Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
  • visibility 447
  • comment 0 komentar

Hari Raya Idul Adha merupakan momentum bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia, terlebih bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji di Makkah. Banyak hikmah yang bisa kita petik dari peringatan Hari Raya Idul Adha ini, agar kita semua senantiasa meneladani Nabi Ibrahim AS atas ketaatannya menjalankan perintah Allah SWT.

Ada tiga keistimewaan yang dimiliki Nabi Ibrahim AS. Pertama, nabi yang disayang Allah, khalullah (QS. An-Nisa: 125). Kedua, Nabi Ibrahim merupakan manusia pilihan terbaik, al-mustaga (QS. Shaad: 47), dan Ketiga, Nabi Ibrahim termasuk salah satu nabi yang dijuluki Ulul Azmi, karena keteguhan hati yang dimilikinya.

Namun pada saat ini, kita sebagai bangsa Indonesia berada pada zaman di mana tidak banyak figur yang bisa kita ikuti, kita panuti dan teladani. Bagaimana tidak, sekarang ini banyak orang cerdas, banyak orang pintar, namun etikanya bobrok dan akhlaknya buruk (korupsi, manipulasi, kolusi, dsb), sehingga menimbulkan rasa tidak percaya masyarakat terhadap para tokoh/pemimpin.

Oleh karena itu, momen Idul Adha ini, kita membutuhkan keteladanan yang baik dan berbudi luhur tokoh atau pemimpin kita, seperti yang telah nyata terjadi di masa lalu, yaitu sosok seperti Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, serta tentunya Nabi Muhammad SAW. Keteladanan akhlak pribadi mereka sangat sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan yang diinginkan, serta ketaatan yang dimilikinya.

Peringatan Hari Raya Idul Adha mejadi sangat penting di tengah bangsa kita yang sedang menghadapi berbagai tantangan. Banyak pelajaran penting juga dari peristiwa sejarah itu yang bisa kita ambil hikmahnya dalam kehidupan sehari-hari. Bencana demi bencana, kerusuhan demi kerusuhan, dan berbagai konflik yang terjadi salang silih berganti menimbulkan kerusakan, bahkan sampai dengan merenggut korban jiwa. Kondisi ini harus kita cegah dan harus bisa kita carikan solusi yang tepat.

Sebagai anak bangsa, kita sangat menyayangkan kalau berbagai kerusuhan di tanah air justru diciptakan oleh orang-orang yang mengatasnamakan agama, mengatasnamakan demokrasi, kebenaran dan supremasi hukum. Usaha-usaha provokasi untuk mengadu domba sesama warga bangsa, dan sesama umat Islam, bahkan untuk menjauhkan umat Islam sendiri melaksanakan perintah Allah SWT.

Perlu kita sadari, keberagaman dan perbedaan sosial bangsa Indonesia memiliki potensi konflik, termasuk potensi perpecahan di antara  umat Islam sendiri. Sebagai umat dan bangsa Indonesia yang baik, sudah semestinya kita membangun solidaritas, kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Tidak mengedepankan  ego serta emosi dalam menyelesaikan setiap perbedaan dan permasalahan, karena akan menjadi  lahan empuk bagi provokator untuk memecah belah umat Islam.

Semoga peringatan Idul Adha kali ini bisa dimaknai sebagai titik pijakan dan refleksi untuk terus berbenah diri dalam menanamkan nilai-nilai ajaran agama. Tanpa perenungan dan penghayatan ajaran agama, maka ibadah serta ritual yang kita laksanakan akan berhenti hanya sebatas simbol belaka.

Jika kita nanti menjadi seorang pemimpin atau figur bagi keluarga dan masyarakat, agar senantiasa kita bisa meneladani akhlak-akhlak para nabi dan kian meningkatkan kesalehan sosial. _Wallahu a’lam Bissawab_

Disarikan dari Khotbah Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.SI (KAPOLDA Jawa Tengah) di MAJT

Oleh: Thiyas T. Taufiq, M.Ag (Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Walisongo Semarang)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Schwoaze

    Macet

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Beberapa bulan lalu. Bulan Maret tepatnya, saat saya ngajak jalan jalan perempuan yang saya sayangi, cintai dan sebagainya. Dari Bumi Mina ke Yogya. Perjalanan kami tempuh lumayan lama. Tak seperti biasanya. Hampir seharian hingga ke kota tujuan. Supir dan kondektur bus mengumpat dengan umpatan tak jelas, mengekspresikan kekesalannya sebab jamnya terlambat. Perjalanan kami sangat melelahkan. […]

  • PCNU-PATI

    Diklatsar Garda Fatayat NU Digelar di Lereng Gunung Muria

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Garda Fatayat NU (Garfa) Kabupaten Pati baru saja melaksanakan apel pembukaan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) pada Sabtu (12/11) pagi tadi. Agenda ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting, di antaranya, Ketua PCNU Pati, Perwakilan Kapolresta Pati dan Ketua PC Fatayat NU Pati.  Agenda yang rencanya akan berakhir pada Ahad (13/11) esok ini digelar di […]

  • Lewati Proses Panjang, Tanah Wahid Hasyim Resmi Milik NU Lagi

    Lewati Proses Panjang, Tanah Wahid Hasyim Resmi Milik NU Lagi

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    PATI-Sabtu (11/7) menjadi hari bahagia bagi PCNU Pati. Pasalnya, bukan hanya para pengurus harian yang berjumpa dengan pengurus MWC-NU untuk pertama kali selama pandemi, namun pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.30 sampai 16.30 WIB. tersebut memiliki makna tersendiri. Penyerahan verkas secara simbolis oleh tim ad hoc advokasi kasus tanah Wahid Hasyim yang diwakili oleh sekretaris […]

  • Pemkab Pati Harapkan Peran Pelajar NU dalam Pembangunan Daerah

    Pemkab Pati Harapkan Peran Pelajar NU dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Ahmad Kharis (asisten Sekda bagian Kesra) mewakili Bupati Pati, memberikan sambutan dalam pembukaan Konfercab IPNU IPPNU Pati. PATI – Peran PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati sangat dibutuhkan dalam mengahadapi permasalahan bangsa, utamanya terkait merosotnya moral dan nasionalisme generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Ahmad kharis saat mewakili Bupati Pati dalam pembukaan Konfercab PC IPNU IPPNU […]

  • Kiai Mujib Sholeh, Mustasyar PCNU Pati Wafat

    Kiai Mujib Sholeh, Mustasyar PCNU Pati Wafat

    • calendar_month Kam, 25 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Kabar duka menyelimuti keluarga PCNU Pati di penghunjung Januari 2024. Pasalnya, salah satu Mustasyar PCNU Pati, KH. Abdul Mujib Sholeh berpulang pada Kamis (25/1) malam. Kepulangan Kiai Mujib ini telah dikonfirmasi oleh PCNU Pati melalui salah satu anggota keluarga. KH. Yusuf Hasyim, Ketua NU Kabupaten Pati yang pertama kali meng-post kabar duka […]

  • PCNU-PATI

    LKD Fatayat NU Winong Singgung Analisis Gender

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id.- WINONG Latihan Kader Dasar (LKD) memegang peran penting dalam organisasi Fatayat NU. Sebab, via LKD, Pengurus Fatayat NU dilatih untuk loyal dan militan terhadap organisasi. Hal itulah yang disampaikan oleh Lilik Khoni’ah, sekretaris PC Fatayat NU Pati kepada pcnupati.or.id.  Sebab pentingnya LKD, pihak PC Fatayat NU Pati mengimbau seluruh PAC untuk mengagendakan kegiatan tersebut. Bahkan, […]

expand_less