Fatayat NU Margorejo Gencarkan Penataan Kader Berbasis Digital
- account_circle admin
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 15.269
- comment 0 komentar

Fatayat NU Margorejo Gencarkan Penataan Kader Berbasis Digital
Pcnupati.or id – Mengawali gerak organisasi di masa khidmat periode 2026–2031, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (FNU) Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, langsung tancap gas. Melalui Bidang Pendidikan dan Pengkaderan, badan otonom pemudi NU ini meluncurkan program perekrutan sekaligus pendataan anggota baru secara digital.
Ketua PAC Fatayat NU Margorejo, Guruh Sri Susanti, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk mempermudah para pemudi di wilayah Margorejo yang telah memasuki usia Fatayat dalam menginput biodata mereka.
”Kami menyediakan link pendataan khusus. Selain mempermudah sahabat-sahabat, ini juga menjadi ikhtiar kami dalam merapikan database organisasi, sehingga jumlah riil kader di wilayah Margorejo dapat terhitung dengan akurat,” ujar dia saat mengadakan pertemuan di Masjid Miftahul Falah Ngawen, Ahad (32/5/2026).
Kegiatan rutinan ini juga dihadiri oleh Pembimbing PAC Fatayat NU Margorejo, Abah Jalil. Dalam arahannya, Jalil memberikan motivasi spiritual dan organisatoris agar para kader Fatayat terus bergerak meningkatkan kapasitas diri.
”Kader Fatayat harus mampu memberdayakan diri secara mandiri. Hal ini penting dalam rangka menjaga marwah dan martabat Fatayat NU, khususnya di jajaran Anak Cabang Margorejo,” pesan Abah Jalil di hadapan puluhan kader yang hadir.
Dalam forum tersebut, pengurus juga memberikan edukasi mengenai pentingnya berproses di Badan Otonom (Banom) NU sesuai tingkatan usia. Perempuan yang sudah memasuki usia produktif pasca-IPPNU diimbau untuk segera melebur ke dalam gerbong Fatayat NU.
Hal ini ditegaskan agar para kader tidak salah masuk wadah berproses. Berada di lingkungan (circle) dengan usia yang setara akan mempermudah ruang komunikasi.
”Kalau usianya setara, kita bisa belajar bersama tanpa ada rasa sungkan atau pekewuh. Di Fatayat inilah tempat yang pas untuk memperdalam ilmu, baik untuk kemaslahatan duniawi maupun bekal akhirat,” imbuh Guruh.
Menjawab dinamika kader yang mayoritas merupakan ibu muda, PAC Fatayat NU Margorejo menegaskan bahwa memiliki anak balita bukanlah sebuah halangan untuk tetap aktif di NU. Mengingat Fatayat adalah fase usia produktif, membawa anak ke dalam pertemuan-pertemuan rutin adalah hal yang lumrah dan sangat dimaklumi.
Pihak pengurus mengingatkan agar anak jangan sampai dijadikan alasan untuk menarik diri dari majelis ilmu dan organisasi.
”Jangan jadikan anak sebagai alasan untuk tidak bisa ber-Fatayat. Hal semacam itu justru dikhawatirkan bisa membuat anak menjadi fitnah (penghalang kebaikan). Bawalah mereka, biarkan mereka akrab dengan suasana majelis sejak dini,” tegas dia.
Melalui momentum periode baru ini, PAC Fatayat NU Margorejo berkomitmen untuk terus bergerak maju berlandaskan ilmu pengetahuan. Visi besar yang diusung adalah membentuk perempuan NU yang berkarakter, mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, serta senantiasa berakhlakul karimah demi menggapai rida Allah SWT. (Angga/LTN)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar