Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Sekolah sebagai Parenting Pembinaan Akhlak

Sekolah sebagai Parenting Pembinaan Akhlak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
  • visibility 451
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Sekolah pada dasaranya merupakan tempat untuk belajar-mngajar antara guru dan murid. Sehingga sekolah identik dengan tempat untuk menimba ilmu. Oleh karena itu, sudah semestinya sekolah menjadi tempat untuk mencari ilmu dan mengekspresikan segala sesuatu yang ada dalam benak pikiran peserta didik.

Sedangkan proses pendidikan baik formal maupun non-formal pada dasarnya memiliki peran penting untuk melegitimasi bahkan melanggengkan sistem dan struktur sosial yang ada. Namun, melihat dan memperhatikan fenomena dan kondisi ideal remaja sebagai generasi penerus, maka pendidikan nilai moral perlu ditanamkan sejak usia dini dan harus dikelola secara serius. Dilaksanakan dengan perencanaan yang matang dan program yang berkualitas. Misalnya dengan jumlah jam pelajaran yang memadai.

Jika hal ini bisa dilaksanakan dengan baik, niscaya generasi penerus akan memiliki moral yang baik, akhlak mulia, budi pekerti yang luhur, empati dan tanggung jawab. Sehingga yang kita saksikan bukan lagi kekerasan dan tawuran melainkan saling membantu, menolong sesama, saling menyayangi, jujur dan tanggungjawab.

Selain itu pertumbuhan agama pada anak idealnya sudah mulai sejak awal digalangkan, ketika anak  ia diazankan beberapa waktu setelah lahir. Kemudian melalui pengalaman dengan orang tuanya seperti: berdo’a, shalat, membaca ayat-ayat dari kitab suci, ucapan dan perbuatan orangtuanya dalam melakukan ibadah, disertai dengan raut dan air muka yang bersungguh-sungguh tidak dapat diganggu serta tidak ada tanggapan terhadap ketawa, senyum dan triakan anak.

Anak yang di dalam keluarganya diterapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, akan menyerap semua pengalaman tersebut, sehingga menjadi bagian dari pribadinya yang sedang tumbuh. Dengan demikian ia telah mulai menyerap akhlak yang bersumber kepada agama.

Metode pembinaan akhlak bagi anak pada tahap ini yang terpenting adalah pembiasaan, latihan, dan percontohan yang dilakukan didalam ruang belajar, ruang bermain, di alam bebas dan di tempat-tempat yang mempunyai makna dalam kehidupannya .

Pembinaan akhlak dapat pula memanfaatkan, naluri dan kecenderungan anak, misalnya suka meniru melakukan identifikasi terhadap kata-kata perbuatan, gerakan dan sikap diam pada orang-orang yang sering berhubungan dengan mereka, misalnya ibu bapaknya dan guru dalam bidang studi apapun mereka mengajar, terutama guru yang mereka sukai.

Sedangkan akhlak disini merupakan perilaku sehari-hari yang dicerminkan pada ucapan, sikap dan perbuatan. Bentuknya yang kongkret adalah hormat dan santun kepada orang tua, guru dan kepada sesama manusia. Dalam kerangka yang lebih luas berakhlak berarti hidup untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam. Artinya hidup berguna bukan hanya untuk umat islam tetapi untuk seluruh umat manusia dan alam sekitarnya.

 Oleh karena itu, keimanan, akhlak dan kepribadian guru amat penting dalam pembinaan akhlak anak didik. Disamping itu mereka juga dicontoh dan diteladani oleh anak didik dalam berbicara dan bertingkah laku.

Orang-orang selain guru, yang berada di sekolah yang juga banyak berhubungan dengan anak didik,misalnya pegawai perpustakaan yang melayani anak didik meminjam dan mengembalikan buku atau ketika mereka membaca di perpustakaan. Mungkin juga akan memberi pengaruh dalam pembinaan akhlak anak didik. Demikian pula dengan situasi lingkungan sekolah adalah termasuk hal yang berpengaruh terhadap pembinaan akhlak anak didik.

Dengan demikian, parenting pendidikan yang utama setelah dari lingkungan keluarga berikutnya adalah sekolah dan lingkungan. Karena ketiganya saling berkaitan satu sama lain untuk menciptakan suasana yang kondusif dan memberikan warga terhadap peserta didik. Oleh karena itu, parenting di lingkungan sekolah sangat penting demi terciptanya akhlakul karimah peserta didik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    KH. Zainuddin Djazuli, Pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri sekaligus Mustasyar PBNU KEDIRI-Kabar duka datang dari Kediri, Jawa Timur. Masyayikh salah satu pondok ternama di kota tersebut dikabarkan meninggal dunia.  KH. Zainuddin Djazuli yang merupakan pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri, berpulang Sabtu (10/7). Kabar duka ini telah menyebar ke berbagai grup whatsapp dan media […]

  • Siapkan Program Kerja, FKPT Jateng Gelar Rapat Koordinasi

    Siapkan Program Kerja, FKPT Jateng Gelar Rapat Koordinasi

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 918
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di Ruang Rapat lt. 2 Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi perdana pada Kamis sore (17/4/2025). Dalam sambutannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa sejak ditetapkan oleh tim formatur pada 26 Juli 2024 lalu, kepengurusan FKPT Jawa Tengah […]

  • Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Foto : NU online Filsafat mengajari tentang beberapa aliran, salah satunya empirisme. Aliran yang mengandalkan empiris-inderawi atau pengalaman langsung sebagai dasar kebenarannya. Contohnya api diakui kalau panas tatkala indera kita terkena api dan terasa benar-benar panas. Kali ini saya tidak akan membahas filsafat, tetapi tentang bagaimana pandangan empiris itu menjadi bagian penting pengambilan keputusan dan […]

  • PCNU-PATI

    Ujian Munaqosah MANU Gembong, Kitab Kuning Menu Wajib

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id GEMBONG – Madrasah memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh sekolah lain, yaitu pendidikan agama yang mendalam.  Terlebih, madrasah di bawah naungan NU. Muatan Lokal (Mulok) kitab kuning seperti hal wajib. Inilah yang disampaikan Ali Sholahuddin, Kepala MANU Gembong di sela-sela ujian Munaqosah MANU tahun 2023, Rabu (15/3) pagi.  Pihaknya membuat standarisasi kelulusan dengan mengadakan […]

  • Membina keluarga SAMAWA

    Membina keluarga SAMAWA

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Dalam hubungan suami istri tidak luput dari permasalahan-permasalahan. Dan itu tidak hanya terjadi satu atau dua kali tetapi berulang-ulang dan dalam permasalahan yang sama. Yang seringkali menjadi persoalan adalah apa yang dulu pernah dipeributkan pada saat sebelum menikah itu akan muncul kembali pada saat sudah menikah. Hal ini disebabkan kemungkinan belum adanya penyelesaian dengan sungguh-sungguh […]

  • cooked platter

    Madrasah di Pati Ramai-ramai Tolak MBG saat Puasa, Salafiyah Kajen: Bikin Mokel

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.086
    • 0Komentar

      Pati – Madrasah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah ramai-ramai menolak pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan alias bulan puasa. Alasannya, pembagian MBG berpotensi membuat siswa mokel atau membatalkan puasa. Waktu pembagian MBG selama Ramadan ini sama dengan hari-hari biasanya, mulai pagi hingga menjelang adzan dzuhur. Namun menu yang dibagikan berbeda. Bila […]

expand_less