan agar para kader tidak salah masuk wadah berproses. Berada di lingkungan (circle) dengan usia yang setara akan mempermudah ruang komunikasi.

​”Kalau usianya setara, kita bisa belajar bersama tanpa ada rasa sungkan atau pekewuh. Di Fatayat inilah tempat yang pas untuk memperdalam ilmu, baik untuk kemaslahatan duniawi maupun bekal akhirat,” imbuh Guruh.

​Menjawab dinamika kader yang mayoritas merupakan ibu muda, PAC Fatayat NU Margorejo menegaskan bahwa memiliki anak balita bukanlah sebuah halangan untuk tetap aktif di NU. Mengingat Fatayat adalah fase usia produktif, membawa anak ke dalam pertemuan-pertemuan rutin adalah hal yang lumrah dan sangat dimaklumi.

​Pihak pengurus mengingatkan agar anak jangan sampai dijadikan alasan untuk menarik diri dari majelis ilmu dan organisasi.

​”Jangan jadikan anak sebagai alasan untuk tidak bisa ber-Fatayat. Hal semacam itu justru dikhawatirkan bisa membuat anak menjadi fitnah (penghalang kebaikan). Bawalah mereka, biarkan mereka akrab dengan suasana majelis sejak dini,” tegas dia.

​Melalui momentum periode baru ini, PAC Fatayat NU Margorejo berkomitmen untuk terus bergerak maju berlandaskan ilmu pengetahuan. Visi besar yang diusung adalah membentuk perempuan NU yang berkarakter, mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, serta senantiasa berakhlakul karimah demi menggapai rida Allah SWT. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terdampak Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Lakukan Observasi UMKM

    Terdampak Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Lakukan Observasi UMKM

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Kemarin melakukan observasi terhadap pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 . Pandemi Covid-19 ini memberikan pengaruh yang cukup siginifikan terhadap aspek kehidupan, tidak terkecuali Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang juga terkena dampak dari pandemi Covid-19 tersebut. Kasno, salah satu pembuat tempe dari Desa Tambakromo Kecamatan Tambakromo mengeluhkan menurunkannya […]

  • MI Ma’arif Gondang Catat Sejarah di Turnamen Mini Soccer GARUDA CUP U-10

    MI Ma’arif Gondang Catat Sejarah di Turnamen Mini Soccer GARUDA CUP U-10

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Wonosobo – Pada 18-19 Januari 2025, Lapangan Tamansari, Demak, menjadi ajang bergengsi untuk turnamen mini soccer anak-anak dalam kategori usia 10 tahun. Turnamen GARUDA CUP U-10 Regional Semarang ini diselenggarakan oleh Komunitas Sepakbola Garuda Anak Nusantara, yang bertujuan mengasah bakat sepakbola di kalangan anak-anak usia dini di Provinsi Jawa Tengah. Salah satu pemain yang […]

  • PCNU - PATI

    PC Fatayat NU Pati, mengadakan Festival Rebana Se Kab Pati

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati mengadakan Fastival Rebana Se Kab Pati, atas kerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Pati, bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, Ahad 3/7 Festival Rebana ini bertujuan untuk melestarikan budaya Islam serta ajang silaturahmi. “Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian dalam harlah Fatayat […]

  • Pelantikan Pengurus PMII Rayon Tarbiyah Staip Dibarengkan dengan Mapaba

    Pelantikan Pengurus PMII Rayon Tarbiyah Staip Dibarengkan dengan Mapaba

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Sedikitnya lima puluh mahasiswa baru Jurusan Tarbiyah Stai Pati mengikuti Mapaba (Masa Penerimaan Anggota Baru) 2019 di Ponpes al Akrom, Banyuurip, Margorejo. Mereka adalah para mahasiswa yang terdaftar dalam organisasi kemahasiswaan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Mapaba yang digawangi oleh pengurus PMII Rayon Tarbiyah Stai Pati ini kiranya akan berlangsung selama tiga hari. Hari ini, […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Keputusan Bahtsul Masail Maudhu’iyah

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Di bumi Nusantara (Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI) terdapat tradisi danbudaya dalam sistem pengimplementasian ajaran agama, sehingga hal itu menjadi ciri khasIslam di Nusantara yang tidak dimililiki dan tidak ada di negeri lain. Perbedaan tersebutsangat tampak dan dapat dilihat secara riil dalam beberapa hal, antara lain:

  • Pendidikan Responsif Gender

    Pendidikan Responsif Gender

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

     Oleh : Sulistiani* Gender merupakan perlabelan atas laki-laki dan perempuan. Kontruksi ini tidak lagi membedakan laki-laki dan perempuan atas perbedaan seks yang dimiliki. Secara mendasar gender berbeda dari jenis kelamin biologis. Jenis kelamin biologis merupakan pemberian, kita dilahirkan sebagai seorang laki-laki atau seorang perempuan. Seperti halnya yang di kemukakan Hartian Silawati dalam buku Gender & […]

expand_less