Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kecerdikan Penyair Qaba’sara Melawan Hajjaj bin Yusuf

Kecerdikan Penyair Qaba’sara Melawan Hajjaj bin Yusuf

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
  • visibility 863
  • comment 0 komentar

Oleh :  Muhammad Rofiq

Siapa yang tak kenal dengan Hajjaj bin Yusuf. Seorang gubernur Irak yang terkenal tegas dan kejam dimasa pemerintah Khalifah Abdul Malik bin marwan, apapun yang menjadi rintangan bagi Hajjaj bin yusuf akan dilibas olehnya tanpa pandang bulu. Namun dibalik kisahnya itu, ia pernah kalah cerdik oleh seorang penyair bernama Qaba’sara. Qaba’sara sendiri merupakan salah satu penyair terkenal dari kalangan Khawarij pada masanya. Lalu seperti apakah kisah mereka berdua.

Alkisah, pada suatu hari Qaba’sara dan beberapa temannya sedang bercengkerama santai di kebun anggur. Mereka pun membahas berbagai hal tentang kehidupan mereka, sampai ketika salah satu temannya membahas tentang perilaku Hajjaj bin yusuf. Seketika itu Qaba’sara menimpali percakapannya seraya  berdoa, “ Ya Allah, Hitamkanlah wajahnya, Penggallah kepalanya dan berilah saya minuman dari darahnya,”. Namun saat itu Qaba’sara tidak tahu bahwa ada seseorang yang diam-diam yang melaporkan doanya ke Hajjaj bin yusuf. Sehingga doanya itu memancing amarah Hajjaj bin yusuf. Setelah berita itu sampai ke telinga Qaba’sara, Hajjaj memerintahkan para prajuritnya untuk menangkap dan memenjarakan Qaba’sara. Sampai ketika Hajjaj ingin menyiksanya, Hajjaj berkata kepada Qaba’sara, “ Apakah kau, orang yang berdoa seperti yang ceritakan oleh prajuritku ? ”

Qaba’sara pun menjawab, “ Benar, memang akulah yang berdoa seperti itu. Tetapi yang aku kehendaki dari doa itu adalah perasan anggur bukan dirimu,”

Mendengar jawaban Qaba’sara, Hajjaj pun sudah tahu bahwa Qaba’sara hanya pura-pura memalingkan arti doanya itu agar ia tidak terkena hukuman darinya.

Lalu Hajjaj berkata,” Kalau begitu, akan kuikat kau dengan adham,”

Hajjaj menghendaki arti dari “ adham ” adalah tali besi yang sangat hitam. Namun Qaba’sara mencoba memalingkan arti “ adham ” dengan arti kuda hitam dan kuda putih

Qaba’sara pun menjawab ancaman Hajjaj bin yusuf dengan santai,“Kau baik sekali kepadaku, memang biasanya seorang pemimpin sepertiku akan diberi kendaraan berupa  kuda hitam dan kuda putih.

Hajjaj pun geram dengan permainan kata-kata Qaba’sara, Lalu dengan nada emosi Hajjaj berkata, “ Bukan adham yang seperti itu yang ku kehendaki. Namun “adham” yang berupa “hadid” yaitu rantai besi. Lagi-lagi dengan kecerdikan dalam memainkan kata-kata, Qaba’sara memalingkan arti “hadid” kemakna yang lain.Qaba’sara pun menjawaba ancaman Hajjaj, “Memang benar, memang kuda yang cepat larinya lebih bagus daripada kuda yang lambat larinya.

Hajjaj bingung mengahadapi Qaba’sara yang cerdik dalam memainkan kata-kata. Namun ia pun tahu bahwa itu semua hanya tipu muslihat dari Qaba’sara agar ia terbebas dari hukumannya. Hingga akhirnya Hajjaj memerintahkan prajuritnya agar tetap  membelenggu Qaaba’sara. Namun ketika prajutnya ingin membelunggunya Qaba’sara tiba-tiba ia berkata, “ Maha suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya “

Lalu Hajjaj memerintahkan prajuritnya untuk melepaskan dan menghempaskan Qaba’sara ke tanah. Lagi-lagi ketika hendak dilepaskan,  Qaba’sara berkata lagi, “ Darinya (tanah) itulah Kami menciptakan kamu dan kepadanyalah Kami akan mengembalikan kamu”. Melihat tingkah laku Qaba’sara, akhirnya Hajjaj pun memutuskan untuk mengampuni Qaba’sara. Setelah kejadian itu, terlihat bahwa Hajja bersikap baik kepada Qaba’sara.[i]


[i] Syekh Yasin Fadani, Husnu Syiyaghoh, (Rembang: Maktabah Al-Anwariyah, Th) hal, 129.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

    Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(Lakpesdam) NU Pati telah meluncurkan Jurnal Khittahnya edisi II. Jurnal yang terbit satu tahun dua kali secara berkala pada edisi kali ini mengangkat Wiraswasta Strategi Kemandirian NU, melalui tema tersebut dengan harapan warga Nahdliyin akan bermandiri dalam hal ekonomi. “Untuk sementara ini Lakpesdam konsentrasi dalam kajian dan penelitian, sedangkan […]

  • Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.789
    • 0Komentar

      Karnaval Nusantara menjadi puncak kemeriahan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah yang digelar di Buper Candrabirawa, Ungaran. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Sako Pandu Ma’arif PBNU, Mujiburrahman. Peserta dari berbagai kabupaten dan kota tampil mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. Arak-arakan budaya tersebut menampilkan kekayaan tradisi Nusantara yang memukau para […]

  • IPNU-IPPNU MA Robin Pakis Gelar Pemilu

    IPNU-IPPNU MA Robin Pakis Gelar Pemilu

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    TAYU – Rabu, 4 September 2019, IPNU-IPPNU Komisariat MA Raudlatut Tholibin (Robin) Pakis Kec. Tayu menggelar pesta demokrasi untuk memilih ketua baru masa khidmat 2019-2020. Berlangsung di halaman madrasah, acara ini diikuti dengan antusias oleh para anggota. Baik IPNU maupun IPPNU, masing-masing memunculkan 3 kandidat calon ketua. Sebelum proses pemilihan, para kandidat berkesempatan tampil untuk menyampaikan […]

  • NU Salurkan 1000 Paket Sembako Gratis Via Lazisnu

    NU Salurkan 1000 Paket Sembako Gratis Via Lazisnu

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Ribuan beras kemasan siap distribusi dikumpulkan dari para aghniya untuk diberikan kepada kaum dhuafa melalui Lazisnu Kabupaten Pati  PATI-Lembaga Amil Zakat dan Sedekah kepunyaan Nahdlatul Ulama atau Lazisnu Pati, membagikan 1000 paket sembako, Kam8s (9/4). Hal ini ditujukan kepada kaum dhuafa ditengah wabah covid 19. Adapun isi masing-masing paket adalah berupa beras 1,5 kg dan […]

  • Hari Pertama Ta'aruf, Siswa Ma'arif Diingatkan untuk Jaga Marwah NU

    Hari Pertama Ta’aruf, Siswa Ma’arif Diingatkan untuk Jaga Marwah NU

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.740
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah telah berlangsung. Setiap sekolah dan madrasah berusaha memperkenalkan khazanah masing-masing kepada peserta didik baru. Yayasan Al Ma’arif Gembong secara serentak melakukan Apel Pembukaan Masa Taaruf Siswa Baru pada Selasa (14/7) lalu di lapangan Kavoc Gembong. Dalam agenda yang diikuti oleh peserta didik baru mulai […]

  • PCNU-PATI

    Ratusan Santri Pati Ziarah di Makam Gus Hasyim

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melaksanakan apel sekaligus berziarah di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, Selasa (22/10/2024) sore. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2024. Satusan santri mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Kegiatan apel sekaligus ziarah dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko. Usai apel, rombongan […]

expand_less