Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Hukum Mengubur Ari-ari

Hukum Mengubur Ari-ari

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
  • visibility 543
  • comment 0 komentar



Pertanyaan :

Sudah menjadi tradisi di indonesia khususnya di pulau jawa, bahwa setiapada orang melahirkan, maka mereka (keluarganya) mengubur ari-ari si bayi, di samping atau didepan rumahnya, apa sebenarnya hukum mengubur ari-ari tersebut?

Jawaban :Ari-ari yang dalam bahasa arab disebut al-masyimahterdapat dua macam, 1. Tali pusar yang dalam bahasa arab juga disebut al-kholash(bagian yang terhubung dengan pusar bayi)  2. Uterus (pembungkus bayi). Imam al-burmawi menjelaskan bahwa al-kholash (tali pusar) ini adalah bagian dari bayi, sehingga jika sang bayi meninggal sebelum bagian ini dipotong maka juga harus diikutkan dalam prosesi pemakaman termasuk menguburnya, namun jika tidak, maka hukumnya sunnah menguburnya karena termasuk anggota yang terpisah dari seorang yang masih hidup. Adapun  ari-ari pembungkus bayi maka bagian ini bukan termasuk anggota bagian dari bayi maupun dari sang ibu, dan hukum menguburnya adalah sunnah karena memandang hal ini termasuk sesuatu yang terpisah dari orang yang hidup seperti halnya darah, ‘alaqoh (gumpalan darah calon bayi), kuku dan lain sebagainya, sehingga disunnahkan untuk menguburnya demi menghormati pemiliknya.

 

Referensi :

& Hasyiyah Assarwani juz 3 hal 161

& Hasyiyah al-Bujairomi `ala minhaj juz 5 hal 7

& At-Taysir fi Syarkhi Jami’ as-Shoghir lil Manawiy juz 2 hal 525

& Nihayah Al-Muhtaj juz 8 hal 227

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI Photo by MasterTux

    Kabar Pernikahan Terviral

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Kasihan, lulus jadi dokter bedah langsung disuruh nikah sama kakek-kakek.” “Rupanya dokter cantik itu jadi tumbal orang tuanya sendiri. Ck… ck… ck….” “Kalau aku sih mau aja. Kan konglomerat itu udah aki-aki. Bentar lagi dipanggil Yang Maha Kuasa. Warisan yang gak bakal habis dimakan tujuh turunan akan jatuh di tangan. Haha.” […]

  • Stakeholder Dorong Pendampingan dan Pengawasan JKN-KIS, Kolaborasi Akatiga-Fatayat NU

    Stakeholder Dorong Pendampingan dan Pengawasan JKN-KIS, Kolaborasi Akatiga-Fatayat NU

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    PATI – Kegiatan Monev Tim Global Partnership for Social Accountability (GPSA) PC Fatayat NU Kabupaten Pati oleh AKATIGA & PP Fatayat NU berlangsung lancar. Agenda tindak lanjut dari program pendampingan dan pengawasan masyarakat terkait JKN-KIS di Kabupaten Pati ini dibukan pada Rabu (8/6) lalu di Gedung Pragolo Kabupaten Pati. “Memang jangkauan kami saat ini baru […]

  • PCNU-PATI

    Pengelolaan Limbah PG Trangkil Sudah Sesuai dengan Prosedur Perizinan

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Isu pencemaran lingkungan di tengah-tengah masyarakat menjadi polemik terhadap perusahaan, hal ini tentunya dari perusahaan bisa mengklarifikasi dan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, agar isu pencemaran lingkungan tidak semakin melebar luas. Pada kesempatan kali ini, Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IPMAFA melakukan kuliah lapangan di PG Trangkil Pati. Sabtu, 10/06/2023. […]

  • PCNU-PATI Photo by Masjid Pogung Dalangan

    Nur Sa’id Sosok Kyai Penebar Manfaat

    • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Oleh : Zahra Aulia Nifatun Khasanah/Faiz Fikril Abror, M.Hum KH. Nur Sa’id adalah tokoh agama masyarakat dan Ulama di daerah Pati Kidul. Sosok yang dikenal di masyarakat, terutama masyarakat Mojolawaran dan Kuryokalangan. Beliau lahir pada tahun 1936 di Desa Sundoluhur Kecamatan Kayen Kabupaten Pati dari pasangan Bapak Sujono dan Ibu Muzariah. Beliau memiliki 6 saudara […]

  • PCNU Pati Rumuskan Khidmat Pitu

    PCNU Pati Rumuskan Khidmat Pitu

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PNCU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim menjelaskan bahwa pihaknya telah merumuskan “Khidmat Pitu” sebagai panduan utama dalam menjalankan program kerja dan pelayanan kepada umat. Hal itu ia sampaikan saat acara Pelantikan Lembaga dan Musyawarah Kerja I PCNU Kabupaten Pati Masa Khidmat 2024-2029, di Kampus Institut Pesantren […]

  • Pengurus 17 Lembaga PCNU Pati Resmi Lantik

    Pengurus 17 Lembaga PCNU Pati Resmi Lantik

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 650
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, melantik para pengurus dari 17 lembaga di bawah naungannya. Pelantikan itu digelar dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 1 di Aula Institut Pesantren Matholi’ul Falah (Ipmafa), Margoyoso, Rabu (25/12/2024). Adapun lembaga-lembaga itu antara lain LDNU, LP Ma’arif NU, Lakpesdam NU, RMI NU, Lesbumi NU, LTN NU, LF […]

expand_less