Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
  • visibility 382
  • comment 0 komentar

Semarang – Kelompok tani Kadang Tani Sarwotulus (KTST) berhasil melaksanakan panen raya yang bertempat di desa Ketapang, kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang pada Sabtu pagi (21/9/2024). Hal itu terungkap dalam Panen Padi Organik Kadang Tani Sarwotulus Jawa Tengah yang merupakan panen raya edisi tahun ke lima hasil dari budidaya padi dengan pupuk organik. Kadang Tani Sarwo Tulus sendiri merupakan sebuah kelompok tani yang concern-nya pada penggunaan pupuk organik.

Prosesi panen raya dihadiri oleh Rais Syuriyah PWNU Jateng yang sekaligus sebagai Pendiri dan Pembina KTST, KH. Ubaidullah Shodaqoh dan Katib Syuriah PWNU Jateng KH. Mohamad Muzamil, serta KH. Hudalloh Ridwan sebagai pembina. Beliau turut membersamai para petani dalam panen raya kali ini.

Ketua Kadang Tani Sarwotulus Jawa Tengah, H. Musthofa, menerangkan, pada panen kali ini berhasil memanen seluas 5 hektar. “Varian yang dipanen di antaranya mentik susu, pandanwangi, dan sisokan,” katanya.

Panen raya pada kali ini turut dihadiri beberapa cabang KTST wilayah Jawa Tengah mulai dari Sragen, Blora, Temanggung, Klaten, dan Demak.

Disampaikan serta KH. Hudalloh Ridwan (Gus Huda), bahwa hasil panen kali ini diperkirakan naik 1 ton perhektar dari yang sebelumnya 13 ton. “Selain dikonsumsi sendiri, hasil padi ini, seperti panen-panen sebelumnya terserap oleh pasar lokal dan diekspor,” katanya.

“Alhamdulillah, jika di media diberitakan terkait dengan krisis pangan, Kadang Tani Sarwotulus, telah menjawab, bahwa di beberapa kelompok binaan seperti di Klaten telah mengalami surplus. Ini membuktikan bahwa kehadiran Kadang Tani Sorwotulus benar- benar bisa memberikan solusi nyata bagi para petani, dan ketahanan pangan,” tegas Gus Huda.

Petani kita, katanya, terus bisa produksi tanpa ada kebergantungan dengan pupuk- pupuk dan obat pabrik yang di samping harganya semakin tidak terjangkau oleh petani dan barangnya sering mengalami kelangkaan, juga tidak baik, baik untuk kesehatan tubuh maupun kesuburan tanah. “Hasil panen dengan budidaya organik yang dilakukan oleh para petani dampingan Kadang Tani Sarwotulus terus meningkat dari tahun ke tahun,” tambahnya. (HI)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Panduan Lengkap Fiqh Kurban

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Majlis bahtsul masail dengan tema tunggal ibadah kurban dilaksanakan 2 kali. Pertama, dalam 1 komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah pada saat Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) 9-10 Rajab 1433 H/10-11 Pebruari 2022 M. di Semarang. Kedua, dalam kegiatan bahtsul masa’il rutin LBM PWNU Jawa Tengah, 7 Dzulqa’dah 1443 H./6 Juni 2022, di Kota Tegal. Dalam kegiatan terakhir […]

  • Selapanan Ansor Trangkil, Irham Shodiq : Banser Harus Gemuk

    Selapanan Ansor Trangkil, Irham Shodiq : Banser Harus Gemuk

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Kehangatan ditengah acara Selapanan Ansor Trangkil Senin (6/12) kemarin  TRANGKIL – Senin (06/12), PAC GP Ansor Trangkil menyelenggarakan ‘Selapanan Ansor Banser dan Koordinasi Ranting’ yang berada di Masjid Istiqomah, Desa Pasucen. Acara itu dimulai pukul 19.30 WIB dan dihadiri para Kader GP Ansor dan Satkoryon Banser Trangkil. Agenda ini juga dihadiri oleh Irham Shodiq, wakil […]

  • Luar Biasa! LP Maarif Magelang Bekali Guru SD dengan Pelatihan Coding dan AI

    Luar Biasa! LP Maarif Magelang Bekali Guru SD dengan Pelatihan Coding dan AI

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id Kabupaten Magelang – Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU PCNU Kabupaten Magelang saat ini baru mengadakan pelatihan koding dan Artificial Intelligence (AI) bagi wakil guru SD se-Kabupaten Magelang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Pelatihan yang berlangsung mulai Senin,28 Juli sd Jumat,1 Agustus 2025 ini diikuti oleh […]

  • Puluhan Peserta Ikuti Diklat Astronomi LF-NU

    Puluhan Peserta Ikuti Diklat Astronomi LF-NU

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    KAYEN-Sabtu (23/11) Lembaga Falaqiyah (LF) NU Kabupaten Pati mengadakan Diklat. Dalam Kegiatan ini, Sanawi, M.Pd.I., Ketua PC LFNU Pati menegaskan bahwa pihaknya menggandeng LF PWNU Jawa Tengah dan Yayasan Joyokusumo, Pasuruhan, Kayen. Lembaga Falaqiyah merupakan lembaga di bawah naungan NU yang berkecimpung dalam dunia astronomi. Praktik pengukuran arah kiblat yang dipandu oleh Syaiful Mujab, M.Si., […]

  • Inilah 33 Siswa Madrasah yang Wakili Pati ke KSM Jateng

    Inilah 33 Siswa Madrasah yang Wakili Pati ke KSM Jateng

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Kemenag Kabupaten Pati akan mengirimkan 33 siswa madrasah sebagai perwakilan dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat provinsi. Pengiriman ini sebagai tindak lanjut penyelenggaraan KSM tingkat Kabupaten yang telah dilaksanakan pada 20 Juli kemarin. Demikian diputuskan dalam rapat koordinasi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati dengan Komite KSM Kabupaten yang diselenggarakan pada Kamis (1/8) siang di […]

  • PCNU-PATI

    Ketua-Sekretaris PC NU Naik Haji, Begini Nasib NU Pati

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Tahun ini menjadi tahun yang istimewa bagi PCNU Pati. Selain berbagai agenda organisasi yang padat, pada tahun 2023 ini, NU Pati ditinggal oleh dua orang penting.  Mereka adalah KH. Yusuf Hasyim dan H. Maskan, yang menjabat sebagai ketua dan sekretaris. Ke duanya secara bersamaan menunaikan ibadah haji periode 1444 Hijriyah ini.  Momen ini […]

expand_less