Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Prinsip Relasi Hubungan Antara Sesama Manusia

Prinsip Relasi Hubungan Antara Sesama Manusia

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
  • visibility 652
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikhah*

 


Mari kita lihat hadist pertama dalam kitab Assittin Al-Adliyyah. Hadist pertama ini dari Abi Huroiroh yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang menerangkan bahwasanya sesama muslim (laki-laki dan perempuan) adalah saudara. Hadist ini mengajarkan prinsip yang paling dasar didalam Islam yaitu prinsip kemanusiaan melalui ajaran persaudaraan. Artinya jika kita menganggap muslim lain adalah saudara.

Maka kita tidak diperbolehkan untuk saling mendzalimi, saling merendahkan, dan juga saling menghina. Namun tanpa kita sadari ketika kita memiliki keunggulan atau kelebihan daripada yang lain biasanya muncul potensi untuk merendahkan yang lainnya. Satu contoh misalnya dalam keputusan pengambilan suara atau dalam hal kepemimpinan, laki-laki terkadang merendahkan perempuan karena dinilai perempuan itu tidak punya kapasitas intelektual yang tinggi sehingga dibatasi haknya dan tidak diberikan kesempatan yang sama. Contoh lainnya misalkan perempuan ini ingin mengambil sekolah tinggi tetapi dibatasi hanya karena stigma “untuk apa sekolah tinggi kalau pada akhirnya juga ke dapur”. Hal ini jelas sangat bertolak belakang dengan apa yang dimaksud hadist diatas. Oleh karena itu, mari kita belajar menjadi saudara yang baik untuk sesama saudaranya dalam hal apapun. 

Selanjutnya pada hadist kedua “la dharara wa la dhirara” yang artinya tidak boleh ada kerusakan pada diri sendiri dan tidak boleh melakukan kerusakan atau keburukan yang ditujukan kepada orang lain. Hadist ini memang singkat tetapi bisa dijadikan prinsip kemaslahatan dan anti kemudharatan terhadap sesama manusia. Prinsip selanjutnya adalah kebaikan. Berbicara soal kebaikan, orang yang baik itu tolak ukurnya adalah memiliki akhlak yang mulia. Manusia hidup didunia ini tidak sendirian. ia akan selalu berdampingan dan dikelilingi oleh sesama manusia lainnya. Maka sudah sepatutnya antara satu dengan yang lainnya untuk saling berbuat baik. Spiritualitas seseorang tidak hanya bisa dicapai dengan meningkatkan ibadah ritual saja, akan tetapi harus dibarengi dengan sikap keshalihan sosial dengan cara memperlakukan orang lain dengan sebaik-baiknya.

 Salah satu contoh bentuk keburukan yang mengakibatkan terjadinya sebuah ketidakadilan adalah adanya stereotip(pelabelan). Bahwa dalam kebudayaan kita masih melekat adanya perbedaan peran antara laki-laki dan perempuan. Seorang perempuan sangat dibatasi ruang geraknya karena telah terstigma terlebih dahulu bahwa perannya hanya boleh diranah domestik saja.

Maka ketika ada perempuan yang mengambil peran untuk bekerja diranah publik dan mengakibatkan ia pulang dimalam hari, biasanya akan secara langsung terstigma bahwa ia bukan merupakan perempuan baik-baik. Adapun didalam konteks yang lebih dekat dengan kehidupan kita, yaitu didalam hubungan antara satu anggota keluarga dengan anggota yang lainnya yaitu sering kali muncul sikap merasa paling benar, paling harus dipatuhi, dan paling harus mendapatkan ketaatan secara mutlak. Semestinya ini menjadi hal-hal yang perlu untuk direnungkan kembali agar nantinya tidak menimbulkan adanya ketidakadilan. Pun telah dijabarkan dalam berbagai hadist banyak yang menganjurkan agar kita menekankan pentingnya prinsip kesalingan dalam menjalin sebuah hubungan dengan orang lain.

Selanjutnya pada penghujung pembahasan bab 1 menjelaskan tentang prinsip-prinsip relasi antara laki-laki dan perempuan didalam Islam, adalah prinsip saling berkasih sayang. Pada hadist dari Abi Huroiroh yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori yang artinya “Barangsiapa tidak menyayangi, maka tidak disayangi”.

Prinsip ini juga penting untuk ditarik dalam konteks yang lebih kecil lagi didalam kehidupan kita yaitu relasi antara suami dan istri. Hubungan suami dan istri adalah hubungan yang saling menyayangi dan mengasihi bukan hubungan yang saling mendominasi. Sering kali kita mendengar ketika ada pasangan yang sedang melangsungkan pernikahan pasti tersemat doa “semoga menjadi keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah”.

Sakinah adalah ketenangan hati. Maka untuk menuju sakinah harus ada yang namanya mawaddah dan rohmah. Mawaddah sendiri penjelasannya adalah ketika kita mencintai seseorang dan orang itu merasa bahagia atas rasa cinta kita, sedangkan rohmah adalah ketika kita mencintai seseorang kita pun merasa ikut bahagia. Apabila yang tercapai hanya mawaddah maka akan mengakibatkan yang namanya pengorbanan, dan apabila yang tercapai hanya rohmah saja, maka dikhawatirkan akan mengakibatkan egoisme. Oleh karena itu mawaddah dan rohmah harus saling berkesalingan untuk mencapai pada sakinah. 

 *Pengurus PC Lazisnu Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disiplin Prokes Sejak Usia Dini, Kebapa Tidak?

    Disiplin Prokes Sejak Usia Dini, Kebapa Tidak?

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Oleh : Nur Hidayatun Nikmah* Kurangnya sikap disiplin protokol kesehatan oleh orang tua ternyata sangat berpengaruh terhadap anak usia dini. Karena orang tua adalah panutan anak selama dirumah, maka jika dalam aktivitas sehari-hari orang tua tidak mencontohkan sikap disiplin yang baik dan benar, dikhawatirkan anak akan meniru perilaku ini.  Contoh kecil saja, dalam penerapan protokol […]

  • PC GP Ansor Temanggung Gelar Ngaji Media untuk Kader Se-Kabupaten

    PC GP Ansor Temanggung Gelar Ngaji Media untuk Kader Se-Kabupaten

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

      Temanggung, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Temanggung menyelenggarakan kegiatan Ngaji Media pada Rabu (9/7/2025), bertempat di Aula Pondok Pesantren Mualimin, Temanggung. Kegiatan ini diikuti oleh kader media GP Ansor dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Ansor dalam pemanfaatan media digital sebagai sarana dakwah dan penguatan peran sosial. […]

  • Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    TAYU-Pelaksanaan Turba (Turun Ke Bawah) yang diagendakan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Tayu. Ini merupakan kali pertama PC IPNU/IPPNU melaksanakan Turba. Kegiatan Turba PC IPNU/IPPNU di Gedung Istighotsah Al Asyiq, Pule, Tayu Tujuan diagendakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan program-program kerja cabang. Harapannya, para pengurus IPNU/IPPNU yang hadir dalan kesempatan tersebut dapat mendukung […]

  • Ketua PCNU Ajak Warga Pati Jaga Kondusifitas, Polresta Ingatkan Masyarakat Tidak Terprovokasi

    Ketua PCNU Ajak Warga Pati Jaga Kondusifitas, Polresta Ingatkan Masyarakat Tidak Terprovokasi

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

      Pati – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, menyerukan kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kedamaian di tengah dinamika yang terjadi di wilayah Pati. Menurutnya, menjaga ketenteraman adalah wujud nyata dari menjalankan perintah Allah SWT dalam bingkai persaudaraan dan persatuan. “Kita semua harus yakin bahwa Pati ini cinta […]

  • Lima Hari Sekolah di Pati Resmi Dibatalkan, PCNU Bergembira

    Lima Hari Sekolah di Pati Resmi Dibatalkan, PCNU Bergembira

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 798
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati resmi membatalkan kebijakan lima hari sekolah, Jumat (8/8/2025). Alasan pembatalan kebijakan yang telah berjalan sebulan ini pun terungkap saat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati menyerahkan SK ke PCNU Pati. Keputusan ini tertuang dalam surat keputusan (SK) perihal penyesuaian hari sekolah dan penguatan karakter anak melalui kegiatan […]

  • Selamat Jalan Perpisahan

    Selamat Jalan Perpisahan

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Al-Azhari berkata,”Arti cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.” Al-Baidhawi berkata, “Cinta adalah keinginan untuk taat,”. Cinta manusia kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati keduanya dan riddha terhadap segala perintah Allah dan segala ajaran yang dibawa Rasulullah Saw.”sedangkan arti cinta Allah kepada hamba-Nya adalah ampunan, ridha dan […]

expand_less