Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Air Doa

Air Doa

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
  • visibility 413
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Masaru Emoto, profesor air asal Jepang pada tahun 1990-an mealukan uji coba memukau. Pak Prof ini memasukkan air ke dalam beberapa botol dan melabelinya dengan pesan positif dan negatif, lalu ia memasukkannya ke dalam lemari pendingin.

Botol air yang ditempel dengan pesan positif (terimakasih, cinta, wa akhowatiha) kristalnya menjadi lebih indah dibanding dengan botol berlabel kata-kata negatif (aku benci, jahat, dan lain-lain). 

Ternyata birahi intelektual Emoto belum klimaks. Ia meneruskan risetnya dengan menaruh air dalam gelas dan membunyikan musik heavy metal. Di ruang dan waktu yang berbeda, Emoto melakukan hal yang sama, hanya saja, kali ini, air teraebut diperdengarkan dengan doa-doa dan ‘kalimat thayyibah’.

Hasilnya, air dengan ‘kalimat thayyibah’ memiliki kristal yang jauh lebih indah daripada heavy metal. 

Akrab dengan Air

Di Indonesia, menggunakan air dalam segala aktifitas telah menjadi keseharian pribumi. Mulai pengairan hingga pengobatan, baik sakit mental maupun badan semua menggunakan air. 

Para ulama sering menggunakan media air untuk kepentingan ke dua itu. Air yang telah didoakan diminumkan ke yang bersangkutan, atau dibuat cuci muka, dicampur di bak mandi, disiram-siramkan mengelilingi rumah dan tempat usaha serta masih banyak lagi metodenya. 

Tujuannya pun beragam: biar kalis penyakit, suami yang digondol pelakor bisa balik pulang ingat anak-istri, warung yang sepi bisa laris manis, aura muka bisa berkharisma, scurity system anti tuyul dan masih banyak lagi. 

Bukan secara kebetulan, hasil riset Emoto ini linier dengan kebiasaan ulama Nusantara. Para romo yai sebenarnya telah faham betul konsep ‘air doa’. Hanya saja media untuk melakukan riset, atau kesadaran untuk itu memang masih minim. 

Air Doa

Baru-baru ini, beredar video seorang aktivis berjas biru menyiram air ke muka pejabat yang ia nilai kontradiksi dengan kepentingan rakyat. Ia mengklaim, bahwa air itu adalah air doa. 

Barangkali ini adalah terobosan baru untuk mendoakan sesama. Bukan cuma dengan amin-amin – al faatihah, namun juga dengan metode Masaru Emoto, air doa. 

Penilaian pro dan kontra pun sudah menjadi keniscayaan setiap ada sesuatu yang unik lagi kontroversial. Penulis sendiri menilai, langkah ini kurang etis. Hanya saja, penulis bisa merasakan sakitnya dijanji-janjikan.

Demo yang menguras keringat, orasi yang bikin serak hingga amin-amin al faatihah bahkan tidak bisa membuka pintu hati pejabat yang lalim, lantas dengan cara apa suara rakyat sampai ke dinding-dinding parlemen dan eksekutif. Mungkin itu juga yang dirasakan mahasiswa tadi. Mungkin pula, langkah menyiram air doa ini cukup berdampak. 

Dengan ‘mandi air doa’, barangkali kristal-kristalnya bisa mengaliri tubuh pejabat, memasuki pori-porinya dan nyatru aura negatif yang ada. 

Lalu penulis mulai berangan-angan, dengan metode ini, semua pejabat di Indonesia yang judes jadi ramah, yang korup jadi sembuh, yang tidak kompeten–dengan lilaning manah–segera mundur. 

Berkah air doa, cita-cita Pak Sudharnoto segera lunas, ‘rakyat adil makmur sentosa pribadi bangsaku. Maju maju maju ayo maju, ayo maju maju’. Amiin. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC IPNU IPPNU Tambakromo Kirim 3 Kadernya Untuk Mengikuti Lakmud Di Kudus

    PAC IPNU IPPNU Tambakromo Kirim 3 Kadernya Untuk Mengikuti Lakmud Di Kudus

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Tambakromo, PAC IPNU IPPNU Kecamatan Tambakromo Pati mengirimkan tiga anggotanya untuk mengikuti Latihan Kader Muda (LAKMUD) yang dilaksanakan oleh PAC IPNU IPPNU Bae Kudus. “Kami mengirimkan tiga kader untuk mengikuti jenjang kaderisasi Lakmud, seharusnya ada empat kader yang sudah mengikuti screaning dan sekolah kader. Jelas Dwi Nur Ketua IPPNU Tambakromo. Ketua IPPNU Tambakromo juga berharap agar […]

  • Selapanan dan Syukuran Garasi Om Second Semarang Digelar Bersama Jamaah Rabu Legi

    Selapanan dan Syukuran Garasi Om Second Semarang Digelar Bersama Jamaah Rabu Legi

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.127
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Tradisi keagamaan yang sarat nilai spiritual kembali dihidupkan melalui kegiatan Selapanan sekaligus Syukuran Garasi Om Second yang digelar pada Selasa malam Rabu Legi, 13 Januari 2026, bertempat di Garasi Om Second, Blok A.5 Perum Graha Mandiri Residence Patemon, Kecamatan Gunungpati, Semarang. ‎ ‎Kegiatan ini menjadi momentum rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus […]

  • Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Temanggung — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial di Hotel Indraloka Temanggung, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan dua narasumber […]

  • PCNU-PATI Photo by Debby Hudson

    Meraba Lagi Deruku

    • calendar_month Ming, 23 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Oleh : Nurul Badriyah Jum’at ini udara sangat dingin menusuk sampai kesendi –sendi tulang. Ngilu. Persis seperti hatiku. Huffft. Di tengah musim hujan seperti ini aku sering menemukan sebuah kenangan dalam setiap genangan, mengaliri hatiku yang terluka sebab cinta. Menghembuskan udara dingin dan sepi dalam setiap kerinduan. Yah, begitulah saat ini perasaanku. Hujan mewakili air […]

  • Pengurus MWCNU Jakenan di Lantik

    Pengurus MWCNU Jakenan di Lantik

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2017-2022 di lantik secara resmi oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, beberapa waktu yang lalu. Menjadi pengurus NU adalah tabungan di akhirat, kita berdakwah harus melalui niat yang ikhlas mengabdi sepenunya terhadap masyarakat, baik melalui agama, sosial dan penguatan ekonomi,             “Jajaran pengurus setelah kami lantik, […]

  • Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

    Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    SUKOLILO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Sukolilo baru saja memiliki hajat besar. Pergeseran kursi kepemimpinan pemudi NU kecamatan paling ujung selatan di Kabupaten Pati ini baru saja usai. Tepat sehari sebelum hari sumpah pemuda, PAC Fatayat NU Sukolilo ganti kepemimpinan.  Minggu (27/10) pagi, konferensi PAC Muslimat NU Sukolilo menggelar konferensi di Gedung Haji Sukolilo. […]

expand_less