Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ramadan: Diniati, Dilakoni, Diistikamahi

Ramadan: Diniati, Dilakoni, Diistikamahi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
  • visibility 457
  • comment 0 komentar

 

Oleh Hamidulloh Ibda*

 

Datangnya 1 Ramadan 1445 H pada Selasa, 12 Maret 2024 yang ditetapkan melalui Sidang Isbath yang ditetapkan pemerintah dengan metode rukyatul hilal, menjadi momentum untuk mengawali menata niat, menaja hati untuk nglakoni (melakukan), dan istiqamah (istikamah). Jika sudah tertata, Ramadan menjadi bulan penyegaran spiritual bagi umat Islam di muka bumi. Selain puasa, banyak amalan-amalan seperti salat tarawih, salat witir, tadarus Al-Quran, zikir, sedekah dan amalan lain di bulan suci Ramadan bisa dilakukan umat Islam dan dinikmati seluruh manusia karena mereka mendapatkan cipratan berkah.

 

Ramadan, bulan suci dalam agama Islam, merupakan waktu yang penuh berkah, ampunan, dan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu ibadah yang paling menonjol selama Ramadan adalah puasa, di mana umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan aktivitas lainnya dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Di balik keterbatasan fisik ini, terdapat substansi yang mendalam dalam niat ibadah puasa yang patut dipahami.

 

Ramadan adalah bulan di mana Al-Quran, kitab suci umat Islam, pertama kali diwahyukan kepada Nabi Muhammad Saw. Selama Ramadan, umat Islam berusaha memperkuat ikatan spiritual mereka dengan Allah melalui puasa, shalat, bacaan Al-Quran, dan amal kebajikan lainnya. Selain itu, Ramadan juga merupakan waktu untuk introspeksi, pembaharuan spiritual, dan peningkatan kesadaran akan kebutuhan orang-orang yang kurang beruntung di masyarakat.

 

Diniaiti, Dilakoni, Diistikahami

Niat merupakan inti dari setiap ibadah dalam agama Islam, termasuk puasa. Niat adalah keputusan hati yang disertai dengan kesadaran dan tujuan yang tulus untuk melakukan suatu ibadah dengan mengikuti perintah Allah SWT. Dalam konteks puasa Ramadan, niat menjadi kunci yang menghidupkan makna dan nilai ibadah tersebut.

 

Terdapat sejumlah substansi niat puasa. Pertama, pokoknya ibadah terutama ibadah di bulan Ramadan bergantung niat hambanya. Kita perlu menegaskan ulang hadist Rasulullah Saw.

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ

 

Artinya “Sesungguhnya segala perbuatan itu tergantung pada niatnya”. (H.R Bukhari dan Muslim).

 

Kedua, niat, praktik dan istikamah menjadi bentuk kesadaran spiritual. Niat, praktik dan istikamah dalam ibadah di bulan puasa mencerminkan kesadaran spiritual seseorang terhadap kehadiran Allah dalam hidupnya. Dengan niat yang kuat, seseorang mengakui dan memperkuat ikatan batinnya dengan Allah Swt.

 

Kedua, Kepatuhan terhadap ajaran Islam. Niat puasa merupakan manifestasi dari ketaatan seseorang terhadap ajaran Islam. Dengan membuat niat puasa, seseorang meneguhkan komitmen untuk mengikuti perintah Allah dan menjalankan ibadah sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

 

Ketiga, menghargai nikmat-nikmat Allah. Dengan membuat niat puasa, seseorang juga mengakui dan menghargai nikmat-nikmat yang diberikan Allah SWT, termasuk nikmat makanan dan minuman yang seringkali diambil sebagai hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari.

 

Keempat, ketulusan hati. Niat puasa haruslah tulus, murni, dan ikhlas semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT. Ketika seseorang bertekad puasa dengan niat yang tulus, maka setiap aktivitas yang dilakukan selama puasa akan menjadi amalan yang bernilai di sisi Allah.

 

Niat yang tidak sah atau tidak tulus dalam ibadah puasa dapat mengurangi atau bahkan membatalkan nilai ibadah tersebut di mata Allah. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk selalu memastikan bahwa niat puasa mereka benar-benar murni dan tulus.

 

Istikamah Ramadan

Di bulan Ramadan, umat Islam diberikan kesempatan yang istimewa untuk memperdalam hubungan spiritual mereka dengan Allah SWT melalui ibadah-ibadah yang dianjurkan. Salah satu aspek penting dalam menjalani ibadah di bulan Ramadan adalah istiqamah, yaitu konsistensi dan keteguhan hati dalam menjalankan ibadah sepanjang bulan penuh berkah ini.

 

Istikamah berasal dari kata dalam bahasa Arab yang berarti kesetiaan, keteguhan, dan konsistensi dalam menjalankan suatu amalan. Dalam konteks ibadah, istiqamah mengacu pada kemampuan seseorang untuk tetap tekun dan istiqamah dalam melaksanakan ibadah sehari-hari, tanpa terpengaruh oleh godaan atau tantangan yang muncul di sepanjang jalan.

 

Mengapa istikamah penting? Ada sejumlah alasan mengapa umat Islam harus istikamah dalam ibadah bulan suci Ramadan. Pertama, mempertahankan semangat Ramadan. Istikamah membantu seseorang untuk mempertahankan semangat ibadah Ramadan dari awal hingga akhir bulan. Keteguhan hati dalam menjalankan ibadah puasa, shalat tarawih, bacaan Al-Quran, dan amal kebajikan lainnya akan memastikan bahwa seseorang dapat merasakan berkah penuh dari bulan Ramadan.

 

Kedua, meningkatkan kualitas ibadah. Dengan istikamah, seseorang dapat meningkatkan kualitas ibadahnya seiring berjalannya waktu. Konsistensi dalam melaksanakan ibadah akan membantu seseorang untuk memperbaiki diri, memperdalam pemahaman agamanya, dan meningkatkan kualitas hubungannya dengan Allah SWT.

 

Ketiga, menguatkan karakter spiritual. Istikamah membentuk karakter spiritual seseorang dengan memperkuat keteguhan hati, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian dan godaan. Dengan istiqamah, seseorang dapat mengembangkan sifat-sifat mulia seperti keikhlasan, kerendahan hati, dan kecintaan kepada Allah SWT.

 

Apakah Istikamah Mudah?

Cara memperkuat istikamah dalam Ibadah Ramadan sebenarnya susah-sudah mudah, dan mudah-mudah susah. Setidaknya ada sejumlah formula yang bisa dilakukan agar umat Islam istikamah. Pertama, niat yang tulus. Kita harus memastikan bahwa niat dalam menjalankan ibadah Ramadan benar-benar tulus dan ikhlas, serta bertekad untuk tetap istiqamah sepanjang bulan.

 

Kedua, menjaga konsistensi. Menjaga konsistensi dalam menjalankan ibadah sehari-hari, termasuk shalat, puasa, bacaan Al-Quran, dan amal kebajikan lainnya, meskipun dalam kondisi sulit atau sibuk.

 

Ketiga, menghindari godaan dan gangguan. Menjauhi segala godaan dan gangguan yang dapat menghalangi konsistensi dalam ibadah, baik itu godaan fisik maupun godaan spiritual.

 

Keempat, pasrah, berdoa dan Mlmemohon pertolongan Allah. Memohon pertolongan Allah SWT untuk tetap istiqamah dalam menjalankan ibadah dan menguatkan hati dalam menghadapi ujian-ujian yang muncul di sepanjang bulan Ramadan.

 

Dengan memperkuat istiqamah dalam ibadah di bulan Ramadan, umat Islam dapat meraih manfaat spiritual yang besar dan mendapatkan keridhaan Allah SWT. Istiqamah merupakan kunci kesuksesan dalam meraih berkah dan ampunan di bulan yang penuh berkah ini.

 

Jika kita memahami substansi niat, mempraktikkannya dan istikamah dalam ibadah puasa, umat Islam diharapkan dapat merasakan makna yang lebih dalam dalam menjalankan ibadah puasa selama Ramadan. Kesadaran spiritual, ketulusan hati, kepatuhan terhadap ajaran Islam, dan penghargaan terhadap nikmat-nikmat Allah adalah inti dari niat yang benar dalam ibadah puasa, yang membimbing umat Islam menuju keselamatan dan keridaan Allah SWT.

 

*Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., penulis lahir di Pati, 17 Juni. Saat ini menjadi dosen Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, aktif menjadi reviewer 16 jurnal internasional terindeks Scopus, reviewer 7 jurnal internasional, editor dan reviewer 25 jurnal nasional.

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Salurkan 1000 Paket Sembako Gratis Via Lazisnu

    NU Salurkan 1000 Paket Sembako Gratis Via Lazisnu

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Ribuan beras kemasan siap distribusi dikumpulkan dari para aghniya untuk diberikan kepada kaum dhuafa melalui Lazisnu Kabupaten Pati  PATI-Lembaga Amil Zakat dan Sedekah kepunyaan Nahdlatul Ulama atau Lazisnu Pati, membagikan 1000 paket sembako, Kam8s (9/4). Hal ini ditujukan kepada kaum dhuafa ditengah wabah covid 19. Adapun isi masing-masing paket adalah berupa beras 1,5 kg dan […]

  • Mahasiswa Akper Alkautsar Temanggung Lakukan Ikrar

    Mahasiswa Akper Alkautsar Temanggung Lakukan Ikrar

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Temanggung – Kegiatan iqrar merupakan kegiatan sumpah bagi mahasiswa Akper Alkautsar Temanggung yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun sekali. Agenda ini didasari dengan Peraturan Akademik Akper Alkautsar Temanggung, yang menyatakan bahwa sebelum mahasiswa melaksanakan praktik klinik keperawatan, mahasiswa harus menjalani iqrar atau sumpah. Peserta kegiatan adalah mahasiswa semester 3 Akademi Keperawatan Alkautsar Temanggung, yang telah […]

  • Gelar PKD, Ini Target Ketua GP Ansor Gembong

    Gelar PKD, Ini Target Ketua GP Ansor Gembong

    • calendar_month Ming, 28 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 757
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Anak Cabang Gembong menggelar PKD. Puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati turut menjalani pelatihan wajib tersebut. Pelaksanaan PKD kali ini, ditempatkan di lokasi yang tidak biasa. Ponpes Nurul Qur’an Jonggol, Sitiluhur Kecamatan Gembong sengaja dipilih untuk menggelar agenda sakral tersebut. “Tempatnya di lereng gunung, bisa dilihat, sehingga […]

  • PCNU Pati Selenggarakan Evaluasi Lembaga dan Banom

    PCNU Pati Selenggarakan Evaluasi Lembaga dan Banom

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

      Pelaksanaan Evaluasi Lembaga dan Banom Nahdlatul Ulama’, Pengurus Cabang NU Pati PATI-Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama mengadakan kordinasi dan evaluasi Lembaga dan Banom- Banom NU, Rabu, 12 Agustus 2020 bertempat di Gedung NU lantai 3 “Pertemuan ini kami tetap sesuai dengan protokol kesehatan, hal ini untuk mencegah penyebaran Covid 19,” jelas Maskan sekretaris PCNU […]

  • PCNU PATI _ Tumbuhkan Jiwa Sportivitas Karang Taruna Lahar Gelar Turnamen Bola Voli.

    Tumbuhkan Jiwa Sportivitas Karang Taruna Lahar Gelar Turnamen Bola Voli

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

    TLOGOWUNGU –  Sportivitas haruslah dipupuk sejak dini agar menjadi manusia yang kuat secara fisik dan mental. Tujuan tersebut dilakukan oleh Karang Taruna Mandala Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, dengan mengajak para pemuda setempat berpartisipasi dalam Turnamen Bola Voli Antar Dukuh.  Turnamen yang berlangsung sejak 29 Mei hinga 10 Juni 2022 di Lapangan Gelora Manda Desa Lahar itu […]

  • Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pemerintah  Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Pati, telah meresmikan Museum Batik, pada Minggu 9 Oktober 2022, malam.  Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo mengatakan, pembuatan museum batik ini sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya batik tulis Bakaran sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2021 lalu. Maka salah satu cara Pemdes setempat untuk terus […]

expand_less