Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
  • visibility 274
  • comment 0 komentar

Hari Raya Idul Adha merupakan momentum bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia, terlebih bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji di Makkah. Banyak hikmah yang bisa kita petik dari peringatan Hari Raya Idul Adha ini, agar kita semua senantiasa meneladani Nabi Ibrahim AS atas ketaatannya menjalankan perintah Allah SWT.

Ada tiga keistimewaan yang dimiliki Nabi Ibrahim AS. Pertama, nabi yang disayang Allah, khalullah (QS. An-Nisa: 125). Kedua, Nabi Ibrahim merupakan manusia pilihan terbaik, al-mustaga (QS. Shaad: 47), dan Ketiga, Nabi Ibrahim termasuk salah satu nabi yang dijuluki Ulul Azmi, karena keteguhan hati yang dimilikinya.

Namun pada saat ini, kita sebagai bangsa Indonesia berada pada zaman di mana tidak banyak figur yang bisa kita ikuti, kita panuti dan teladani. Bagaimana tidak, sekarang ini banyak orang cerdas, banyak orang pintar, namun etikanya bobrok dan akhlaknya buruk (korupsi, manipulasi, kolusi, dsb), sehingga menimbulkan rasa tidak percaya masyarakat terhadap para tokoh/pemimpin.

Oleh karena itu, momen Idul Adha ini, kita membutuhkan keteladanan yang baik dan berbudi luhur tokoh atau pemimpin kita, seperti yang telah nyata terjadi di masa lalu, yaitu sosok seperti Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, serta tentunya Nabi Muhammad SAW. Keteladanan akhlak pribadi mereka sangat sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan yang diinginkan, serta ketaatan yang dimilikinya.

Peringatan Hari Raya Idul Adha mejadi sangat penting di tengah bangsa kita yang sedang menghadapi berbagai tantangan. Banyak pelajaran penting juga dari peristiwa sejarah itu yang bisa kita ambil hikmahnya dalam kehidupan sehari-hari. Bencana demi bencana, kerusuhan demi kerusuhan, dan berbagai konflik yang terjadi salang silih berganti menimbulkan kerusakan, bahkan sampai dengan merenggut korban jiwa. Kondisi ini harus kita cegah dan harus bisa kita carikan solusi yang tepat.

Sebagai anak bangsa, kita sangat menyayangkan kalau berbagai kerusuhan di tanah air justru diciptakan oleh orang-orang yang mengatasnamakan agama, mengatasnamakan demokrasi, kebenaran dan supremasi hukum. Usaha-usaha provokasi untuk mengadu domba sesama warga bangsa, dan sesama umat Islam, bahkan untuk menjauhkan umat Islam sendiri melaksanakan perintah Allah SWT.

Perlu kita sadari, keberagaman dan perbedaan sosial bangsa Indonesia memiliki potensi konflik, termasuk potensi perpecahan di antara  umat Islam sendiri. Sebagai umat dan bangsa Indonesia yang baik, sudah semestinya kita membangun solidaritas, kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Tidak mengedepankan  ego serta emosi dalam menyelesaikan setiap perbedaan dan permasalahan, karena akan menjadi  lahan empuk bagi provokator untuk memecah belah umat Islam.

Semoga peringatan Idul Adha kali ini bisa dimaknai sebagai titik pijakan dan refleksi untuk terus berbenah diri dalam menanamkan nilai-nilai ajaran agama. Tanpa perenungan dan penghayatan ajaran agama, maka ibadah serta ritual yang kita laksanakan akan berhenti hanya sebatas simbol belaka.

Jika kita nanti menjadi seorang pemimpin atau figur bagi keluarga dan masyarakat, agar senantiasa kita bisa meneladani akhlak-akhlak para nabi dan kian meningkatkan kesalehan sosial. _Wallahu a’lam Bissawab_

Disarikan dari Khotbah Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.SI (KAPOLDA Jawa Tengah) di MAJT

Oleh: Thiyas T. Taufiq, M.Ag (Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Walisongo Semarang)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV - PCNU PATI

    Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Pati – Lolos di panggung semegah AKSI Indosiar masih menjadi kabar yang cukup mengejutkan bagi Alif Silfia Luthfiyah. Pasalnya, dara asal Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati itu menganggap bahwa AKSI berisi orang-orang hebat dari seluruh Indonesia. Ia masih tak menyangka mampu lolos menjadi 24 besar. “Persaingannya sangat ketat. Semua peserta memiliki ciri khas dan dukungan yang […]

  • Pesantren Mislakhul Muta'allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

    Pesantren Mislakhul Muta’allimin Jadi Pesantren Penggerak Literasi

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id.Pemalang – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 3 terlaksana di Pesantren Mislakhul Muta’allimin Karangtengah, Warungpring, Kabupaten Pemalang, Ahad (9/3/2025). Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pemalang Abdul Khalim mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi pemantik untuk memajukan Lembaga […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Belajar Pendidikan Perdamaian dari Gus Dur

    Pendidikan Perdamaian dalam Perspektif Abdurrahman Wahid

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    KH. Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur lahir dan dibesarkan dalam lingkungan pesantren yang kental dengan pendidikan keislaman. Sejak kanak-kanak Gus Dur mendapatkan bimbingan dari orang tuanya. Sehingga dari keluarga pesantren dan tumbuh kembang dari pendidikan pesantren kelak akan memberikan warna bagi perkembangan intelektualitasnya hingga tumbuh dewasa. Sejak menuntut ilmu di […]

  • 712 Orang Donorkan Darahnya di Salafiyah

    712 Orang Donorkan Darahnya di Salafiyah

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Menumbuhkan sikap peduli dan peka terhadap kesehatan masyarakat, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melaksanakan donor darah. Hal tersebut ditunjukkan para siswa dan guru yang berada di bawah naungan Yayasan Salafiyah Kajen yang meliputi MA, SMK dan MTs Salafiyah. Mereka tampak antusias sebagai pendonor dalam kegiatan  yang di selenggarakan oleh Palang Merah Remaja […]

  • FKPT Jateng Hadiri Rapat Pembahasan Pencegahan Terorisme di Kesbangpol Jateng

    FKPT Jateng Hadiri Rapat Pembahasan Pencegahan Terorisme di Kesbangpol Jateng

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.125
    • 0Komentar

    ‎ ‎Semarang – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menghadiri rapat pembahasan pencegahan terorisme dan pencegahan program True Crime Community (TCC) di kalangan pelajar yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026). ‎ ‎Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kesbangpol Provinsi […]

  • Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Pati Resmi Dikukuhkan

    Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Pati Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Kepengurusan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati masa khidmah 2024-2029 resmi dikukuhkan di Joglo Omah Cabe Resto, Jl Kartini, Pati, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/1/2025). Hadir dalam pengukuhan tersebut para pengurus LP Ma’arif Kab Pati, yang dinahkodai Dr. H. Muhsin Moh Sholeh, Lc.M.A sebagai ketua, dan […]

expand_less