Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

LPBI NU : 10 Tangki Air Bersih Per Hari Masih Kurang

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 16 Okt 2019
  • visibility 562
  • comment 0 komentar

PATI-Lazisnu bersama dengan LPBI NU Cabang Pati akhir-akhir ini disibukkan dengan agenda bhakti sosial. Kekeringan yang melanda sebagian daerah di Kabupaten Pati membuat LPBI NU sebagai lembaga yang mengurus penanggulangan bencana harus turun tangan.

Tercatat, puluhan desa yang tersebar di beberapa kecamatan di Pati mengalami kekeringan. Saebagian besar desa tersebut berada di Kecamatan Pucakwangi, Kayen, Jaken, Jakenan, dan Tambakromo. Sementara di sisi utara, beberapa daerah juga mengalami hal sama, seperti sebagian desa di Tayu, Dukuhseti bahkan Margoyoso.

Pendistribusian air bersih oleh Lazisnu dan LPBI NU di beberapa daerah kekeringan yang ada di Kabupaten Pati

Bencana kekeringan ini membuat kebutuhan air bersih di wilayah-wilayah tersebut menjadi sangat ssulit terpenuhi. Oleh sebab itu, NU melalui Lazisnu dan LPBI NU merasa memiliki tanggung jawab untuk menyalurkan dan menyediakan air bersih.

“Lazisnu sebagai kantung pendanaan, sementara LPBI NU bertugas di lapangan” ungkap Niam Sutaman, ketua Lazisnu Cabang Pati.

Sutaman melanjutkan bahwa Lazisnu menyediakan wadah khusus bagi masyarakat yang hendak berkontribusi menyalurkan air bersih. Hal ini ternyata mendapatkan respon positif dari masyarakat. Terbukti, setiap harinya, sedikitnya lima tangki air bersih berkapasitas 8000 liter selalu disalurkan Lazisnu dan LPBI NU untuk wilayah-wilayah kekeringan.

“Untuk teman-teman yang hendak ikut menyalurkan bantuan, bisa mentransfer dana ke rekening Lazisnu Pati. Masing-masing tangki air seharga dua ratus ribu rupiah” lanjutnya.

Flyer donasi air bersih Lazisnu Pati

Sementara, Edi Fitranto, ketua LPBI NU Pati mengungkapkan bahwa jumlah yang disalurkan oleh Lazisnu dan LPBI NU Pati masih jauh dari kata cukup. Kebutuhan air bersih di musim kemarau panjang ini sangatlah banyak.

“Dengan mengirimkan rata-rata lima sampai sepuluh tangki (air bersih) setiap hari itu belum cukup untuk memasok kebutuhan air bersih di daerah kekeringan di Pati” tuturnya.

Oleh sebab itu, Edi menyuarakan keluh kesah masyarakat melalui pcnupati.or.id. Ia beranggapan bahwa masyarakat yang mengalami kekeringan sangat membutuhkan uluran tangan. Pria bertubuh gempal ini juga mengajak warga untuk membantu meringankan beban mereka.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, KKN Ipmafa Gelar Ngaji Daring

    Lagi, KKN Ipmafa Gelar Ngaji Daring

    • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Para mahasiswa KKN MDR Cakranawa berpose bersama dengan KH. Liwa’uddin usai pelaksanaan ngaji Daring. PATI – Tim KKN MDR Cakranawa Ipmafa dua hari yang lalu mengadakan acara Ngaji bareng, tepatnya, Sabtu (21/08). Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Darussalam Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso. Selain digelar secara luring dengan peserta terbatas, acara ini juga dilaksanakan secara daring. […]

  • Ponpes Mansajul Ulum Kembali Raih Juara Umum dalam Lomba HSN 2022

    Ponpes Mansajul Ulum Kembali Raih Juara Umum dalam Lomba HSN 2022

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar berbagai lomba. Diantaranya, lomba Da’i milenial dan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK). Lomba MQK dilaksanakan secara offline di Institut Pesantren Mathali’ul Falah pada Kamis (20/10/2022). Sedangkan lomba Da’i Milenial digelar secara online. Berdasarkan […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.100
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Puluhan siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, turun langsung membantu membersihkan rumah dan lingkungan warga Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, yang terdampak banjir. Aksi gotong royong ini menjadi wujud kepedulian pelajar terhadap masyarakat yang mengalami bencana banjir. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Ahad (11/1/2026) dengan pendampingan beberapa guru. Para siswa […]

  • Guru MI dan RA LP. Ma'arif se kec Bendosari GELAR PELATIHAN KBC UNTUK TINGKATKAN KOMPETENSI GURU

    Guru MI dan RA LP. Ma’arif se kec Bendosari GELAR PELATIHAN KBC UNTUK TINGKATKAN KOMPETENSI GURU

    • calendar_month Ming, 26 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.092
    • 0Komentar

    Sukoharjo, 25 Juli 2026 – Guru MI dan RA LP. Ma’arif Se Kec.Bendosari sukses menyelenggarakan Pelatihan KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) pada hari Sabtu, 25 Juli 2026 di MI Walisongo Kalangan ,Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru MI dan RA LP. Ma’arif Se Kec. Bendosari dengan tujuan memperkuat pendekatan pembelajaran yang humanis dan berkarakter. Pelatihan […]

  • Respon Tantangan Zaman, 100 Pengelola Medsos Sekolah Ma'arif Pekalongan Ikuti Pelatihan Literasi Digital

    Respon Tantangan Zaman, 100 Pengelola Medsos Sekolah Ma’arif Pekalongan Ikuti Pelatihan Literasi Digital

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.532
    • 0Komentar

    PEKALONGAN — Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan resmi menggandeng Institut Widya Pratama (IWIMA)Kota Pekalongan. Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui program pelatihan khusus bagi pengelola media sosial di lingkungan sekolah dan madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU Kota Pekalongan. Tak kurang dari 100 peserta dintanggal […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Semua akan NU pada Waktunya

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Dulu, dulu sekali, diceritakan bahwa Imam Syafi’i sudah mengajar di Masjidil Haram sebelum usianya genap 12 tahun. Santrinya bukan anak-anak yang masih belajar a-ba-ta, melainkan para syaikh, pemuka agama. Bukan main! Al kisah, di suatu hari di Bulan Ramadhan, Imam Syafi’i mengajar sejak pagi sampai siang bolong. Saat mencapai tengah […]

expand_less