Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Perdana, Kader PMII Pati Tembus PB

Perdana, Kader PMII Pati Tembus PB

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Jul 2021
  • visibility 500
  • comment 0 komentar
Proses pelantikan Imam Hanafi sebagai salah satu pengurus Besar PMII

KOTA-Kabar menggembirakan datang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Khususnya Komisariat Joyo Kesumo, Stai Pati. Salah satu kadernya, berhasil menduduki jabatan di Pengurus Besar (PB) PMII. 

Imam Hanafi, yang pernah menjadi Ketua Komisariat PMII Joyo Kesumo pada 2012, sekarang sedang menjabat sebagai bendahara bidang hubungan organisasi kemahasiswaan, kepemudaan, LSM dan ormas. Pria yang juga alumni PKP-NU Kecamatan Gembong ini juga pernah menduduki posisi sebagai Ketua I PC PMII Kabupaten Pati. 
Ia sekaligus memecahkan rekor sebagai kader PMII Cabang Pati pertama yang bisa menembus jabatan hingga ke PB PMII. Hal ini tentunya bisa menjadi motivasi bagi kader-kader dibawahnya. 
“Meskipun secara nasional, Komisariat Joyo Kesumo ataupun PMII Pati memang belum dikenal. Tapi mas Imam membuktikan bahwa dengan tekad dan keuletan, semua itu bukan penghalang.” Ungkap Ahmad Rifa’i, Ketua Cabang PMII Pati. 
Selain Rifa’i, Ketua PMII Komisariat Joyo Kesumo, Ulil Albab, juga merasa bangga dengan capaian yang diraih seniornya tersebut. Ia mendorong kepada semua kader PMII Joyo Kesumo agar bisa meneladani perjuangan Imam Hanafi. 
“Yang saya kenal, Mas Imam itu cintanya pada PMII luar biasa. Cinta itulah yang kemudian membuat beliau mencurahkan jiwa raganya kepada PMII. Jadi tidak heran, meskipun dari Pati, tapi dia mampu menduduki jabatan di PB.” Tutur Ulil. 
Baik Ulil maupun Rifa’i menaruh harapan besar kepada para kader PMII Pati agar bisa menjadi seperti Imam Hanafi atau bahkan lebih. Menurut mereka, jabatan memang bukan segalanya, namun berjuang di PB PMII merupakan prestasi yang membanggakan. 
“Kita tidak memburu jabatan di PB PMII, namun ketika kita dipercaya di PB PMII menunjukkan bahwa kita memiliki kapasitas dan kualitas.” Tandas Rifa’i.
Sementara, Imam Hanafi sendiri mengaku bahwa pencapaiannya itu hanya titipan. Baginya, semua kader PMII berpotensi untuk bisa mencapai prestasi baik dalam organisasi maupun di luar organisasi.
“Yang lebih hebat dari saya tentu masih banyak. Tapi pesan saya untuk adek-adek saya, tetap berjuang berusaha menjadi yang terbaik sesuai potensi yang dimiliki.” Pungkas Imam.(karim/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aklamasi, Hj. Arina Hidayah Jadi Ketua Muslimat NU Winong

    Aklamasi, Hj. Arina Hidayah Jadi Ketua Muslimat NU Winong

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    WINONG – Hj. Arina Hidayah, S.Ag., M.S.I, secara aklamasi terpilih menjadi Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Winong masa khidmat 2019-2024. Pemilihan ketua baru ini sendiri diselenggarakan melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) yang digelar di Gedung NU Winong, pada Ahad (8/9/2019). Hj. Arina Hidayah, S.Ag,. M.S.I, (berdiri) dalam pemilihan Ketua PAC Muslimat Winong masa khidmat 2019-2024. Foto: […]

  • PCNU-PATI

    Filantropi Ramadan

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda*  Ramadan, bulan suci bagi umat Islam di seluruh dunia, bukan hanya tentang ibadah dan puasa semata. Ramadan menjadi momentum untuk introspeksi, berbagi, dan berbuat kebaikan sebanyak mungkin. Salah satu bentuk kebaikan yang sangat dianjurkan selama Ramadan adalah filantropi, kedermawanan, cinta kasih, atau amal kebajikan kepada sesama. Mengapa? Ya, karena manusia tidak sekadar […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    Pernikahan Kritis Part 2

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Najila segera menegakkan punggung. Baru pukul setengah tiga dini hari. Para santri Al-Mukmin pasti sudah banyak yang bangun jam segini. Ada yang mengerjakan tugas kuliah, tahajud, atau melakukan hal lain. Dia juga harus bergegas, mengenyahkan rasa malas. Jika terus-terusan memeluk guling seperti ini, hanya akan membuatnya terjebak oleh rasa sedih berkepanjangan. […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Jum, 7 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Banyak terjadi di desa-desa, masyarakat memberikan zakatnya kepada modin (kesra) dan pemuka agama. Padahal orang-orang yang diberi zakat tersebut kelihatan kecukupan, bahkan ada yang kaya. Atas nama apakah orang-orang tersebut dalam golongan mustahiq az-zakah (orang-orang yang berhak menerima zakat) ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh                                               Orang yang menerima zakat dalam pertanyaan di […]

  • Wisuda ke-2 STT Pati Jadi Momentum Penguatan Link and Match Bersama PCNU Pati

    Wisuda ke-2 STT Pati Jadi Momentum Penguatan Link and Match Bersama PCNU Pati

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.606
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id-Sekolah Tinggi Teknik (STT) Pati mengukuhkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap berkontribusi bagi daerah dan nasional melalui penyelenggaraan Wisuda ke-II. Acara yang berlangsung khidmat di Aula STT Pati, Kamis (18/12), meluluskan 40 sarjana dari program studi Informatika dan Teknik Elektro. Momen akademis ini turut dimeriahkan oleh kehadiran Sekretaris PCNU […]

  • Bersyukur Ketika Gagal

    Bersyukur Ketika Gagal

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

      Banyak orang ingin menjadi yang pertama dalam hal apa saja. Bahkan tak sedikit orang  ingin menjdi “ter..” baik terkaya, terkeren, tersehat, tertampan maupun “ter..” yang lain. Meski demikian, di zaman seperti zaman sekarang ini, belum tentu kita berhasil menjadi yang “ter..” di antara sekian banyak manusia yang ada di dunia. Itulah sebabnya kita harus […]

expand_less