Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Recehan

Recehan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
  • visibility 337
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Kemarin saat selesai makan siang dan rehat sejenak saya mendengarkan salah satu teman saya yang beberapa waktu lalu telah mengikuti pendidikan untuk memantapkan keyakinan, keloyalitasan, perjuangan dalam mengahadapi tantangan zaman, yang makin kesini makin membingungkan.

Selama sepekan mengikuti pendidikan tersebut naluri perjuangannya makin meningkat, bahkan jika ada panggilan pengabdian dan perjuangan langsung cap cus berangkat.

Hingga saat ini ketika tulisan ini saya masih terngiang dengan cerita kisah tanpa kasih teman saya tersebut. Mengemukakan jika mengumpulkan uang recehan untuk semua kemaslahatan itu tak ada fungsinya. Dan anehnya lagi yang mengatakan tersebut adalah narasumber yang mencari sumber dari pendidikan itu, meskipun notabenenya orang tersebut adalah politikus, pemain yang sedikit rakus dan lain seterusnya.

Seharusnya, ketika saya dan Anda sudah berusaha mengikrarkan diri untuk sebuah pengabdian tentu jerih payah, atau pun program-program ide baik yang level recehan atau pun level gebokan, semuanya saling menopang satu sama lainnya. Jadi tak ada yang lebih utama, lebih bagus, lebih efektif dan lebih aktif. Sebab dalam sebuah pengabdian seharusnya tanpa ada pengharapan. Meskipun recehan akan tetapi hal tersebut dengan niatan untuk kesejahteraan umat.

Maka, Parodi hari Rabu ini, berusaha mengutaran unek unek terkait orang yang merasa lebih tinggi akan tetapi orang tersebut masih saja menganggap recehan itu tak penting. Karena orang tersebut tak memahami, mengerti dan melihat secara langsung bagaimana sebuah recehan bisa menghasilan, layanan layanan gratis, gerai gerai pelayan umat tanpa harus menggunakan pelayanan yang ketat.

Bahkan lebih dari itu, seharusnya dari recehan tersebut kita bisa saling melengkapi dan saling mempercayakan diri. Saling menopang saling menjaga, yin dan yang harus bisa berimbang.

Demikian tulisan Parodi ini, apabila awal tulisan hingga akhir tulisan ada hal yang tak berkenan atau pun tak bisa dipahami sebab alurnya zig zag , semuanya di karenakan komponennya sedang naik turun tak karuan. Sebab naik turunya adalah ritme yang harus dilalui. Sekian. Terima kasih.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Gembong Bocorkan Konsep Agenda Hari Santri

    NU Gembong Bocorkan Konsep Agenda Hari Santri

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    GEMBONG – Hari Santri Nasional (HSN) yang biasa diperingati setiap 22 Oktober memang masih cukup jauh. Namun, MWC NU Gembong telah mempersiapkan kegiatan untuk mengenang jasa para santri tersebut. Jumat (9/9) siang, MWC NU Gembong melangsungkan rapat untuk membahas kegiatan tersebut. Personel rapat pun beragam guna memperoleh ide-ide dan gagasan baru untuk memperingati HSN 2022. […]

  • PCNU-PATI

    Pergolakan Permikiran Islam

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Ahmad Wahib meninggal dalam usia yang masih muda. Sebuah sepeda motor dengan kecepatan tinggi telah menabraknya dipersimpangan jalan Senen Raya-Kalilio. Peristiwa itu terjadi tanggal 31 Maret malam tahun 1973. Ketika itu Wahib baru saja keluar dari kantor Majalah Tempo, tempat ia bekerja sebagai calon reporter. Tragisnya, pengemudi motor tersebut adalah seorang pemuda, justru bagian dari […]

  • PCNU-PATI Photo by Ben_Kerckx

    Suami Khayalan

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Apa mbak ini calon istrinya Mas Faris?” Tanya Bi Misih sambil mengamati gadis di depannya. Ia fokus pada gaun pengantin yang dikenakan si gadis. “Tidak. Kami baru saja ketemu.” “Ooh.” Bik Misih tersenyum. “Mari ikut saya,” lanjutnya mengajak gadis cantik itu masuk ke dalam. —– “Nah, gini lebih cantik. Masyaallah.” Bik […]

  • Ilustrasi Genghis Khan (dok. Artstation/@Thahn Tuan)

    Genghis Khan dan Rajawalinya

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Gengis Khan, seorang raja bengis dan kejam dari Mongolia, mempunyai burung Rajawali. Suatu ketika burung Rajawalinya menumpahkan cawan yang berisi air yang hendak diminum Gengis Khan. Ketika cawan itu diisi kembali, pada saat itu pula Rajawali menumpahkannya. Gengis Khan kesal bukan main. Sekali lagi menumpahkan air yang hendak diminumnya, Rajawalinya […]

  • PCNU - PATI

    Cara Hidup Islam

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Ciri utama dari Din Al-Islam ialah ia tidak membenarkan sesuatu pertentangan,juga pemisahan yang ketara antara kehidupan kerohanian dan kehidupan dunia.Islam tidak sekadar membataskan dirinya untuk membina ketinggian kerohaniandan akhlaq semata-mata. Ruang lingkup peraturan yang dikemukakannyamencakupi segenap bidang kehidupan insan. la hendak melahirkan bukan sahajaketertiban hidup diri perseorangan malah ketertiban hidup masyarakat manusiaseluruhnya ke dalam pola-pola […]

  • Porsema XIII Wonosobo Siap Digelar, Gubernur Jateng Beri Dukungan Penuh

    Porsema XIII Wonosobo Siap Digelar, Gubernur Jateng Beri Dukungan Penuh

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 516
    • 0Komentar

    SEMARANG – Dalam rangka mematangkan persiapan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII tingkat Jawa Tengah, Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Senin (11/8/2025) di Kantor Gubernur Jawa Tengah. Audiensi ini juga dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ketua LP […]

expand_less