Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • visibility 8.686
  • comment 0 komentar

 

UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mengambil langkah progresif dalam memperkuat layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Dalam gelaran “Gebyar Pendidikan Inklusif 2026” di Pendopo Kabupaten Semarang (14/2), Bupati Semarang memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga memberikan instruksi khusus kepada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) untuk segera mengoordinasikan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Inklusif Kabupaten Semarang.

Bupati menekankan bahwa isu disabilitas tidak bisa diselesaikan secara parsial. Oleh karena itu, ia meminta Disdikbudpora menjadi motor penggerak kolaborasi bersama Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Semarang, serta seluruh stakeholder pendidikan terkait termasuk akademisi, profesional dan perusahaan.

Pokja sebagai Pusat Kolaborasi Lintas Sektor
Pembentukan Pokja ini diproyeksikan menjadi wadah integrasi kebijakan dan teknis. Bupati berharap sinergi ini mampu menyelesaikan hambatan administratif maupun sarana prasarana yang selama ini dihadapi 1.384 peserta didik penyandang disabilitas di Bumi Serasi.

“Saya minta Disdikbudpora, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan segera duduk bersama Kemenag dan pihak lain yang bisa memberikan dukungan. Kita siapkan Pokja Pendidikan Inklusif agar setiap kebijakan, mulai dari kesehatan, jaminan sosial, hingga akses pendidikan, benar-benar tersambung dalam satu garis koordinasi yang kuat,” tegas Bupati dalam arahannya.

Langkah Nyata Disdikbudpora dan Akurasi Data PDPD
Menanggapi instruksi tersebut, Plt. Kepala Disdikbudpora Kab. Semarang, M. Taufiqurrohman, menyatakan kesiapannya untuk segera menyiapkan perangkat kebutuhan pendirian Pokja termasuk mengawali dengan penyusunan Peraturan Bupati tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif yang menjadi payung hukum pembentukan Pokja. Salah satu modal utamanya adalah integrasi data Peserta Didik Penyandang Disabilitas (PDPD) yang telah dilakukan bersama Kankemenag dan didukung teknis oleh Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI).

Akurasi data ini pula yang melandasi penyaluran bantuan bantuan dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan BAZNAS berupa uang pembinaan serta alat bantu fisik dalam rangkaian acara tersebut. Ke depan, Pokja ini juga akan bersinergi dengan program pendataan kesulitan fungsional siswa meallui aplikasi Profil Belajar Siswa (PBS) dari Kemenag RI dan Kemdikdasmen guna memastikan standar layanan di sekolah maupun madrasah setara kualitasnya.

Manifestasi Bakat Inklusif Satuan Pendidikan
Dukungan Disdikbudpora terhadap ekosistem inklusif juga tercermin dari moncernya talenta siswa yang tampil dalam acara tersebut. Kerja keras pendampingan di satuan pendidikan membuahkan hasil luar biasa, seperti:

Kolaborasi Tilawah: Siswa SLBN Ungaran dan MI Beji.

Seni Musik: Ansambel angklung dari PKBM Kristha Pertiwi.

Seni Tari: Penampilan memukau dari RA Leyangan dan Tari Warok Inklusif dari MIN 5 Semarang.

Hadir memberikan penguatan, Bunda Inklusi Kanwil Kemenag Jateng, Ade Komaria Saiful Mujab, mengapresiasi langkah Bupati Semarang. Menurutnya, koordinasi lintas dinas di bawah komando Disdikbudpora akan menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam mewujudkan prinsip no one left behind.

Dengan terbentuknya Pokja ini nantinya, Kabupaten Semarang berkomitmen memastikan bahwa hak asasi setiap anak untuk mendapatkan Akomodasi yang Layak (AYL) bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang terukur dan berdampak.

#DisdikbudporaKabSemarang #PokjaInklusi #BumiSerasi #PendidikanInklusif2026 #SinergiLintasSektor #NoOneLeftBehind #KemenagHadir

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemimpin Tegas Pemberani

    Pemimpin Tegas Pemberani

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Salah satu kader terbaik NU Pati telah berpulang ke rahmatullah, yaitu KH. Imam Shofwan. Beliau pernah menduduki posisi puncak sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Pati periode 2009-2013. Beliau terpilih bersama KH. Asmui Syadzali dalam konferensi NU di Pondok Ar-Roudloh At-Thohiriyyah asuhan KH. A. Mu’adz Thohir Kajen Margoyoso Pati. Beliau menggantikan KH. […]

  • PCNU-PATI Photo by Fadi Xd

    Apa Kabar Cinta?

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Sudahkah kita bersyukur hari ini? Setiap nafas yang kita hirup adalah karunia-Nya. Tanpa bernafas kita tak bisa berbuat apa-apa. Sudahkah kita bersyukur atas apa yang kita makan dan minum hari ini? Tanpa rezeki-Nya kita mungkin sudah kelaparan dan kehausan. Sudahkah kita berbuat baik kepada orang lain? Tanpa orang lain kita […]

  • Ansor Pati Komitmen Kawal Pilkada Damai 

    Ansor Pati Komitmen Kawal Pilkada Damai 

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

      PATI – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati Abdullah Syafiq menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen mengawal Pilkada damai. Penegasan tersebut disampaikan saat Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PC GP Ansor Pati di Hotel Safin, Rabu (25/9/2024). Muskercab digelar dengan mengundang jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Pati. Di dalamnya termasuk jajaran […]

  • PCNU-PATI Photo by Malik Skydsgaard

    Fenomena Prostitusi dalam Perspektif Fiqih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prostitusi didefinisikan sebagai pertukaran hubungan seksual dengan uang atau hadiah sebagai suatu transaksi perdagangan atau pelacuran. Aktifitas seksual yang terjadi dalam prostitusi bukan lahir karena hubungan sah suami-istri, melainkan karena adanya transaksi “penjual” dan “pembeli”. Dari sini sudah jelas sekali, bahwa prostitusi merupakan praktik bisnis perzinaan berbayar […]

  • Seminar Jurnalistik LTNNU Tambak Romo Usung Tema Santri

    Seminar Jurnalistik LTNNU Tambak Romo Usung Tema Santri

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Ruang zoom meeting Seninar Jurnalistik LTN NU Tambakromo TAMBAKROMO – Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) MWC NU Kecamatan Tambakromo membuat agenda yang cukup mengesankan Minggu (17/10) pagi tadi. Pasalnya, setelah sekian lama tidak melakukan pelatihan, kali ini lembaga yang diketuai oleh Ahmad Suparyono tersebut menggelar Seminar Jurnalistik via zoom meeting.  “Memang belum pelatihan, tahapnya masih […]

  • Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.633
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Tradisi manuskrip di wilayah Kajen, Pati, bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan cermin dari keberislaman masyarakat Jawa yang khas. Filolog Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Taufiq Hakim, mengungkapkan bahwa Islam di wilayah ini diresapi secara konvergen dan vernakular, menggabungkan ketauhidan yang kokoh dengan ekspresi rasa dan simbol budaya lokal. ​Poros dari peradaban Jawa-Muslim di […]

expand_less