Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
  • visibility 252
  • comment 0 komentar

Bulan Dzulhijjah adalah bulan di mana umat muslim di dunia diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Karena ibadah haji merupakan salah satu bentuk rukun Islam yang ke lima, sehingga bagi umat muslim yang mampu dan sudah memenuhi syarat diwajibkan untuk menjalankan ibadah haji tersebut. Sedangkan bagi umat muslim yang tidak mampu dalam melaksanakan ibadah haji, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk melaksanakan bentuk amalan-amalan di bulan Dzulhijjah yang pahalanya tidak kalah penting dengan ibadah haji.

Dalam hal ini beberapa bentuk ibadah yang bisa dilakukan dalam bulan Dzulhijjah, antara lain adalah ibadah kurban, ibadah puasa Tarwiyah, dan ibadah puasa Arafah. Adapun bentuk amalan yang sangat bisa dilakukan di sini adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Oleh karena itu, bentuk amalan yang kedua ini sangat mungkin kita lakukan dan dianjurkan untuk menjalankan ibadah sunah puasa tarwiyah dan Arafah.

Puasa Tarwiyah merupakan puasa yang dilakukan pada hari Tarwiyah, yaitu bertepatan pada tanggal 8 Dzulhijjah, satu hari sebelum dilaksanakannya wukuf Arafah. Sedangkan puasa Arafah merupakan puasa yang dilakukan pada hari Arafah, yakni bertepatan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau bertepatan pada saat jemaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah.

Baik puasa Tarwiyah dan puasa Arafah hukumnya adalah sunah muakkad atau sangat dianjurkan, agar kita dapat turut merasakan nikmatnya ibadah seperti yang dirasakan oleh para jemaah haji. Oleh karena itu, ada beberapa keistimewaan dalam menjalankan ibadah sunah puasa Tarwiyah dan Arafah.

Keistimewaan Puasa Tarwiyah

Dalam hal ini, salah satu bentuk keistimewaan dalam menjalankan ibadah puasa Tarwiyah adalah dapat membersihkan dan menghapus dosa tahun lalu. Selain itu juga, keutamaan lainnya adalah untuk mendapatkan keberkahan hidup dan akan dilipatgandakan segala bentuk amal ibadah kita. Adapun hadist yang menguatkan dalam hal ini, di antaranya adalah:

Siapa yang puasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan untuk puasa pada hari Tarwiyah, seperti puasa setahun. (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibn Abbas).  

Dari hadist di atas sangat jelas, bahwa keutamaan menjalankan ibadah sunah puasa Tarwiyah adalah akan dilipatgandakan pahalanya dan dapat menghapus dosa selama satu tahun yang akan datang. Sehingga dari hadist ini juga dapat menjadikan penyemangat bagi umat muslim untuk senantiasa dalam menjalankan segala bentuk ritual ibadah yang berdampak pada kehidupan kita, serta untuk meningkatkan ketakwaan kita dihadapan Allah.

Adapun niat puasa tarwiyah 8 Dzulhijjah adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala. Yang artinya; Saya berniat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”

Keistimewaan Puasa Arafah

Bentuk keistimewaan dalam menjalankan ibadah sunah puasa Arafah adalah dihapuskannya segala dosa selama satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. Dalam hal ini, hadist yang menjelaskan tentang keistimewaan puasa arafah adalah:

Barangsiapa yang berpuasa pada hari arafah, maka ia akan diampuni dosa-dosanya setahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.” (HR. Ibnu Majah).

Keutamaan dari hadist di atas juga diperkuat dari hadist yang diriwatkan oleh Abu Qatadah al-Anshar.

Dan Rasulullah saw. ditanya tentang berpuasa di hari Arafah. Maka, baginda bersabda, ia menebus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Imam Muslim).

Adapun niat dari ibadah puasa sunah Arafah 9 Dzulhijjah adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma ‘arafata sunnatan lillahi ta’ala. Yang Artinya: Saya berniat puasa sunah ‘Arafah karena Allah Ta’ala.”

Oleh karena itu, dari keistimewaan di atas baik dari ibadah puasa Tarwiyah dan ibadah puasa Arafah. Pada intinya adalah, untuk menumbuhkan spirit ritual ibadah kita untuk senantiasa menjalankan perintah Allah dan mendekatkan diri kita kepada Allah, agar terhindar dari kemaksiatan dan kemungkaran. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Menulis Artikel Scopus Boleh Pakai AI, Tapi Cek Syaratnya

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Salatiga – Bertempat di Auditorium Lt.3 Gd. K.H. Ahmad Dahlan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FTIK UIN Salatiga menggelar kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal Ilmiah Bereputasi pada Rabu (3/7/2024) dari pukul 08.00 – 15.00 WIB. Narasumber kegiatan tersebut adalah dosen PGMI FTK INISNU Temanggung […]

  • PCNU-PATI

    PC LP Maarif Pati, Adakan Diklat Ke- NU-an

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Pati. Diklat implementasi kurikulum ke-NU-an yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU PWNU Jateng dan LP Ma’arif NU Kaba. Pati digelar di SMA Muria Boarding School.(1/10) Pada kesempatan ini, dihadiri oleh Ketua PCNU Kab. Pati KH. Yusuf Hasyim, M.Ag., M.S.I Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kab. Pati, Drs. H. Ah. Adib Al-Arif, M.Ag., DPRD Komisi E […]

  • Photo by Jason Yuen

    Keterwakilan Perempuan

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada waktu itu saya bersama teman-teman berkunjung kerumah seorang sejarawan Pati. Disana kami tak hanya bertamu, melainkan diskusi soal sejarah Kabupaten Pati dan Jawa pada umumnya. Kami juga sempat berbincang soal tokoh-tokoh perempuan zaman dulu yang banyak dikaburkan oleh sejarah. Padahal perjuangan para perempuan zaman dahulu tak kalah hebat dengan perjuangan […]

  • IPNU/IPPNU Kawedanan Tayu Kedatangan Tamu dari LTN-NU

    IPNU/IPPNU Kawedanan Tayu Kedatangan Tamu dari LTN-NU

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    DUKUHSETI-Rumat Literasi yang digagas oleh PC IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Kawedanan Tayu. Berlokasi di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti, IPNU dan IPPNU menggandeng LTN NU Pati demi melancarkan agenda ini. “Kami mengundang LTN-NU Pati sebagai fasilitator. Ini adalah salah satu bentuk kerjasama IPNU/IPPNU dengan Lembaga-lembaga NU.” Tutur Mukhoyyaroh, Dorektur Lembaga Pers dan Jurnalistik IPPNU Pati. […]

  • Menjadi Santri Sukses: Belajar dari KH MA Sahal Mahfudh

    Menjadi Santri Sukses: Belajar dari KH MA Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Pati.  Dalam memeriyahkan Hari Santri Nasional Kampus IPMAFA mengadakan bedah buku Biografi Intelektual KH MA Sahal Mahfudh, di Auditorium IPMAFA Pati, Sabtu, 21 Oktober 2017 dalam rangka ikut memeriahkan Hari Santri Nasional 2017. “Tantangan santri sekarang dan di masa depan sangat kompleks, lebih berat dari zaman sekarang. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang meluluhlantakan batas […]

  • PCNU PATI. Ketua MWC NU Gembong, K. Sholikhin menyerahkan kenang-kenangan kepada ketua takmir Masjid Jami'atul Husna, Dukuh Godangmulyo, Gembong

    Safari Ramadhan, MWC-NU Gembong Beberkan Peran Lazisnu kepada Warga

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    GEMBONG – Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Gembong kembali memgadakan safari Ramadhan tarawih kelilih setelah dua tahun libur. Kegiatan yang menjadi salah satu agenda rutin dalam dua periode K. Sholikhin tersebut kembali digelar di lima tempat. Hal tersebut disampaikan oleh sekretaris MWC, KH. Nur Hasyim. “Setiap tahun kami pusatkan di lima desa, tahun ini […]

expand_less