Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 27 Jun 2016
  • visibility 526
  • comment 0 komentar

Aswaja adalah golongan yang konsisten mengikuti tradisi dan metode yang dipraktekkan Nabi dan Para sahabat (ma ana alaihi al-yauma wa ashhabi).Aswaja dalam kontek Indonesia adalah golongan yang secara mayoritas mengikuti Imam Abu Hasan al-Asy’ari dalam bidang akidah, Imam Asy-Syafi’I dalam bidang fiqih, dan Imam Abu Hamid Al-Ghazali dan Imam Abi al-Hasan Asy-Syadzili dalam bidang tasawuf.
            Al-Asy’ari menjadi symbol Aswaja karena dua hal: Pertama, kepercayaan besar umat Islam, khususnya para ulama dari berbagai kalangan kepada Imam Abu hasan al-Asy’ari yang wara’, zuhud, ahli ibadah dan berakhlak mulia. Kedua, kreatifitas dan intensitas para ulama dalam menyebarluaskan madzab Al-Asy’ari.(hal xiv)
            Aswaja mempunyai cirri yang utama yaitu tawassuth (moderasi) antara wahyu dan akal, teks dan konteks vertical dan horizontal, sacral dan profan. Moderasi membutuhkan keterbukaan (iftitah) toleransi (tasamuh) keseimbangan (tawazun) dan tegak lurus memegang dan memperjuangkan prinsip (I’tidal). Cirri-ciri ini melekar dalam pemikiran dan aksi lapangan golongan Aswaja.
            Buku yang bertajuk Ahlussunah Wal-Jama’ah memncoba menjabarkan tentang studi komprehensif atas teoleogi al-Asy’ari dan Al-Maturidi yang memiliki sedikit perbedaan dalam beberapa permasalahan. Meskipun demikian al-Asy’ari dan Al-Maturidi  keduanya bertemu pada titik yang sama yakni mengintegrasikan antara dalil naqli dan a’qli secara bersamaan. Penggunaan dalil akal tidak menjauhkan kelompok ini dari dalil al-Quran, justru menguatkan dan memudahkan umat untuk menyerap dengan mudah pemahaman tentang Ahlussunah. Dari sinilah tampak bahwa Ahlussunah adalah firqoh yang moderat (tawassuth), berada diantara golongan mu’tazilah yang selalu mengedepankan akal dan golongan musyabihah dan mujassimah yang selalu terikat dengan dzahir dari nash.(hal 33)
            Terlepas dari semua itu, penulis sudah mampu mengutarakan tentang pemikirannya terhadap pemahaman Ahlussunah wal jamaah melalui studi komprehensif atas teoleogi al-Asy’ari dan Al-Maturidi; penulis membuktikan kebenaran teologi al-Asy’ari dan Al-Maturidi melalui biografi Abu al-Hasan-al Asy’ari yaitu sebagai ulama yang pernah mengangkat biografinnya adalah al-Hafidz Abu- al-Qosim Ibn Asakir (dalam kitabnya Tabyin kadzibi al-Muftary) dan Tajuddin as-Subky (ath-thabaqot). (hal 79)
            Sebelum melepaskan diri dari muktazilah ia sempat belajar ilmu kalam dari Muhammad bin Abdul Wahab al-Jubbai, tokoh Muktazilah di zamannya. Kemudian masuk kota Baghdad, di kota tersebut ia belajar berbagai disiplin ilmu. Ilmu hadist dari Zakariya bin Yahya al-Siji, ilmu fiqih dari Abu Ishaq al-Marwazy, Muhamad bin Yaqub al-Muqri dan sanad keilmuannya sampai kepada Imam Syafi’i.
            Selanjutnya adalah biografi Imam Abu Manshur al-Maturidi, yang di juluki sebagai Imam al-Huda, meninggal  pada tahun 333 H di Samarkand. Sebagai ulama dari kalangan hanafiyyah yang mengangkat biografinya adalah Imam Majduddin Abu al Nada Isma’il in Ibrahim al-Hanafi dalam kitab al-Ansor. Dan berhasil melahirkan karya yang fenomenal yaitu, kitab al-tauhid, kitab takwilat al-Qur’an kitab Maqolat. (hal 83)
            Penulis mampu memberikan gambaran-gambaran sekilas tentang pemikirannya. Hal ini di tandai dengan penguasaan materinya. Terlebih lagi buku ini layak menjadi konsumsi bagi siapa saja yang ingin memahami Ahlussunah wal Jamaah. Tabik. (Penulis Bergiat di Tadarus Buku)  
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU Pati Salurkan Donasi Tahap I Sebesar Rp 121.322.000 ke NUCARE LAZISNU PWNU Jateng untuk Korban Bencana Sumatera

    LAZISNU Pati Salurkan Donasi Tahap I Sebesar Rp 121.322.000 ke NUCARE LAZISNU PWNU Jateng untuk Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.570
    • 0Komentar

      SEMARANG – Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, NUCARE-LAZISNU PCNU Kabupaten Pati secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan tahap I untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Penyerahan donasi ini dilakukan di sela-sela acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LAZISNU PWNU Jawa Tengah yang berlangsung di Hotel Candi Indah, […]

  • Final Lomba Voli Putri Porsema, Kudus Vs Wonosobo Memanas

    Final Lomba Voli Putri Porsema, Kudus Vs Wonosobo Memanas

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 660
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Riuh sorak-sorai penonton mewarnai partai final lomba voli putri tingkat SMA/MA/SMK dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Jawa Tengah. Final yang digelar di lapangan olahraga MAN 1 Wonosobo pada Jumat (12/9/2025) itu mempertemukan tuan rumah kontingen LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo melawan wakil dari LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten […]

  • Padepokan Songgo Buono Gasmi Adakan UKT

    Padepokan Songgo Buono Gasmi Adakan UKT

    • calendar_month Ming, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Padepokan Pencak Silat Songgo Buono Gasmi mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT). Kegiatan ini digelar Sabtu (28/12) malam. Sedikitnya 75 pendekar mengikuti UKT. Semuanya merupakan pendekar Pencak Silat NU Pagar Nusa.  Para peserta UKT Padepokan Songgo Buono Gasmi berpose usai pengambilan sabuk. Joko Buwono, pimpinan padepokan menegaskan bahwa kegiatan tersebut secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kualitas […]

  • PCNU-PATI Photo by Diego Pazini Ferreira

    Es Teh

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Di lantai dua pada sebuah cafe saya lagi berbicang bincang membahas masa depan hingga berbicara tentang ketidakpastian akan semua hal yang ada disekeliling kita. Caffe ini bisa dibilang sudah sejak tahun lalu beridiri di bumi mina tani akan tetapi saya jarang jarang untuk menikmati senja di sini. Biasanya ketika saya […]

  • Ngaji Budaya Lesbumi Pati: Meneladani Akhlak Nabi, Merawat Tradisi

    Ngaji Budaya Lesbumi Pati: Meneladani Akhlak Nabi, Merawat Tradisi

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18.345
    • 0Komentar

      Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Pati berkolaborasi dengan Jama’ah Langgar Makam Mbah Wiro Padi Pasucen menggelar Ngaji Budaya bertajuk “Meneladani Akhlak Nabi, Merawat Budaya”. Kegiatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu berlangsung di halaman Langgar Makam Mbah Wiro Padi, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Sabtu (30/8/2026). Sejumlah […]

  • Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

    Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Pati-Segenap mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diadakan di Balai Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Jaken, Pati. Bimtek ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian Mendukung Program Kementerian Pertanian”. Rabu (6/11/24) Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Bapak Agus Hasbianto, selaku Kepala BSIP, menjelaskan […]

expand_less