Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ebooks » Non Fiksi » Sejarah Tuhan

Sejarah Tuhan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
  • visibility 467
  • comment 0 komentar

Karen Amstrong terkenal sebagai penulis dunia yang banyak menghasilkan banyak buku laris tentang agama. Buku berjudul ‘Sejarah Tuhan’ menjadi salah satu buku Karen yang menjadi buku terlaris berbagai negara, termasuk Indonesia. Pada buku ini ia menuliskan tentang sejarah tiga agama besar, Islam, Kristen dan Yahudi (Yudaisme).

Layaknya sebuah ensiklopedia, tiap-tiap agama dipaparkan Karen dengan sudut pandang yang objektif. Pemaparan tanpa keberpihakan. Karen tak menjelek-jelekkan satu agama dibanding agama lainnya. Seperti sebuah buku sejarah, Karen menuliskan tentang ketiga agama tersebut berdasarkan berbagai pengetahuan dan informasi sejarah yang ia baca dan ketahui. ‘Sejarah Tuhan’ agaknya menjadi rangkuman dari informasi itu.

Untuk masing-masing agama dan keyakinan Karen membahasnya berdasarkan ciri-ciri mencolok masing-masing agama. Pada agama Yahudi ia memaparkan bagaimana agama itu datang dengan konsep Tuhan Yang Esa pada masa keyakinan akan banyak Tuhan (dewa). Bagaimana agama Yahudi kemudian secara kuat mampu melawan keyakinan kaum pagan yang mempercayai banyak dewa kala itu. Alhasil pembaca dibuat tahu bukan hanya tentang agama Yahudi, tapi juga agama kaum pagan.

Pada agama Kristen Karen lebih memfokuskan pada konsep trinitas agama Kristen. Ia membahas bagaimana konsep trinitas ini menjadi salah satu faktor penyebab berkembangnya agama Kristen. Namun, bukan hanya memaparkan tentang keunggulan konsep trinitas saja, Karen juga memparkan bagaimana kelemahan trinitas yang selama ini sering diperdebatkan oleh banyak tokoh berbagai agama. Lagi-lagi sebagai penulis yang objektif ia juga memaparkan bagaimana Agama Kristen yang menawarkan konsep keesaan Tuhan malah menawarkan trinitas yang seakan tak mengesakan Tuhan.

Untuk agama Islam, Karen menonjolkan bagaimana konsep Islam yang menawarkan keesaan Tuhan yang diperkuat dengan keindahan bahasa Al Quran yang sarat pesan perdamaian. Karen juga banyak membahasan tentang Nabi Muhammad SAW. Pembahasan Karen pada bagian agama Islam terkesan lebih banyak dan lebih kuat dibanding agama-agama lain. Karen memang terkenal memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sejarah atau budaya arab pada masa pra dan pasca Islam.

Pada penjelasan tentang agama Islam terkesan kuat bahwa Karen menganggumi sosok Nabi Muhammad. Sebenarnya bukan hanya pada buku Sejarah Tuhan saja, Karen telah menghasilkan beberapa buku yang khusus bercerita tentang Nabi Muhammad.

Beberapa tokoh kalangan Islam berpendapat Karen lebih memihak pada agama Islam karena banyaknya pembahasan tentang Islam dan Nabi Muhammad. Dimana terlihat jelas dalam tulisan-tulisannya, Karen mengagumi sosok Nabi Muhammad, sebagai seorang pemimpin dan pendakwah agama. Ditambah pula dengan beberapa buku-buku Karen yang khusus menceritakan, memaparkan tentang Nabi Muhammad SAW. Namun, walaupun beberapa tokoh agama Islam berpendapat Karen memiliki ketertarikan pada agama Islam, Karen sampai saat ini tak memilih agama manapun untuk ia ikrarkan sebagai agamanya. Ia menyebut dirinya sebagai ‘freelance monoteism’.

Karen menunjukkan dirinya tidak berusaha memihak satu teologi manapun, ia hanya berusaha memahami secara empatik dan kronologis. Jikalau ada keberpihakan biasanya Karen memihak karena alasan moral dari dalam dirinya, yaitu keberpihakan pada teologi yang menjunjung kedamaian hidup di dunia. Salah satu pandangan subjektifnya yang bersumber dari harapannya akan kedamaian dan kebermaknaan hidup antar sesama manusia muncul dalam bentuk teologis perdamaian.

Karen juga menganggap Atheis atau keyakinan akan tak adanya Tuhan sebagai pilihan yang tak logis. Ia menganggap agama dan kepercayaan akan Tuhan sebagai kebutuhan yang tak bisa diacuhkan. Baginya manusia harus memiliki keyakinan sebagai pembimbing mereka menjadi umat yang baik. Ia beranggapan karena kebutuhan itulah orang-orang zaman dulu menciptakan karakter dewa-dewa.

Apapun pilihan Karen untuk tidak menganut agama tertentu, buku ‘Sejarah Tuhan’ yang disajikan dengan objektif layaknya ensiklopedia ini bermanfaat untuk mereka yang ingin mengetahui tentang sejarah tiga agama besar, Islam, kristen dan Yahudi. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Innalillahi, Istri Mbah Maimoen Berpulang

    Innalillahi, Istri Mbah Maimoen Berpulang

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 614
    • 0Komentar

    REMBANG – Kabar duka menyelimuti NU. Istri salah satu sesepuh NU, KH. Maimun Zubair meninggal dunia pada Kamis (1/9) tadi. Kepulangan Nyai Hj. Heni Maryam Maimoen Zubair tersebut sudah tersebar via media-media sosial, seperti Facebook dan Whatsapp. Kabar ini pun dikonfirmasi kebenarannya oleh pihak keluarga. Dikutip dari NU Online, KH. Taj Yasin Maimoen, putra KH. […]

  • Madrasah Mazro’atul Ulum Tumbangkan 2 Ekor Sapi

    Madrasah Mazro’atul Ulum Tumbangkan 2 Ekor Sapi

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Madrasah Mazro’atul Ulum, Suwaduk, Wedarijaksa menggelar qurban bersama pendidik dan murid. Penyembelihan hewan qurban dilakukan di belakang Madrasah Senin (12/8) pagi tadi. Beberapa dewan guru dibantu masyarakat sedang mengurus daging qurban Tak tanggung-tanggung, dua ekor sapi dipotong untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar, guru dan juga peserta didik. Beberapa orang guru terjun langsung mengurus sapi yang […]

  • Awali puasa dengan puasa

    Nyadran, Dugderan, Dandangan

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 742
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Menjelang Ramadan, beragam ekspresi muncul untuk menyambut bulan penuh berkah tersebut. Di dunia banyak ditemukan tradisi menyabut Ramadan. Catatan Harahap (2025) mengungkap tradisi Kanon Ramadan (UEA), Garangao (Qatar), Tedaru (Brunei Darusalam), Bazar Ramadan (Malaysia), Qatayef (Yaman), Fanous (Mesir), Tabuhan Gendang (Turki), Tembakan Meriam (Lebanon), Seheriwalas (India), dan lainnya. Sedangkan di […]

  • PCNU-PATI Photo by Artur Stanulevich

    Pak Bon

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Di perusahaan dimana saya pimpin. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan pendidikan dan jasa keagamaan yang selalu ramai dengan berbagai aneka macam kegiatan. Baik kegiatan sederhana atau pun yang formal dan non formal hampir setiap minggunya selalu ada. Ketika akan melaksanakan kegiatan tersebut tentu tak lain harus menggunakan jasa […]

  • Santri-Santri dari Berbagai Pesantren Ikuti Bahtsul Masail RMI NU Pati

    Santri-Santri dari Berbagai Pesantren Ikuti Bahtsul Masail RMI NU Pati

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 576
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2025, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Pati menyelenggarakan kegiatan Bahtsul Masail Santri, di Madrasah Salafiyah Kajen, Margoyoso, Sabtu (18/10/25). Ketua RMI NU Kabupaten Pati, KH. Muhammad Liwauddin, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pesantren se-Kabupaten Pati. “25 pesantren ikut melaksanakan bahtsul masail ini. Harapan kami […]

  • PCNU-PATI

    Ideologi Islam dan Utopia

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Buku ini adalah karya ilmiah pelopor dari titik pandang empiris sekalligus teoretis. Sejauh pengetahuan saya, inilah upaya sistematis pertama untuk menafsirkan pemikiran politik Muslim Indonesia selama periode waktu yang panjang, sejak pertengahan 1940-an sampai sekarang, dan yang pertama kali berusaha mengembangkan model teoretis pemikiran itu dengan mengategorikan arus-arus pemikiran politik yang berbeda-beda menurut tujuan politik […]

expand_less