Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Sambut Kapolres Baru, Ini Hasil Perbincangannya

PCNU Pati Sambut Kapolres Baru, Ini Hasil Perbincangannya

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
  • visibility 340
  • comment 0 komentar

PATI-Polres Pati Datangi Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Rabu (1/4) kemarin. Kedatangan Kapolres baru beserta beberapa anggotanya tersebut masih berkaitan dengan penanganan covid 19 di Kabupaten Pati.

Para Pemgurus NU dan Polres Pati menyepakati kerjasama untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Kabupaten Pati. Dalam hal ini, mereka fokus pada tindakan lanjutan penyebaran virus corona (covid 19) 

Arie Prasetya Syafa’at yang menggantikan Kapolres lama, Bambang YS. disambut oleh pengurus harian PCNU Pati. Diantaranya, K. Yusuf Hasyim, ketua tanfidziyah PCNU dan sekretarisnya, Maskan serta beberapa pengurus lainnya.

Baik Polres maupun PCNU sepakat untuk bersinergi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di kabupaten Pati. Khusus dalam penanganan covid 19, keduanya serujuk untuk melaksanakan imbauan kepada masyarakat luas agar tetap diam di rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

“Kalaupun terpaksa keluar rumah, gunakan masker, sanitizer, dan cuci tangan pakai sabun sebelum masuk rumah sesuai intruksi pemerintah.” Tandas Arie.

Arie juga meminta kepada PCNU untuk membantu program ini demi stabilitas sosial. Ia menambahkan bahwa PCNU sebagai organisasi dengan jama’ah terbanyak tentu memiliki pengaruh yang besar ditengah masyarakat.

“Kami melakukan koordinasi dengan berbagai ormas di Kabupaten Pati untuk melakukan tindakan pencegahan dan penangan (dalam hal ini-red) mengenai covid-19.” lanjutnya.

Sementara itu, K. Yusuf Hasyim menyambut baik kedatangan aparat sipil tersebut. Menurutnya, sinergi antara agamawan dan pemerintah sangat diperlukan demi memberikan keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat.

“Karena virus ini, kegiatan keagamaan juga terdampak. Oleh sebab itu, kaum agamawan memang sudah selayaknya dilibatkan dalam menentukan kebijakan. Seperti kegiatan sholat jumat, majelis ta’lim dan lain sebagainya.” Tutur K. Yusuf.

Selain membahas tentang covid 19, kedatangan Kapolres tersebut juga bertujuan memperkenalkan diri dan mensosialisasikan program kerja. Menurut Arie, ia tinggal melanjutkan program-program yang telah digagas oleh Bambang YS.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN Sokopuluhan 01 Pucakwangi Gelar Lomba Unik Gantikan Tradisi Pemberian Hadiah Guru

    SDN Sokopuluhan 01 Pucakwangi Gelar Lomba Unik Gantikan Tradisi Pemberian Hadiah Guru

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.670
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Ada suasana berbeda dalam peringatan Hari Guru Nasional di SDN Sokopuluhan 01, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, tahun ini. Jika biasanya siswa berlomba memberikan hadiah kepada para guru, maka tahun ini pihak sekolah secara tegas melarang adanya pemberian hadiah apa pun. Kebijakan ini diambil untuk menanamkan nilai bahwa guru tidak membutuhkan hadiah mahal, melainkan […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menghitung Kredit. Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash.

    Kredit

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Karena untuk menjadi istiqomah itu amat berat. Selalu tepat waktu dalam kondisi apa saja, dimana saja, dengan siapa dan berbuat apa. Jika sudah mengiyakan sepekan sekali harus ada tulisan ya harus di sempatkan. Seperti halnya kemarin-kemarin jika hari kemenangan tinggal kenangan. Setelah sebulan fuul kita terkekang, menahan lapar, menahan dahaga. Tapi belum mampu menahan rasan-rasan […]

  • Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.517
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Tradisi manuskrip di wilayah Kajen, Pati, bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan cermin dari keberislaman masyarakat Jawa yang khas. Filolog Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Taufiq Hakim, mengungkapkan bahwa Islam di wilayah ini diresapi secara konvergen dan vernakular, menggabungkan ketauhidan yang kokoh dengan ekspresi rasa dan simbol budaya lokal. ​Poros dari peradaban Jawa-Muslim di […]

  • Ahwa, K. Ahmad Syarwo Pimpin NU Tayu hingga 2024

    Ahwa, K. Ahmad Syarwo Pimpin NU Tayu hingga 2024

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    TAYU-Agenda Konferensi pengurus NU merupakan kegiatan wajib yang dijalankan lima tahun sekali oleh pengurus NU di betbagai tingkatan. Kali ini, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tayu Menggelar konferensinya untuk memilih pimpinan baru. Para pengurus baru MWC NU Tayu berpose bersama pengurus PCNU Pati usai konferensi.  “Tertib mrlakukan reotganisasi adalah bukti bahwa organisasi masih […]

  • PCNU-PATI

    Puasa Kok Rebahan?

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ketika ada rekan bertanya, puasa kok rebahan? Saya bilang, “ya orang rebahan itu banyak motif. Ada yang karena keshet (malas), sakit, atau sekadar istirahat melepas penat dan lelah”. Ya, beragam motif tersebut tentu banyak sekali perspektif kita sajikan agar kita tetap produktif di bulan Ramadan. Sebagai bagian dari Rukun Islam, puasa merupakan […]

  • Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara. Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan […]

expand_less