Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
  • visibility 683
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Syafii Pahlevi

Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu.

Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan berkesenian dan berkebudayaan itu mengharuskan para pegiat seni-budaya, khususnya para pegiat Lesbumi, untuk membuka diri dan membangun koneksitas dengan para steakholder.  Pelibatan pihak steakholder ini bukan semata-mata untuk membantu memberikan pendanaan, tapi lebih dari itu adalah sebagai pihak yang menjadi bagian dari tim penggerak motivasi dan edukasi bagi pengembangan program seni-budaya.

Untuk menjadi pegiat seni-budaya yang dipandang kredibel dan dipercaya untuk bekerjasama dengan steakholder, tentu mensyaratkan adanya private value (nilai diri) yang menunjang kekuatan kapasitas personal. Setiap pegiat Lesbumi harus membangun branding personal yang baik untuk bisa merangkai jejaring dengan berbagai pihak, utamanya mereka yang concern terhadap aktivitas berkesenian dan berkebudayaan.

Keberanian untuk merancang setiap gagasan harus pula disertai keyakinan dan keberanian untuk mengeksekusi gagasan tersebut. Sebagai contoh, kita memiliki gagasan menyelenggarakan suatu event seni-budaya maka kita harus berani membangun komunikasi dan bekerjasama dengan pihak-pihak yang memiliki kekuatan pengaruh dan kekuatan sumber daya. Pihak-pihak tersebut bisa dari kalangan pelaku usaha, pemerintah, ormas, institusi pendidikan, dan lain-lain.

Selanjutnya kita juga harus bisa membuktikan diri sebagai pihak yang layak dipercaya untuk diajak bekerjasama. Karena itu setiap kita telah menyelenggarakan kerjasama perhelatan seni-budaya kita harus sesegera mungkin membuat catatan evaluasi, baik itu dari segi ketidaksempurnaan penyelenggaraan maupun sisi positifnya. Harus pula membuat laporan pertanggungjawaban jika  pihak yang kita ajak kerjasama adalah pemerintah. Termasuk penting juga membuat surat ucapan terima kasih kepada para pihak yang turut menunjang kegiatan kita.

Sederhananya, kesemua itu meniscayakan adanya manajemen yang baik dalam pengelolaan organisasi seni-budaya semacam Lesbumi. Pendek kata, para pegiat Lesbumi perlu membuat tahapan-tahapan proses capacity building untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa Lesbumi adalah organisasi yang kredibel dan sangat kompeten di bidangnya. Tahapan proses itu antara lain :

  1. Membangun branding personal yang baik sehingga dipandang pihak lain sebagai orang yang memiliki nilai kepemimpinan karismatik.
  2. Merangkai jejaring untuk membangun koneksitas dan sinergitas dengan para steakholder maupun masyarakat pendukung gerakan kebudayaan.
  3. Meramu gagasan yang memiliki nilai jual dan sekaligus memiliki spirit sosial.
  4. Merancang model aktualisasi gagasan tersebut, termasuk menyiapkan upaya-upaya alternatifnya.
  5. Membangun networking atau pengorganisasian yang memiliki soliditas yang tinggi.
  6. Jangan berhenti untuk selalu mencoba dan membaca peluang.

Demikian sekilas pemikiran yang bisa kita diskusikan bersama dalam upaya mengembangkan dan memajukan program berkesenian dan berkebudayaan.

*Disampaikan pada kegiatan “Lokakarya Manajemen Organisasi Seni-Budaya” (Kemendikbudristek Bersama Lesbumi PWNU Jawa Tengah)

** Wakil Ketua Lesbumi PWNU Jawa Tengah

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diikuti 28 Ribu Orang, Jalan Sehat Santri Jawa Tengah 2024 Dibuka Gus Rozin dengan Meriah

    Diikuti 28 Ribu Orang, Jalan Sehat Santri Jawa Tengah 2024 Dibuka Gus Rozin dengan Meriah

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

      Semarang – Puncak Acara Resepsi Peringatan Hari Santri Nasional Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah 2024 melalui kegiatan Jalan Sehat Santri Jawa Tengah berlangsung meriah di Lapangan Pancasila Simpanglima, Kota Semarang, pada Ahad (27/10/2024). Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin dalam sambutannya menuturkan bahwa total peserta Jalan Sehat Santri Jawa Tengah […]

  • PCNU- PATI

    Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Bulan Dzulhijjah adalah bulan di mana umat muslim di dunia diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Karena ibadah haji merupakan salah satu bentuk rukun Islam yang ke lima, sehingga bagi umat muslim yang mampu dan sudah memenuhi syarat diwajibkan untuk menjalankan ibadah haji tersebut. Sedangkan bagi umat muslim yang tidak mampu dalam melaksanakan […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Maulid Nabi, Pramuka Mathaliul Falah Kajen Gelar Bakti Sosial

    • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, kembali melaksanakan kegiatan pramuka setelah sempat terhenti selama dua tahun sejak pandemi. Kegiatan kepramukaan itu dilakukan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini berlangsung pada Kamis (06/10/2022) di Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Kegiatan itu diikuti 1.633 peserta yang terdiri […]

  • PCNU PATI - Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX - IPPNU XIX Kongres Traktiran

    Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX – IPPNU XIX Kongres Traktiran

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Pimpinan Pusat IPNU XX – IPPNU XIX bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Ketum IPMI Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari PBNU.Pimpinan Pusat Bangga, Kongres Ditraktir PBNU Pimpinan Pusat bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari […]

  • Kanjengan Meriahkan Haul Syekh Mutamakkin

    Kanjengan Meriahkan Haul Syekh Mutamakkin

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 645
    • 0Komentar

      Potret Desa Kajen dan Masjid Kajen dari udara. Sumber : kajen-margoyoso.desa.id Sekelompok pemuda Desa Kajen yang tergabung dalam komunitas budaya Kaneman Kajen Jonggringan (Kanjengan) turut memeriahkan Haul Waliyullah Syekh Ahmad Mutamakkin. Kanjengan menggelar serangkaian acara yakni bincang buku, peluncuran buku, kidungan manuskrip dan ngaji bareng di puncak acara. “Karena pandemi, semua dilaksanakan secara daring […]

  • PCNU-PATI

    Radikus Makankakus

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Dika Angkasaputra Moerwani atau lebih dikenal dengan Raditya Dika (lahir di jakarta, 28 Desember 198. Umur 31 tahun) adalah seorang penulis, pelawak, aktor, pemeran, model dan sutradara asal Indonesia. Di indonesia, Raditya Dika dikenal sebagai buku jenaka. Tulisan-tulisan itu berasal dari blog pribadiny yang kemudian dibukukan. Buku pertamanya berjudul Kambing Jantan masuk kategori best seller. […]

expand_less