Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 5.978
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pemerintah dan masyarakat Pati diminta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Muh Zen, saat menjadi narasumber Dialog Kebudayaan, yang berlangsung di Aula Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025).

Muh Zen berharap bahwa budaya lokal dapat terus diuri-uri dan dikuatkan agar masyarakat Indonesia, khususnya di bidang pendidikan, terus peduli untuk mempertahankan budaya serta kearifan lokal yang ada.

“Budaya ini macam-macam, ada budaya seni, kemudian nilai value, kemudian kultur yang berkembang di masyarakat,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa budaya tradisional yang muncul di tengah masyarakat merupakan bagian kearifan lokal dan kekuatan luhur yang sudah berkembang sejak lama di negeri ini. Oleh karena itu, budaya ini harus terus diuri-uri dan dikuatkan.

“Khususnya di Pati, budaya khas daerah harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat. Pemerintah dan DPRD harus terus mempertahankan kebudayaan lokal ini dan dikembangkan sesuai dengan zamannya,” tegasnya.

“Melalui dunia pendidikan, anak-anak harus dilibatkan untuk terus bersama-sama mengetahui dan mau mempelajari sekaligus mempraktekkan budaya-budaya yang berkembang. Dengan demikian, budaya lokal dapat terus lestari dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat,” lanjut Muh Zen.

Sementara itu, narasumber lainnya yakni anggota DPRD Pati, Kastomo. Ia berharap bahwa dialog ini dapat mendukung program Kementerian Kebudayaan.

“Kami sebagai dewan ada Perda Nomor 4 Tahun 2024, yang diharapkan dapat menjadi Perbup agar penganggarannya lebih efektif. Saat ini, anggaran untuk budaya lokal Pati di APBD belum maksimal,” kata dia.

Ia pun berharap, anggaran untuk sektor budaya ini bisa dimaksimalkan, sehingga Pati bisa mengembangkan budaya lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui PAD.

Kastomo menambahkan bahwa pelestarian budaya lokal tidak hanya penting untuk menjaga identitas masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya komitmen dari pemerintah dan masyarakat untuk terus mendukung dan mengembangkan budaya lokal.

Untuk diketahui Dialog Kebudayaan dengan tema “Menjaga Budaya, Merawat Bangsa” yang digelar di Pati ini merupakan program dari Kementerian Kebudayaan melalui DPR RI. Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas unsur guru, tokoh masyarakat, dan pemuda.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Kontingen Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menempati urutan keempat dalam Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Jawa Tengah Tahun 2025, yang berlangsung di Kabupaten Wonosobo. Adapun urutan juara diumumkan pada penutupan Porsema XIII di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Sabtu (13/9/2025) pagi. […]

  • Ganjar Pranowo Buka Muskerwil PWNU

    Ganjar Pranowo Buka Muskerwil PWNU

    • calendar_month Kam, 10 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan sambutannya dalam Pembukaan Muskerwil PWNU Jateng SEMARANG – Gubernur Ganjar Pranowo, hadir dalam acara pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jawa Tengah. Kamis (10/2) di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Selain Ganjar, acara tersebut juga dihafiri oleh para ulama NU se-Jateng dan beberapa tokoh lain seperti Pangdam, Kapolda dan […]

  • Merajut Toleransi dan Persaudaran di Bulan Idul Adha. Photo by Fauzan On Unsplash.

    Merajut Toleransi dan Persaudaran di Bulan Idul Adha

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, MA Idul Adha atau yang kita kenal dengan sebutan Eid al-Adha merupakan salah satu Hari Raya Besar Islam yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah di bulan terakhir dalam kalender Islam. Karena pada momentum Idul Adha ini, seluruh umat Islam di penjuru dunia ikut mengumandangkan takbir. Sedangkan makna takbir Hari Raya Idul Adha di […]

  • PCNU - PATI

    Baru Terpilih, Ketua MWC NU Juwana akan Fokus Layani Ummat

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    JUWANA – Konferensi MWC NU Kecamatan Juwana yang berlangsung Minggu (21/8) berlajan lancar. Selain dihadiri oleh perwakilan PCNU Pati, pihak penyelenggara juga mengundang pejabat setempat untuk menghadiri pembukaan konferensi.  Sidang yang berlangsung di Gedung IPHI Kecamatan Juwana tersebut membawa nama Kiai Hamzawi sebagai Rois Syuriyah dan Kiai Abdul Manan sebagai ketua tanfidziyahnya. Sebelumnya, jabatan ini […]

  • PCNU-PATI

    Puasa setelah Puasa

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kebanyakan orang memandang, memahami, menginterpretasi bahwa puasa ya hanya puasa Ramadan. Ya, benar kalau itu puasa wajib sebagai bagian dari rukun Islam. Namun, sebenarnya banyak puasa setelah puasa, puasa di atas puasa, puasa pasca puasa. Realitasnya, setelah bulan Ramadan yang penuh berkah berlalu, umat muslim di seluruh dunia seringkali berpikir tentang bagaimana […]

  • Khidmah di NU Ukurannya Bukan Naik Tingkat

    Khidmah di NU Ukurannya Bukan Naik Tingkat

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Berkhidmah di Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU) merupakan anugerah dan karunia yang tidak didapat semua umat Islam. Banyak orang yang selalu mempertimbangkan aspek untung rugi dalam hal materi saat akan berkiprah di organisasi kemasyarakatan. Banyak orang lebih memilih aktif di organisasi profit daripada nirlaba yang sepi dari aspek keuntungan. Hal itu diungkapkan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa […]

expand_less