Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Literasi Fiqih Ibadah & Launching Buku “Fiqih Nelayan” Berlangsung Sukses

Literasi Fiqih Ibadah & Launching Buku “Fiqih Nelayan” Berlangsung Sukses

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
  • visibility 461
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Bendar, 7 September 2024 – Acara literasi fiqih ibadah dan launching buku berjudul “Fiqih Nelayan” berhasil dilaksanakan di Balai Desa Bendar dengan dihadiri oleh 30 peserta dari anggota paguyuban tradisional, JTB, Porse Seine, asosiasi nelayan dan beberapa Nahkoda di desa Bendar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat nelayan tentang fiqih ibadah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka saat melaut. Peserta yang hadir tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi acara, terutama dalam bedah buku yang dipandu oleh Ahmad Bastomi sebagai moderator.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat, dengan sasaran utama yaitu para nelayan di desa tersebut. Pak Masduki, salah satu tokoh masyarakat yang hadir, menyampaikan kesannya bahwa acara ini sangat bermanfaat. Menurutnya, buku “Fiqih Nelayan” sangat tepat bagi para nelayan agar mereka dapat terus menunaikan kewajibannya sebagai muslim, meskipun dalam kesibukan melaut. “Semoga dengan hadirnya buku ini, para nelayan bisa mendapatkan ilmu dan wawasan yang lebih baik, tanpa melupakan kewajiban mereka,” ujarnya.

Diskusi berjalan dengan lancar dan interaktif. KH. Umar Farouq, S.IKOM., M.Pd., selaku narasumber, menuturkan bahwa ia merasa sedang belajar bersama dengan para peserta. “Rata-rata peserta adalah santri, sehingga diskusi dapat berlangsung dengan baik dan mendalam,” Abah Umar dalam sapaan akrabnya. Beberapa peserta juga menanyakan permasalahan ibadah mereka selama melaut kepada Abah Umar.

Hal ini semakin memperkaya jalannya diskusi, menjadikan acara tersebut penuh dengan pertukaran ilmu yang berharga.

Terselenggaranya acara ini, diharapkan para nelayan dapat memahami fiqih ibadah dengan lebih baik sesuai dengan profesi mereka. Buku “Fiqih Nelayan” yang diluncurkan diharapkan menjadi pedoman penting bagi mereka dalam menjalankan ibadah, meskipun berada dalam aktivitas melaut yang padat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Masjid Memakmurkan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.563
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Saya dulu sempat jengkel karena mau salat, tapi masjid digembok. Hal itulah yang melatarbelakangi saya menulis Ketika Masjid Digembok pada Alif.id terbit Kamis 17 Mei 2018. Pada 9 Juni 2018, sebenarnya saya juga sudah nulis di Islami.co berjudul Saatnya Masjid Memakmurkan Masyarakat. Pada tulisan kali ini bukan mengulang, tapi mencoba mengulik dari […]

  • PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang tengah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, segera disahkan.  Hal itu diungkap oleh Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Pihaknya mendesak agar Raperda tersebut segera dibahas dan diselesaikan. Pihaknya juga akan mengadakan audiensi dengan […]

  • Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender - PCNU PATI

    Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Berbicara mengenai perempuan, tentunya banyak sekali perspektif yang disematkan kepada-Nya. Mulai dari macak, masak, dan manak. Hal ini tentunya sangat lumrah di kehidupan masyarakat. Selain itu perempuan juga dipandang lemah dan tidak memiliki kekuatan sepertihalnya laki-laki. Sehingga dari situ, perempuan dinilai tidak sepadan dengan laki-lki. Karena dalam kodratnya perempuan memang ditakdirkan sebagai pendamping suami dalam […]

  • Banjir Jakenan Belum Surut, NU PEDULI KAB Pati Resmikan Posko NU Peduli dan Dapur Umum di Jakenan

    Banjir Jakenan Belum Surut, NU PEDULI KAB Pati Resmikan Posko NU Peduli dan Dapur Umum di Jakenan

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.784
    • 0Komentar

      PATI – Menanggapi situasi banjir yang kian bertahan di wilayah Kecamatan Jakenan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melalui NU Peduli resmi membuka Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum. Bertempat di Gedung MWC NU Jakenan, posko ini didirikan sebagai pusat kendali bantuan bagi warga terdampak. Peresmian posko ini dilakukan langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten […]

  • PCNU-PATI

    Berbuka dengan Teman Karib; Lupa Hal Wajib

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Lusa kemarin, saya dapat pesan whatsapp dari teman karib yang inti dari isi pesan tersebut adalah mengajak saya untuk berbuka bersama sekaligus bercuap-cuap. Membahas hal-hal tak terlalu penting atau pun sedikit gerundel perihal parodi yang ada di Senayan akhir bulan lalu; yaitu satu orang melawan segerombolan. Namanya teman karib tentu […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Keputusan Bahtsul Masail Maudhu’iyah

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Di bumi Nusantara (Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI) terdapat tradisi danbudaya dalam sistem pengimplementasian ajaran agama, sehingga hal itu menjadi ciri khasIslam di Nusantara yang tidak dimililiki dan tidak ada di negeri lain. Perbedaan tersebutsangat tampak dan dapat dilihat secara riil dalam beberapa hal, antara lain:

expand_less