Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konferensi Gabus Ketua Lama Memimpin Kembali

Konferensi Gabus Ketua Lama Memimpin Kembali

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 7 Des 2015
  • visibility 228
  • comment 0 komentar

Senin, 30/11/15 Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Gabus mengadakan Konferensi hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisi.
            Setelah ketua lama Saifullah memberikan laporan pertanggung jawaban baik secara administrasi atau pun yang lainnya, maka selanjutnya sidang akan di pimpin oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama yang di wakili oleh Drs. H. Ali Munfaat, M.Pd dan wakil sekretaris Nur Kholiq, M.Si
Acara  konferensi tersebut turut hadir Muspika, Polsek,Dandim, Fatayat, Muslimat, GP Ansor, IPNU &IPPNU serta tamu undangan acara yang bertempat di Balai Desa Tanjung Anom tersebut berlangsung meriah.
            “Dalam pelaksaan konferensi ini akan dilakukan melalui sistem AHWA seperti yang telah di jalankan pada konferensi MWCNU sebelumnya.”jelas  Drs. H. Ali Munfaat, M.Pd sebagai pemimpin sidang.
            Ali Munfaat menambahkan dalam pelaksaan ini nantinya akan mendapatkan ketua MWCNU dan Rois MWCNU yang dengan ikhlas berjuang untuk menegakkan ajaran ahlussunah waljamaah di Kec Gabus secara khusus dan Kab Pati secara umum. Kalau bukan kita yang menjaga faham ahlussunah siapa lagi, sebab sekarang ini banyak aliran-aliran dan faham yang menggerogoti NKRI dan juga merong-rong ajaran ahlusunah waljamaah kita.
            Setelah pelaksanaan sidang yang cukup lama, akhirnya ketua lama Saifullah sebagai Ketua MWCNU dan Abdurrahman sebagai Rois telah terpilih kembali. Harapannya para ranting-ranting Nahdlatul Ulama se Kec Gabus dengan terpilihnya ketua lama ini akan memberikan kontribusi yang lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya dan lebih dari ini bisa turun ke Ranting- Ranting untuk mempererah ukhuwah islamiyah.
            “Terima kasih kepada seluruh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama yang telah memberikan kepercayaan kepada saya kembali untuk memimpin MWCNU Kec Gabus, semoga amanat ini mampu saya emban serta menjalankan roda organisasi lebih baik dari kepemimpinan saya sebelumnya.”ujar Saifullah sebagai ketua MWCNU periode 2015-2020(Red, Ni)
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    KH Chudlori lahir di Tegalrejo Magelang, Jawa Tengah dari pasangan Muhammad Ikhsan dan Mujirah. Ia anak kedua dari sepuluh bersaudara. Muhammad Ikhsan adalah penghulu Tegalrejo pada masa penjajahan Belanda. Ayah Muhammad Ikhsan bernama Abdul Halim, juga penghulu zaman Belandayang sangat dihormati. Abdul Halim menangani urusan agama di Magelang meliputi kecamatan Candimulyo, Martoyudan, Mungkid, dan Tegalrejo. […]

  • Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

    Menarik, Salafiyah Tumbuhkan Giat Literasi Via Workshop

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Lemahnya minat menulis dikalangan pelajar saat ini terbilang sangat memprihatinkan. Indikasi paling sederhana adalah mulai sepinya majalah dinding sekolah dari karya-karya peserta didik. Jika alasan yang digunakan adalah beralihnya tempat berkarya dari konvensional menuju digital, ternyata di dunia elektronik pun kiprah kalangan peserta didik masih sangat minim. Arif Khilwa, salah satu pemateri saat memberika joke […]

  • PCNU – Ipmafa Lakukan Pertemuan Intern, Ini Hasilnya

    PCNU – Ipmafa Lakukan Pertemuan Intern, Ini Hasilnya

    • calendar_month Jum, 11 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Para pengurus PCNU Pati bersama dengan Petinggi Ipmafa PATI – PCNU Pati dan Ipmafa melakukan pertemuan internal, Kamis (10/3) kemarin. Persoalan yang dibahas dalam agenda tersebut ialah terkait kerjasama antar keduanya.  “Kita bekerjasama, intinya saling membantu,” ungkap K. Yusuf Hasyim, paska pertemuan.  Sebelumnya, PCNU Pati memang telah banyak melakukan kerjasama dengan kampus yang berada di […]

  • Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.946
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pemerintah dan masyarakat Pati diminta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Muh Zen, saat menjadi narasumber Dialog Kebudayaan, yang berlangsung di Aula Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025). Muh Zen […]

  • PCNU-PATI

    Fundrising Koin NU Pelan Tapi Pasti

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id– Manager Fundrising PC Lazisnu Pati kembali melaksanakan tugasnya mengambil kotak koin NU di empat titik, senin (24/01). Kegiatan ini ia lakukan rutin setiap satu bulan sekali. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan Fundrising koin NU agar semakin baik.  “Pengambilan kotak hari ini ada di 4 titik, ada di kantor Satpol PP, Kantor Yamaha Mataram […]

  • PCNU - PATI kaligrafi-kubah-masjid

    Kaligrafi di dalam Masjid

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sekarang banyak sekali berbagai macam kaligrafi tulisan arab dengan bentuk seperti pohon, masjid dll. Pertanyaan : Apakah boleh menulis huruf Al-Qur’an dengan khot yang berbagai macam bentuk? Jawaban : Boleh jika : 1. Tidak berbentuk makhluk yang bernyawa 2. Tidah ada unsur ihanah (merendahkan) 3. Menggunakan rosm / khot ustmani menurut mayoritas ulama’     Referensi : […]

expand_less