Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Hobinya adalah Masa Depannya

Hobinya adalah Masa Depannya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
  • visibility 302
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Beberapa waktu lalu, saya diperkenalkan dengan seorang aktivis perempuan oleh salah satu kawan baik saya. Seorang novelis dan penggiat literasi.  Perempuan yang memiliki segudang kesibukan dari mulai menjadi ibu rumah tangga sampai menjadi jurnalis media, berbagi pengalaman tentang lika liku perjalanan hidupnya.

Sejak kecil ia sudah gemar membaca dan menulis. Hingga saat ini ia telah mengeluarkan banyak karya fiksi. Karya-karyanya beberapa sudah tercetak dan sebagian lainnya bisa dibaca melalui platform media, salah satunya  APP KBM.

Ia menceritakan bagaimana hobinya yang sejak kecil itu didukung penuh oleh keluarganya. Keluarga adalah lingkungan terkecil dalam lingkup kehidupan ini. Maka bagaimana tumbuh kembang anak, tergantung lingkungan yang ia tempati tersebut. Jika dari lingkungan keluarganya sudah mendukung, saling terbuka, dan sering melakukan dialog, maka kelak hingga dewasa anak ini akan tumbuh menjadi pribadi yang punya pemikiran terbuka juga.

Berbeda jika lingkungan keluarganya toxic. Salah satu tanda toxic adalah jika seluruh anggota keluarga harus patuh dan memenuhi keinginan dari satu pihak saja. Maka jika hal ini dibiarkan, bisa jadi lambat laun anak akan menjadi pribadi yang demikian juga. Karena seringkali kita tak mau mengajak anak untuk mengobrol atau berdiskusi perihal apa yang mereka suka dan perihal cita-citanya.

Saat anak menyebutkan cita-citanya ingin menjadi apa, kebanyakan kita hanya menganggapnya sebelah mata. Kita mengabaikan keinginannya tersebut. Karena menurut kita mereka masih kecil masih suka gonta ganti cita-cita. Dan yang kita lakukan adalah memaksa mereka untuk mengikuti kemauan kita. Alasannya agar tak dianggap berbeda dengan anak-anak yang lainnya.

Meski sebetulnya kita juga tahu bahwa dunia pendidikan dasar tak melulu SD, SMP, dan SMA. Ada pendidikan lain semacam sekolah khusus atau sekolah kejuruan. Mengapa saat anak kita menyebutkan hobi atau kegemarannya kita tak mendukung dengan memasukkannya pada sekolah khusus tersebut? Justru terkadang kita malah mengabaikan hobinya dengan memberikan pilihan tanpa ajakan diskusi untuk mengambil sekolah umum seperti anak-anak yang lain.

Mengapa kita tak berfikir, sebagai orang tua kita harus mendukung penuh hobi anak dengan cara mengarahkan dan menemani prosesnya agar hobinya tersebut suatu saat menjadi kenyataan. Sama seperti kisah perempuan yang dikenalkan kawan saya waktu itu. Hobinya sejak kecil mendapat dukungan penuh dari lingkungan keluarganya. Sehingga saat ini ia telah sukses menjadi penulis novel dan jurnalis di salah satu media.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - UPZISNU Kalimulyo Santuni Yatim dan Sumbang Masjid

    UPZISNU Kalimulyo Santuni Yatim dan Sumbang Masjid

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    UPZISNU NU-CARE Desa Kalimulyo Kec. Jakenan memberikan santunan anak yatim dan bantuan pembangunan masjid setempat, senilai Rp 10 juta, Kamis, malam (28/04). Selain santunan untuk anak yatim, diberikan juga bingkisan untuk imam masjid dan musala. Penyerahan dilaksanakan bersamaan dengan acara Malam Khataman yang digelar di Masjid Baitul Abidin Kalimulyo. Ketua UPZISNU Kijingan Kalimulyo, dalam sambutannya […]

  • Photo by Richard Stachmann

    Pesantren dan Pembangunan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Sebagaimana kita ketahui pesantren merupkan tempat untuk menimba ilmu baik agama maupun umum, sehingga pesantren dapat diartikan sebagai pusat pendidikan bagi santri maupun masyarakat. Mengingat pesantren sekarang ini sudah banyak mengalami perubahan baik dari segi pendidikan, gedung, dan trasformasi sosial terhadap lingkungan sekitar. Sehingga pesantren di era sekarang ini bisa disebut […]

  • Foto: Suasana takbir keliling di Desa Pancasila Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

    Potret Takbir Keliling di Desa Pancasila Pati, Non IsIam Ikut Menikmati

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

      Pati – Takbir Keliling di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berjalan meriah, Minggu (30/3/2025). Kaum non IsIam atau nonis ikut menikmati takbir keliling di desa yang berjuluk Desa Pancasila itu. Desa Jrahi dijuluki Desa Pancasila lantaran keanekaragaman agama yang dianut warganya. Desa Jrahi memiliki warga yang menganut tiga agama. Yakni IsIam, […]

  • FKPT Jateng Berperan Aktif dalam Persiapan Survei Risiko Terorisme 2025

    FKPT Jateng Berperan Aktif dalam Persiapan Survei Risiko Terorisme 2025

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang, 14 Mei 2025 – Kabid Pengkajian dan Penelitian Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Ahmad Ro’uf, aktif berpartisipasi dalam Sosialisasi Survei Indeks Risiko Terorisme (IRT) Tahun 2025 yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan pelaksanaan survei IRT secara nasional guna memetakan potensi ancaman terorisme […]

  • PCNU-PATI

    Dari Keyakinan Menjadi Pembelaan

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Oleh :  Niam At Majha Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai peran penting dalam pembentukan sejarah Indonesia. Termasuk pilar utama tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sampai saat ini. Sejarah NU adalah sejarah umat, sejak terbentuknya tahun 1926 NU telah menunjukkan kekuatan-kekuatannya dalam memadukan tradisi masyarakat dengan tradisi keagamaan. Karena tradisi Islam Indonesia adalah tradisi terhadap ulama, […]

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Perempuan itu Makhluk Bebas

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Tadi malam saat tengah bersantai, tiba-tiba handphone saya bergetar. Rupanya ada panggilan video call masuk dari teman-teman semasa kuliah. Bermaksud untuk melepas kerinduan. Kami saling berbagi kabar dan bercerita perihal kesibukan masing-masing. Selain itu mereka juga saling curhat perihal apa saja, yang salah satunya tentang asmara. Dan saya hanya sebagai pendengar setia, […]

expand_less