Dari Jawa Tengah Menuju Dunia: LP Ma’arif NU Cetak Guru Bahasa Inggris Berstandar Global
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 16.934
- comment 0 komentar

Dari Jawa Tengah Menuju Dunia: LP Ma'arif NU Cetak Guru Bahasa Inggris Berstandar Global
Semarang – Langkah besar menuju pendidikan berkelas dunia terus dilakukan LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah. Setelah mencatat capaian yang melampaui rata-rata nasional, lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini resmi meluncurkan English Development Program (EDP) Batch 2 dan Batch 3 di Hotel Grandhika Semarang, Sabtu (25/7/2026). Program tersebut menjadi bagian dari transformasi pendidikan Ma’arif untuk mencetak guru Bahasa Inggris yang kompeten, profesional, dan mampu mengantarkan madrasah serta sekolah Ma’arif bersaing di tingkat global.
Peluncuran program diikuti 238 peserta yang terdiri atas kepala madrasah dan sekolah Ma’arif se-Jawa Tengah serta guru Bahasa Inggris peserta Batch 1, Batch 2, dan Batch 3. Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya kompetensi guru, telah menjadi agenda strategis dalam membangun pendidikan Ma’arif yang adaptif terhadap tantangan internasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Kick Off English Development Program, dilanjutkan Talkshow bertema Building Globally Ready through English Teacher Development, sesi Teacher English Proficiency Development Program Orientation, hingga Breakout Room Session yang membahas Effective English Teaching Strategies dan Pedagogy Training. Seluruh sesi dirancang untuk memperkuat kemampuan pedagogik sekaligus meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris guru sesuai standar internasional.
Program ini merupakan hasil kolaborasi LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, Pearson Indonesia, dan PT Medan Pustaka Mas. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani, Wakil Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah Dr. Hidayatun, M.Pd., CEO & Founder PT Medan Pustaka Mas Melvi Tan, serta Business Development Assistant Manager sekaligus Pearson Indonesia & Malaysia Lead Master Trainer, Christian Puguh Sulistiyo.
Dalam sambutannya, Dr. Hidayatun, M.Pd. menyampaikan bahwa pengembangan kualitas guru merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan pendidikan Ma’arif.
“Saya optimistis, dengan kerja sama seluruh pihak, kita dapat mewujudkan cita-cita besar agar madrasah dan sekolah di bawah naungan LP Ma’arif Jawa Tengah tidak lagi dipandang sebelah mata, tetapi mampu menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Optimisme tersebut diperkuat oleh capaian English Development Program Batch 1 yang dipaparkan oleh Christian Puguh Sulistiyo. Program yang diikuti 27 guru dari 26 madrasah dan sekolah di 14 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.
Berdasarkan evaluasi menggunakan standar internasional Common European Framework of Reference for Languages (CEFR), kompetensi peserta meningkat hingga 53,8 persen, melampaui rata-rata capaian nasional sebesar 47 persen dari total 12.371 peserta program serupa di seluruh Indonesia. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa guru-guru Ma’arif Jawa Tengah mampu berkembang lebih cepat dibandingkan rata-rata nasional ketika mendapatkan pendampingan yang sistematis dan berkelanjutan.
“Secara keseluruhan, Batch 1 menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat menggembirakan. Capaian ini menjadi modal penting untuk melanjutkan pengembangan kompetensi guru pada Batch 2 dan Batch 3,” jelas Christian.
Sementara itu, Melvi Tan mengapresiasi komitmen LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah dalam membangun kemitraan strategis bersama Pearson Indonesia dan PT Medan Pustaka Mas. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan global.
“Dengan semangat kolaboratif, tidak ada yang tidak mungkin untuk dicapai. Kami percaya sinergi ini akan melahirkan guru-guru Bahasa Inggris yang semakin profesional dan mampu mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global,” ungkap Melvi.
Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menegaskan bahwa English Development Program bukan sekadar pelatihan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, melainkan bagian dari visi besar Ma’arif untuk membangun pendidikan yang berorientasi internasional tanpa meninggalkan karakter dan nilai-nilai ke-NU-an.
Menurutnya, penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting bagi guru untuk membuka akses terhadap berbagai sumber pengetahuan global, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di ruang kelas.
“Keberhasilan Batch 1 menjadi bukti bahwa guru-guru Ma’arif mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Melalui Batch 2 dan Batch 3 kami ingin memperluas dampak program ini agar semakin banyak guru memiliki kompetensi Bahasa Inggris berstandar global. Yang sedang kami bangun bukan hanya kemampuan berbahasa Inggris, tetapi ekosistem pendidikan Ma’arif yang siap menghadapi persaingan dunia, melahirkan lulusan berwawasan internasional, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” tegas Fakhruddin.
Melalui peluncuran English Development Program Batch 2 dan Batch 3, LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu motor penggerak transformasi pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi guru Bahasa Inggris, tetapi juga menjadi pintu masuk lahirnya madrasah dan sekolah Ma’arif berkelas dunia (world-class schools) yang mampu menghasilkan lulusan unggul, adaptif, dan siap berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, langkah dari Jawa Tengah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang berdaya saing global.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar