Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Rozin dan Gus Yasin Kompak Dorong Skill Manajerial Santri melalui Bimtek di Pati

Gus Rozin dan Gus Yasin Kompak Dorong Skill Manajerial Santri melalui Bimtek di Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
  • visibility 10.933
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) PWNU Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren. Kegiatan yang berfokus pada diversifikasi olahan ikan lele ini dilaksanakan di Auditorium Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Pati, pada Jumat-Sabtu (17-18/4/2026).

​Acara ini diikuti oleh 40 perwakilan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) di wilayah Kabupaten Pati. Tujuannya, menjadikan koperasi sebagai sarana pendidikan sosial dan ekonomi bagi santri.

​Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), menekankan pentingnya kesadaran santri untuk terjun ke dunia kewirausahaan, khususnya di sektor pertanian dan perikanan.

​”Harapannya santri-santri tergugah memiliki kesadaran untuk bersedia menjadi entrepreneur pertanian, perikanan, dan kemudian itu menjadi salah satu fondasi kemandirian mereka. Baik kemandirian personal maupun kemandirian pesantren,” kata pengasuh Pesantren Maslakul Huda Kajen ini.

​Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), berharap agar ilmu yang didapat tidak hanya berhenti pada santri yang diutus pesantren untuk mengikuti pelatihan. Ia menekankan agar peserta membagikan informasi tersebut kepada pelaku unit usaha lain di yayasan atau pesantren masing-masing agar usaha yang ada bisa berjalan terus secara istiqomah.

​Gus Yasin menambahkan bahwa penggunaan teknologi sangat krusial untuk mengubah mindset negatif masyarakat terhadap dunia pertanian dan peternakan. Menurutnya, dengan teknologi, proses budidaya hingga pengemasan produk lele akan lebih maksimal dan menarik bagi para konsumen.

​Lebih dari itu, ia berharap pelatihan ini dapat membekali santri dengan kemampuan manajemen dan keterampilan pribadi yang bisa dibawa hingga mereka “boyong” dari pesantren.

​”Bukan hanya khidmah, tapi manajemen serta skill pribadi juga perlu dikembangkan. Harapannya saat di rumah nanti, keterampilan yang didapat di pesantren bisa diteruskan dan dikembangkan agar lebih berkah,” ucap dia.

Ia menegaskan, Pemprov Jateng berkomitmen terus menambah titik kegiatan serupa, di mana saat ini telah tercatat ada 12 titik kegiatan yang dikerjasamakan dengan PWNU Jawa Tengah.

Sementara itu ​Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jateng, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan produktivitas 113 pondok pesantren yang telah didata sejak akhir tahun lalu.

​”Kami melakukan pelatihan bagi para santri untuk mengubah produk hulunya, yaitu lele, menjadi produk hilir. Tujuannya agar usaha yang dikelola pesantren meningkat secara signifikan, baik dari pola pemasaran maupun penggunaan teknologinya,” ungkap Eddy. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Kristaps Ungurs

    Menunggu Panen

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Oleh : Ramli Lahaping Seiring waktu, Romi makin gandrung mengulang kebiasaannya. Setiap kali berada di waktu senggang, ia akan duduk di teras depan rumah punggunggnya untuk memandang-mandangi sepohon durian montong yang berada di sebelah kanan halamannya. Ia akan memperhatikan buah-buah pohon itu, sembari mengkhayalkan kenikmatan saat nanti ia menyantapnya.  Kebiasaan Romi itu tambah menjadi-jadi belakangan […]

  • PCNU-PATI

    Paradigma Kaum Terdindas

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Dalam memahami islam bukanlah dengan mengeluh dan meratap. Kita membahas penderitaan demi adanya suatu kesadaran akan penderitaan itu. Ajaran yang kita yakini yaitu islam harus menjadi landasan kerja, kegiatan, pemikiran. Memahami islam ada beberapa cara menurut Dr. Ali Syari’ati yaitu, Mengenal Allah atau islam dengan membandingkan dengan sesembahan lainnya, Kitab suci Al-Quran dengan kitab-kitab lainnya, […]

  • Islam Agama Kemanusiaan

    Islam Agama Kemanusiaan

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Di tengah krisis pemahaman keislaman otentik dan komprehensif, umat Islam membutuhkan pemikiran yang mampu menyegarkan dan membangkitkan paham keislaman yang moderat, toleran dan rahmatan lil ‘alamin. Pemahaman keislaman demikian pada gilirannya mampu merealisasikan kerukunan antar umat beragama dan antar aliran di internal Islam sendiri. Melalui bukunya ini, K.H. Husein Muhammad menyampaikan beberapa refleksi pemikirannya dalam […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan: Diniati, Dilakoni, Diistikamahi

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Datangnya 1 Ramadan 1445 H pada Selasa, 12 Maret 2024 yang ditetapkan melalui Sidang Isbath yang ditetapkan pemerintah dengan metode rukyatul hilal, menjadi momentum untuk mengawali menata niat, menaja hati untuk nglakoni (melakukan), dan istiqamah (istikamah). Jika sudah tertata, Ramadan menjadi bulan penyegaran spiritual bagi umat Islam di muka bumi. […]

  • Resolusi Jihad NU 22 Alasan Hari Santri

    Resolusi Jihad NU 22 Alasan Hari Santri

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

     Seperti yang di agendakan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yaitu ziarah  ke makam KH. Ahmad Sahal Mahfudz dan KH. Ahmad Mutamakin Kajen.  Sebelum pergi ziarah para peserta kirab terlebih dahulu singgah singgah di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati.  Kemudian mereka membaca Ikrar Santri yang dipimpin Aizudin Abdurrahman. Aizudin atau akrab disapa Gus Aiz […]

  • Ponpes Al-Asas Kajen Gelar Nobar 'Pesta Babi', Ajak Santri Bedah Permasalahan Ekologi di Papua

    Ponpes Al-Asas Kajen Gelar Nobar ‘Pesta Babi’, Ajak Santri Bedah Permasalahan Ekologi di Papua

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.909
    • 0Komentar

      PATI – Halaman Pondok Pesantren Al-Asas Mubtadi’in, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, dipadati ratusan santri dan masyarakat umum pada Kamis (14/5/2026) malam. Mereka berkumpul untuk menghadiri acara nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter terbaru karya Dandhy Laksono dan Cypri Dale yang berjudul “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”. ​Pengasuh Ponpes Al-Asas, Muhammad […]

expand_less