Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » TPA (Tempat Penitipan Anak)

TPA (Tempat Penitipan Anak)

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
  • visibility 751
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pada percakapan sore hari bersama orang-orang terkasih, saya mendapat ide untuk tulisan hari ini. Kami membicarakan tema yang cukup penting didalam kehidupan. Lebih tepatnya sesuatu yang bersinggungan dengan dunia parenting. Dimana makin kesini makin banyak sekolah tingkat PAUD yang juga didalamnya mencakup tempat penitipan anak.

Data dari kemdikbud (kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi) banyaknya sekolah PAUD se-Indonesia per hari ini sejumlah 208.774 unit, dan untuk Kabupaten Pati sendiri ada KB sebanyak 481, sedangkan TPA sebanyak 28 unit. Sementara untuk jumlah siswa KB dan TPA se-Kabupaten Pati sejumlah 13.732 anak.

Pada dasarnya para orang tua yang memilih menitipkan anaknya di TPA, sebagian besar adalah para pekerja ranah publik. Saya pernah bertanya kepada tetangga dimana anaknya dimasukkan pada TPA, yang letaknya tak jauh dari desa. Alasannya sederhana. Ia hanya ingin anaknya ada yang menjaga sekaligus mengajarkan beberapa hal selama ia bekerja.

Menitipkan anak di TPA sebenarnya tak masalah dan sah-sah saja. Namun jika hal ini malah membuat relasi antara anak dan orang tua semakin renggang, itu patut diwaspadai. Kok bisa? Pagi hari si anak berada di tempat penitipan, saat malam hari orang tua telah lelah akibat seharian bekerja. Lalu kapan anak akan mendapat waktu bersama orang tuanya?

Contoh misalkan jika saat si anak ingin berbagi cerita pasal kegiatan di TPA bersama teman-temannya, namun orang tua malah acuh entah sedang bermain handphone atau masih sibuk melanjutkan pekerjaannya di rumah atau malah tidur duluan. Maka hal ini akan menimbulkan tingkat kepercayaan anak kepada orang tua perlahan akan menurun. Dan mereka secara tak langsung akan menganggap bahwa orang tuanya tak menyayanginya.

Lebih buruknya lagi jika ketika diposisi seperti itu, orang tua malah dengan lantangnya berbicara kepada si anak bahwa ia harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan menghidupi mereka. Bukankah hal ini sangat disayangkan? Tapi bagaimana lagi realitanya masih banyak yang melakukan hal itu.

Anak kecil dunianya ya bermain. Mereka hanya tahu bermain dan bermain. Mereka belum saatnya disodorkan dengan berbagai masalah dan realita kehidupan yang begitu keras semacam itu. Anak kecil itu hanya ingin orang tuanya selalu ada didekatnya. Selalu sigap saat ia butuhkan. Saya pernah menjadi kecil, jadi saya tahu bagaimana rasanya saat ditinggal disiang hari lalu malamnya tak ada waktu untuk sekadar cerita tentang kegiatan hari ini.

Saya bukan merasa sok tahu atau apa. Hanya saja ingin anak-anak sekarang tak merasakan apa yang saya rasakan. Semoga ini hanya asumsi saya. Nyatanya pun saya masih banyak menjumpai para orang tua yang ikhlas membagi waktunya untuk anak-anaknya. Meski dipagi hari mereka dititipkan, namun malam hari mereka selalu bercengkerama, bermain bersama, dan tertawa bersama.

Memutuskan untuk menempatkan anak di TPA perlu diskusi panjang antara kedua orang tua. Kerena bagaimana pun tumbuh kembang sang anak salah satu faktornya adalah karena lingkungannya. Pun sebagai orang tua masih perlu untuk tetap mengawasi dan mengontrol anak-anak, dengan cara bertanya perihal kegiatannya selama di TPA, atau dengan siapa ia hari ini bertemu. Dengan begitu, relasi antara orang tua dan anak akan tetap terjaga. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id. – Angka perceraian di Pati tergolong tinggi. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pati,  terdapat 2.247 kasus selama tahun 2024. Angka perceraian tersebut didominasi oleh cerai gugat (diajukan istri) daripada cerai talak (diajukan suami). Rinciannya, cerai talak 538 kasus dan cerai gugat sebanyak 1.709 kasus. Adapun penyebab perceraian dikarenakan beberapa […]

  • Buka Raker Ma’arif NU Rembang, Fakhrudin Karmani Ajak Bangun Kekuatan dengan Branding

    Buka Raker Ma’arif NU Rembang, Fakhrudin Karmani Ajak Bangun Kekuatan dengan Branding

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

      Rembang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani membuka acara Rapat Kerja Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Rembang yang diselenggarakan di Aula PLHUT Ķemenag Kabupaten Rembang pada hari Kamis (09/01/2025). Dalam pengarahannya, Fakhruddin Karmani menyampaikan tentang ideologisasi ke-NU-an melalui Kurikulum Ke-NU-an, kemandirian organisasi dan penguatan ideologi melalui batik Ma’arif, […]

  • Ketum PCNU Diagendakan Jadi Pemateri Diskusi Kebangsaan Siang Ini

    Ketum PCNU Diagendakan Jadi Pemateri Diskusi Kebangsaan Siang Ini

    • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Pamflet undangan ngaji kebangsaan bersama kelompok 18 KKN Gembira IPMAFA dan K. Yusuf Hasyim PATI-Situasi pandemi yabg belum juga reda, membuat masyarakat harus putar otak agar aktifitas mereka tetap lancar dan tentunya taat Protokol Kesehatan (Prokes).  Salah satu kegiatan mahasiswa yang sedikit banyak terhambat adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Agenda yang sedianya dilaksanakan dengan menerjunkan […]

  • Pemimpin Tegas Pemberani

    Pemimpin Tegas Pemberani

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Salah satu kader terbaik NU Pati telah berpulang ke rahmatullah, yaitu KH. Imam Shofwan. Beliau pernah menduduki posisi puncak sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Pati periode 2009-2013. Beliau terpilih bersama KH. Asmui Syadzali dalam konferensi NU di Pondok Ar-Roudloh At-Thohiriyyah asuhan KH. A. Mu’adz Thohir Kajen Margoyoso Pati. Beliau menggantikan KH. […]

  • PC GP Ansor Pati Ikuti Apel Kebangsaan Virtual

    PC GP Ansor Pati Ikuti Apel Kebangsaan Virtual

    • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    PATI –  PC GP Ansor Pati bertempat di kantor PCNU Pati mengikuti Apel Kebangsaan yang digelar secara virtual oleh Pimpinan Pusat GP Ansor dipimpin langsung oleh Gus Yaqut Cholil Qoumas. Ahad, (29/11/2020) Dalam sambutannya, Gus Yaqut menyampaikan bahwa GP Ansor selalu di depan dalam masalah – masalah kebangsaan dan siap berpartisipasi dalam keamanan dengan membantu […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman ‘MataAirMata Merdeka’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (16/8).

    Sangkan Paran Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke- 164 yang digelar pada Sabtu (16/8) menjadi salah satu momen spesial. Pada momen yang bertepatan dengan malam tirakatan itu, masyarakat diajak memaknai kembali arti kemerdekaan. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut banyak pengertian kemerdekaan yang harus dimaknai ulang. Terlebih setelah memasuki usia ke 80 Republik Indonesia. “Seperti kita […]

expand_less