Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tujuh Ranting Fatayat-Muslimat di Kecamatan Gembong Resmi Dilantik

Tujuh Ranting Fatayat-Muslimat di Kecamatan Gembong Resmi Dilantik

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
  • visibility 339
  • comment 0 komentar
GEMBONG-Pengurus Anak Cabang Fatayat dan Muslimat NU Kecamatan Gembong melakukan pelantikan untuk tujuh ranting tang ada di Kecamatan Gembong. Ketujuhnya adalah Gembong, Sitiluhur, Pohgading, Alastuwo, Bermi, Plukaran dan Kedungbulus.
Acara berlangsung Minggu (8/9) pagi hingga jelang siang hari. Bertempat di aula Pondok Pesantren Shofa Az Zahro’ Sentul, Gembong ratusan anggota Fatayat dan Muslimat memadati Pesantren asuhan KH. Imam Shofwan tersebut. 
Proses pelantikan tujuh Pengurus Ranting Muslimat dan Fatayat NU di Kecamatan Gembong
“Semua anggota kami undang agar ada keterkaitan secara psikologis jika mereka saling mengenal” unggap Durrotun Nihayah, ketua PAC Fatayat NU Gembong. 
Sementara, Maria Ulfa, S.Ag., Ketua PAC Muslimat NU Gembong juga memberikan apresiasi terhadap para pengurus ranting yang dilantik Minggu (8/9). Baginya, konsistensi adalah kunci kesuksesan organisasi. 
“Saya berharap pengurus yang dilantik ini bisa isastiqomah sehingga Muslimat bisa tumbuh subur” kata wanita berkaca mata ini. 
Selain itu, Ulfa juga menandaskan harapan besar untuk Muslimat dan Fatayat NU Gembong. Hemat Ulfa, semua pengurus Ranting Fatayat dan Muslimat bisa menggaet orang-orang yang belum masuk kedalam organisasi tersebut untuk diajak berkiprah di dua organisasi bentukan NU itum dengan demikian, potensi radikalisme beragama di kalangan wanita akan berkurang. Hal demikian juga diamini oleh Nihayah, Nakhoda Fatayat NU Gembong. 
Dalam Pelantikan tersebut, kursi PC Muslimat NU Pati diisi oleh Nyai Hj. Maisaroh, S.Pd.I. dan Hj. Ummu Hanik, S.Ag., M.Ag. ditemani Asmonah, M.Pd., Ketua PC Fatayat NU Kab. Pati. Kehadiran tiga wanita hebat ini adalah untuk melantik tujuh pengurus Ranting Fatayat dan Muslimat NU yang ada di Kecamatan Gembong tersebut. 
“Untuk Fatayat saya yang melantik, sedangkan untuk Muslimat dilantik oleh Nyai Hj. Maisaroh” ujar Asmonah saat ditemui usai kegiatan. 
Selain itu, elemen MWC NU Gembong turut juga memberikan dorongan kepada Fatayat dan Muslimat. Secara pribadi maupun lembaga, K. Sholikhin, ketua MWCNU Gembong menyampaikan peranan penting dua banom NU tersebut. Baginya, baik fatayat maupun muslimat adalah dwitunggal yang mampu menjadi salah satu banom sekaligus mitra terbaik dalam melancarkan agenda-agenda ke-NU-an di Kecamatan Gembong.(lut/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWCNU Wedarijaksa Gelar Pelatihan Pengelolaan Masjid

    MWCNU Wedarijaksa Gelar Pelatihan Pengelolaan Masjid

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Wedarijaksa, Minggu (22/9) pagi memenuhi ruangan gedung NU yang baru selesai di renovasi. Gebrakan baru mulai digencarkan pengurus MWC NU Wedarijaksa dengan mengadakan acara Pelatihan Muharrik masjid, khatib dan pengelolaan ZIS (Zakat, Infaq dan Shodaqoh). Acara tersebut dihadiri oleh seluruh khatib di masing-masing masjid se-kecamatan Wedarijaksa. Diikuti pula […]

  • Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

    Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

    • calendar_month Jum, 18 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Para pengasuh pesantren membahas Perda Pesantren di aula PCNU Pati PATI – Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menggelar Halaqoh dengan para pengasuh pesantren yang ada di Pati, Kamis (17/2) siang, di kantor PCNU. Selain itu, RMI juga mengundang seluruh anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) di semua tingkatan.  Ketua PCNU […]

  • PCNU - PATI

    Santri Piouner dan Memiliki Kecerdasan Mileneal

    • calendar_month Sab, 6 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Oleh : Fikrul Umam Ms* Memperingati Hari Santri 2022, Pesantren memiliki corak pandang dan gagasan intelektual. Santri dituntut kemandirian dan memiliki kompetensi (Prof. Dr. KH. Yudian Wahyudi, 2021). Santri Indonesia memiliki kekhasan dan keimanan dalam bidang tertentu; yakni Santri harus manut dengan Kiai, Santri dididik untuk memiliki kemandirian, santri dituntut untuk berilmu pengetahuan. Kemungkinan yang […]

  • PAC IPNU IPPNU Bersama JRA Jolosutro Pati Gelar Ruqyah

    PAC IPNU IPPNU Bersama JRA Jolosutro Pati Gelar Ruqyah

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI, PAC IPNU IPPNU Tlogowungu bersama JRA Jolosutro Kabupaten Pati menggelar Ruqyah Massal pada Minggu (26/1/2020) di Pendopo Kecamatan Tlogowungu. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus MWC NU bersama Banom, Praktisi JRA dan forkopimcam Tlogowungu. “Kami melaksanaan ruqyah masal ini dalam rangka mendakwahkan Al-Qur’an sebagai obat yang utama dari segala penyakit baik medis maupun non medis.” […]

  • Pesantren Sebagai The Great Tradition

    Pesantren Sebagai The Great Tradition

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, M.A Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang dan akar budaya yang mendalam di Indonesia. Peranannya tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga sebagai salah satu pilar penting dalam aspek intelektual, sosial, ekonomi, politik, dan budaya bangsa. Nilai-nilai yang ada di pesantren turut membentuk serta menjadi bagian dari identitas keindonesiaan. […]

  • Tunjangan Hari Ramadan vs Tunjangan Hari Raya

    Tunjangan Hari Ramadan vs Tunjangan Hari Raya

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Dalam konteks Indonesia, Ramadan menjadi momen yang dinanti-nanti oleh umat Islam. Artinya, tidak sekadar berpuasa dan beribadah, tetapi juga karena adanya berbagai tradisi yang menyertainya, termasuk Tunjangan Hari Ramadan (THR) dan Tunjangan Hari Raya (THR). Singkatan sama, tapi kepanjangannya berbeda. Kok isa ya? Namun mengapa kita hanya fokus pada Tunjangan Hari Raya? […]

expand_less