Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
  • visibility 5.268
  • comment 0 komentar

 

Pati – Alumni Madrasah TBS Kudus dari Kabupaten Pati atau Ikatan Siswa Abiturien Tasywiquth Thullab Salafiyah (IKSAB) Pati ikut memperingati satu abad madrasah tersebut. Mereka pun menggelar doa bersama dan memilih ketua baru.

Kegiatan yang digelar di Ponpes Darul Hidayah, Dukuh Runting, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati ini berjalan dengan khidmat, Sabtu (1/11/2025) malam. Puluhan alumni berdatangan dari berbagai kecamatan.

Mereka kumpul bersama mendoakan Madrasah TBS semakin berkembang dan maju menjawab tantangan jaman. Para ’Masyayikh’ turut hadir dalam acara tersebut. Yakni, KH Arifin Fanani dan KH Ahmad Arwan.

Keduanya memberikan wejangan kepada para alumni Madrasah TBS Kudus. KH Ahmad Arwan menegaskan pentingnya kedudukan orang berilmu. Dengan berilmu, insan akan lebih bermanfaat bagi orang lain maupun alam.

KH Arifin Fanani menambahkan, selain ilmu, santri maupun alumni TBS Kudus harus mempunyai adab yang baik, terutama kepada guru. Ia pun bangga dengan para santri dan alumni TBS yang masih menjaga adab di tengah jaman saat ini.

Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

Usai mendengar petuah dari para masyayikh, Pengurus IKSAB Pati melakukan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan memilih Ketua baru.

”Laporan ini juga menjadi bahan refleksi, evaluasi, dan pembelajaran agar roda organisasi IKSAB Pati ke depan dapat berjalan lebih baik dan berdaya guna,” kata Ketua IKSAB Pati sebelumnya, Dr. Khabibi Muhammad Luthfi

Luthfi Noor terpilih menjadi Ketua baru periode 2025-2023. Ia secara aklamasi meneruskan estafet kepemimpinan guna mempererat silaturahim dan jejaring IKSAB Pati.

Dirinya yakin, dengan konsolidasi dan komunikasi yang baik, para anggota IKSAB bakal tumbuh bersama.

Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

Peringati Satu Abad TBS, IKSAB Pati Gelar Doa Bersama

”Kita harap agar IKSAB Pati selalu kompak. Berjejaring dan sebagai santri mempunyai peran yang lebih baik di masyarakat. Kita harus saling rangkul agar saling tumbuh. Kami terima kasih dan mohon bimbingannya,” tandas dia.

Berbagai kegiatan digelar untuk memperingati satu abad Madrasah TBS. Di antaranya, khitan massal, pelatihan editor clinic dan pameran karya IKSAB, 100 khataman Al Quran hingga festival rebana.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marak Kekerasan Seksual, PC Pagar Nusa Pati: Seni Beladiri Penting Ditanamkan Sejak Dini

    Marak Kekerasan Seksual, PC Pagar Nusa Pati: Seni Beladiri Penting Ditanamkan Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    PATI – Publik sempat dibuat “jengkel” atas maraknya pemberitaan perbuatan pelecehan seorang laki-laki yang dilakukan kepada seorang wanita akhir-akhir ini. Pelaku kekerasan dan penyimpangan seksual tidak hanya dari lingkungan luar namun juga tak jarang didominasi oleh orang terdekat korban. Pelaku kekerasan seksual lebih sedikit dilakukan oleh orang asing dibandingkan orang yang dikenal. Bahkan jika di […]

  • Doa Bersama Sebelum Belajar

    Doa Bersama Sebelum Belajar

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Ibtidaiyah Khoiriyah Sitiluhur yang beralamat di Jln. Raya Pati – Gunung Rowo Km.14 Sitiluhur Gembong Pati, setiap kali akan melakukan kegiatan belajar mengajar, setiap murid dan guru-guru dianjurkan untuk doa bersama, membaca shalawat, asma’ul Husna.             “Kami selaku guru akan memberikan sulitauladan yang baik, untuk anak didik kami, terutama dalam menuntut ilmu, maka […]

  • PCNU-PATI

    PD PGMI Jateng-DIY Kaji Tugas Akhir Skripsi dan Nonskripsi

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Koordinator Wilayah VIII Jawa Tengah dan DIY menggelar Diskusi Pendidikan bertajuk “Tugas Akhir: Skripsi atau Nonskripsi? (Kebijakan, Implementasi, Kelebihan dan Kekurangan)” dengan narasumber dosen PGMI FITK UIN Walisongo Semarang, Hj. Zulaikhah, M.Ag., M.Pd., pada Selasa (23/4/2024) secara daring. Dalam kesempatan itu, Ketua PD PGMI Korwil […]

  • Siswa MAN 1 Pati Borong Prestasi di Kejuaraan Bahasa Inggris UIN Walisongo

    Siswa MAN 1 Pati Borong Prestasi di Kejuaraan Bahasa Inggris UIN Walisongo

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Peserta Didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati meraih juara English Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada Senin, (6/5/2025). Sebanyak 4 siswa berhasil meraih 3 kategori yang diselenggarakan secara terbuka tersebut. Diantaranya yakni Raisa Salsabila Al Ghifari XI-5 yang raih juara 1 speech, Ahmad Zaki Attazi XI-5 […]

  • Rakerwil I, LP. Ma’arif NU Jateng Paparkan Program dari 12 Bidang

    Rakerwil I, LP. Ma’arif NU Jateng Paparkan Program dari 12 Bidang

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Wonosobo – Bertempat di Ruang Sinensis, Tambi Tea Resort Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029 bersama Ketua dan Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota se Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I pada Sabtu (19/10/2024). Dalam sesi pemaparan program kerja, dipimpin Wakil Sekretaris LP. Ma’arif NU PWNU […]

  • PCNU-PATI

    Dalam Mihrab Cinta

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Syamsul, pemuda 20 tahun-an yang bertekad menuntut ilmu di sebuah pesantren di Kediri, meninggalkan kehidupannya yang cukup nyaman. Di pesantren tersebut, ia bertemu dengan Zizi, putri pemilik pesantren yang pernah ditolongnya. Suatu ketika, Syamsul terusir dari pesantren karena dituduh mencuri akibat fitnah sahabatnya sendiri, Burhan. Keluarganya sendiri pun tidak mempercayainya. Hal ini membuat Syamsul akhirnya […]

expand_less