Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 6.025
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pemerintah dan masyarakat Pati diminta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Muh Zen, saat menjadi narasumber Dialog Kebudayaan, yang berlangsung di Aula Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025).

Muh Zen berharap bahwa budaya lokal dapat terus diuri-uri dan dikuatkan agar masyarakat Indonesia, khususnya di bidang pendidikan, terus peduli untuk mempertahankan budaya serta kearifan lokal yang ada.

“Budaya ini macam-macam, ada budaya seni, kemudian nilai value, kemudian kultur yang berkembang di masyarakat,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa budaya tradisional yang muncul di tengah masyarakat merupakan bagian kearifan lokal dan kekuatan luhur yang sudah berkembang sejak lama di negeri ini. Oleh karena itu, budaya ini harus terus diuri-uri dan dikuatkan.

“Khususnya di Pati, budaya khas daerah harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat. Pemerintah dan DPRD harus terus mempertahankan kebudayaan lokal ini dan dikembangkan sesuai dengan zamannya,” tegasnya.

“Melalui dunia pendidikan, anak-anak harus dilibatkan untuk terus bersama-sama mengetahui dan mau mempelajari sekaligus mempraktekkan budaya-budaya yang berkembang. Dengan demikian, budaya lokal dapat terus lestari dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat,” lanjut Muh Zen.

Sementara itu, narasumber lainnya yakni anggota DPRD Pati, Kastomo. Ia berharap bahwa dialog ini dapat mendukung program Kementerian Kebudayaan.

“Kami sebagai dewan ada Perda Nomor 4 Tahun 2024, yang diharapkan dapat menjadi Perbup agar penganggarannya lebih efektif. Saat ini, anggaran untuk budaya lokal Pati di APBD belum maksimal,” kata dia.

Ia pun berharap, anggaran untuk sektor budaya ini bisa dimaksimalkan, sehingga Pati bisa mengembangkan budaya lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui PAD.

Kastomo menambahkan bahwa pelestarian budaya lokal tidak hanya penting untuk menjaga identitas masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya komitmen dari pemerintah dan masyarakat untuk terus mendukung dan mengembangkan budaya lokal.

Untuk diketahui Dialog Kebudayaan dengan tema “Menjaga Budaya, Merawat Bangsa” yang digelar di Pati ini merupakan program dari Kementerian Kebudayaan melalui DPR RI. Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas unsur guru, tokoh masyarakat, dan pemuda.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pekerjaan vs Pengabdian

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Pagi hari saat saya perjalanan dari Bumi Mina ke kota Atlas, sambil menikmati perjalanan zig zag menghidari lubang di jalan yang perbaikannya hingga saat ini tak kunjung berkesudahan. Pekerjaan perbaikan jalan adalah pekejaan harian. Kalau teman saya mengatakan perbaikan jalan akan terus berjalan karena program ke abadian. Dalam menikmati perjalanan […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, 3/9 kemarin. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, MM kepala […]

  • Lazisnu Dukuhseti Launching MLU, Gress dari Showroom

    Lazisnu Dukuhseti Launching MLU, Gress dari Showroom

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Prosesi Launching MLU. Sebelum dilaunching, terlebih dahulu di doakan oleh Rois Syuriyah PCNU Pati, KH. Aniq Muhammadun DUKUHSETI – Usai dilantik Jumat (25/2) sore, pengurus MWC-NU langsung melakukan gebrakan. Melalui NU Care Lazisnu setempat, para punggawa NU tersebut segera melaunching Mobil Layanan Ummat (MLU). “Setelah pelantikan di Gedung IPHI, kami langsung melaunching MLU di lokasi […]

  • PCNU-PATI

    MWC NU Margoyoso Gelar Pasar Murah, Siapkan 500 Paket Sembako

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Margoyoso, Kabupaten Pati, adakan Pasar Murah, Sabtu (8/4/2023). Kegiatan itu bertempat di Kantor Kecamatan Margoyoso.  Ketua Panitia, Anis Zainal Arifin, mengatakan, pihaknya menyediakan 500 paket sembako murah untuk masyarakat. Dalam pelaksanaan, pihaknya  bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam). ”Satu paketnya berisi 2,5 kilogram beras, 2 […]

  • PCNU-PATI

    Ilusi Negara Islam

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Buku ini dieditori oleh KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab kita sapa dengan sebutan Gus Dur. Buku ini berjudul lengkap “Ilusi Negara Islam – Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia”. Buku ini sepertinya dikerjakan secara urunan oleh beberapa peneliti yang tergabung dalam Gerakan Bhineka Tunggal Ika, the Wahid Institute, dan Maarif Institute dimana ketiga lembaga […]

  • Sutopo Akan Membawa Jakenan Lebih Baik

    Sutopo Akan Membawa Jakenan Lebih Baik

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2017-2022 di lantik secara resmi oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Kamis 9/2 kemarin. Menjadi pengurus NU adalah tabungan di akhirat, kita berdakwah harus melalui niat yang ikhlas mengabdi sepenunya terhadap masyarakat, baik melalui agama, sosial dan penguatan ekonomi,             “Jajaran pengurus setelah kami lantik, harus […]

expand_less