Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Khidmah Santri Untuk Negeri

Khidmah Santri Untuk Negeri

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 20 Okt 2017
  • visibility 488
  • comment 0 komentar

Pati. Santri selalu loyal untuk negeri. Hari Santri Nasional (HSN) yg jatuh pada 22 Oktober 2017 mengingatkan bangsa akan besarnya jasa para santri dlm mengusir penjajah, mempertahankan kemerdekaan, dan mengisi kemerdekaan dgn berbagai program, khususnya pendidikan dan ekonomi kerakyatan.
“Resolusi Jihad Hadlratussyekh KH M Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober 2017 yg mewajibkan umat Islam mengangkat senjata untuk mempertahankan kemerdekaan membuktikan besarnya nasionalisme dan patriotisme para santri dlm mengawal negeri. Jika santri terdahulu punya spirit tinggi dalam khidmah untuk bangsa, apa khidmah santri untuk negeri di era sekarang?” jelas Ketua Panitia Hari Santri Jamal Makmur
Banyak sekali tantangan bangsa, meliputi krisis moral, mental, pendidikan, ekonomi, kebudayaan, politik, dan sosial. Maka, ada banyak hal yang harus dilakukan santri di masa depan.
Pertama, mengembangkan pendidikan baik formal maupun nonformal, seperti pesantren, madin, TPQ, madrasah, dan lain-lain. Para santri harus belajar manajemen pendidikan profesional supaya mampu mentransformasi pendidikan ke arah yang lebih dinamis dan kompetitif.
Kedua, mengembangkan masjid, mushalla, dan majlis ta’lim dgn kegiatan penguatan akidah, pengajian kitab aswaja nahdliyah, sosial, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan remaja masjid.
Ketiga, menghidupkan organisasi NU di wilayahnya masing-masing supaya eksistensi NU dirasakan manfaatnya oleh warga NU dan masyarakat secara umum. Selain kegiatan rutin, seperti lailatul ijtima’, barzanji, dan kajian kitab, lembaga amil zakat, infak dan sedekah harus dihidupkan. Jangan sampai potensi zakat nasional sebesar 280 trilyun hanya tinggal potensi saja tanpa angka yang riil. Jika angka itu bisa dikumpulkan 100 trilyun saja, betapa besar potensi yang bisa digunakan untuk pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan kualitas pendidikan.
Keempat, mengokohkan paradigma dan aksi Islam Aswaja yg rahmatan lil alamin dan menolak tegas paham radikal, fundamental, dan teror yang menebarkan kebencian, amarah, dan menghalalkan segala macam cara. Khilafah Islamiyah struktural ditolak karena hanya kedok untuk kepentingan politik primordial. Khilafah Islamiyah kultural diwujudkan dgn menegaknya nilai-nilai substansial Islam, seperti keadilan, kesetaraan, kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebahagaiaan lahir batin. Dalam konteks Indonesia, PBNU (Pancasila, Binneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945) adalah harga mati demi keutuhan dan kemajuan bangsa.
Kelima, membangun politik yang santun, bermartabat, dan jauh dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Politik yg diperkuangkan santri berorientasi kpd tegaknya kemaslahatan rakyat, yaitu terpenuhinya kebutuhan primer, sekunder, dan tersier, bukan politik yang justru memperkaya diri, keluarga, dan golongan.
Kelima hal tersebut harus menjadi PR besar bagi santri-santri masa depan, pungkas Jamal (N)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Para personel Rebana Obor Sholawat sedang melantunkan syair-syair selawat kepada Nabi Muhammad SAW. GEMBONG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PC PMII ) Kabupaten Pati menggelar Talkshow peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri 2021. Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Shofa Az-Zahro Gembong. Acara yang berlangsung Ahad (24/10) sore ini. Dengan mengusung tema ‘Implementasi […]

  • Rohis SMAN 1 Tayu Jalin Kerja Sama dengan IPNU-IPPNU

    Rohis SMAN 1 Tayu Jalin Kerja Sama dengan IPNU-IPPNU

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    TAYU-Rohani Islam (Rohis) SMA Negeri 1 Tayu menyelenggarakan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan). Agenda tersebut trlah menjadi program tahunan yang selalu diadakan oleh Rohis SMAN 1 Tayu. Pengurus IPNU-IPPNU Cabang Pati foto bersama Pengurus Rohis SMAN 1 Tayu usai kegiatan Latihan Dadar Kepemimpinan (LDK), Sabtu, (24/8) Dalam LDK tahun ini, Rohis menggandeng Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Kabupatan […]

  • PCNU - PARI Photo by Foundry

    Peningkatkan Minat Baca Siswa Madrasah Ibtidaiyah

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Membaca adalah hal yang sangat penting dalam memajukan setiap pribadi manusia maupun suatu bangsa. Dengan membaca, kita dapat memperluas wawasan dan mengetahui dunia. Namun sebuah persoalan membaca yang selalu mengemukan, terutama di kalangan pelajar, adalah bagaimana cara menimbulkan minat dan kebiasaan membaca. Banyak negara berkembang memiliki persoalan yang sama, yaitu kurangnya Minta membaca di kalangan […]

  • Sinergi Kankemenag dan Pemerintah Daerah: Akselerasi Pemenuhan Akomodasi yang Layak Melalui Gebyar Pendidikan Inklusif 2026

    Sinergi Kankemenag dan Pemerintah Daerah: Akselerasi Pemenuhan Akomodasi yang Layak Melalui Gebyar Pendidikan Inklusif 2026

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.627
    • 0Komentar

      UNGARAN – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang mengukuhkan langkah strategis dalam mewujudkan ekosistem pendidikan ramah disabilitas. Melalui helat “Gebyar Pendidikan Inklusif Kabupaten Semarang 2026” di Pendopo Kabupaten Semarang (14/2), kegiatan ini secara resmi menjadi bagian dari rangkaian FGD dan pengisian Profil Belajar Siswa (PBS) yang diinisiasi oleh Direktorat KSKK Madrasah […]

  • PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Maria Ulfa (tengah), Ketua PAC Muslimat NU Gembong bersama pengurus lainnya (foto : dokumen LTN-NU)  GEMBONG-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan banyak rutinitas terhambat. Hal ini pula yang dirasakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gembong.  Para kaum ibu yang rutin melaksanakan kegiatan setiap tanggal 12 tersebut terpaksa meliburkan diri karena adanya PPKM. Hal […]

  • Doa Bersama Sebelum Belajar

    Doa Bersama Sebelum Belajar

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Ibtidaiyah Khoiriyah Sitiluhur yang beralamat di Jln. Raya Pati – Gunung Rowo Km.14 Sitiluhur Gembong Pati, setiap kali akan melakukan kegiatan belajar mengajar, setiap murid dan guru-guru dianjurkan untuk doa bersama, membaca shalawat, asma’ul Husna.             “Kami selaku guru akan memberikan sulitauladan yang baik, untuk anak didik kami, terutama dalam menuntut ilmu, maka […]

expand_less