Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Masjid Sebagai Center of Literasi

Masjid Sebagai Center of Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Oleh: Siswanto

Setiap kali mendengar kata “masjid”, biasanya nalar pikir kita langsung tertuju pada sebentuk bangunan yang mempunyai ciri khas tersendiri dengan mihrab yang menonjol ke depan dan kubah yang menjulang tinggi ke atas. Sebuah bangunan unik yang menjadi salah satu ciri utama dan pertama Islam sekaligus sebagai wahana penggodokan umatnya.

Selain itu, masjid juga sebagai salah satu media ekspresi seni sekaligus penuangan daya estetis bagi umat Islam. Bahkan, hal ini jauh-jauh hari sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw pada awal masa perjuanganannya dalam menyebarkan Islam, di mana beliau bersegera membangun masjid terlebih dahulu sebelum membangun hal-hal lain.

Jika ditilik secara mendalam, peranan masjid yang paling utama adalah untuk memotivasi dan membangkitkan kekuatan ruhaniyah dan keimanan umat Islam. Di samping itu juga untuk menjadi lem perekat internal umat Islam serta menunjang persatuan sosial. Bahkan jika mengacu pada lintasan sejarah umat Islam awal, kita melihat bahwa peranan dominan dari masjid adalah dalam pembangunan sosial masyarakat.

Dengan demikian, secara umum masjid bisa dikatakan sebagai urgensi penting dalam membentuk karakter (akhlaq) umat Islam dan sebagai sarana untuk menuju sang khaliq. Karena di dalam masjid kita diajari untuk berkomunikasi melalui kalam ilahi baik pada saat beribadah minimal lima kali dalam sehari semalam. Sebab dengan adanya komunikasi yang intens antara seorang hamba dengan Tuhannya, diharapkan akan memberikan sebuah kesadaran yang mendalam kepada si hamba bahwa dirinya senantiasa berada dalam pengawasan Sang Pencipta, yang tidak pernah lalai dan tidak melupakannya.

Masjid sebagai center literasi

Di samping itu, di antara peranan masjid yang terpenting dalam masyarakat adalah literasi (baca dan tulis). Karena dalam rutinitas keseharian di dalam masjid, dunia literasi terus berjalan. Di awali dari membaca dan menulis, dijelaskan di dalam surat Al-‘Alaq “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Mulia. Yang mengajarkan manusia dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya”. (QS. Al-‘Alaq: 1-5).

Dari ayat tersebut setidaknya ada dua kata kunci yakni membaca dan pena. Membaca dalam ayat tersebut tidak hanya ajakan untuk membaca kitab dan buku, tetapi lebih dari itu, baik membaca secara tersurat maupun tersirat. Membaca secara tersurat adalah membaca secara tekstual baik buku dan kitab. Sedangkan makna membaca secara tersirat tidak hanya membaca saja, melainkan membaca disertai dengan tindakan dalam hal ini adalah dengan cara menulis.

Adapun makna pena pada ayat di atas diartikan sebagai simbol untuk mengaktualisasikan dalam trasformasi ilmu melalui tulisan. Karena dengan melalui pena, banyak ulama yang mengaktualisasikan tulisannya dalam bentuk kitab. Sehingga melalui tulisan tersebut, dapat diakses dan dibaca pada generasi berikutnya. Sebut saja, Imam Al-Ghazali yang terkenal dengan kitabnya Ihya’ Ulumuddin yang hingga saat ini karyanya terus dikaji, baik di

lingkungan pesantren maupun ke perguruan tinggi.

Dalam Alquran pena dijadikan surat yang ke-68, yakni pada surat Al-Qalam ayat pertama. Allah Swt, bersumpah, “Nun, Demi Pena…”.

Sungguh ini menjadi bukti bahwa Allah Swt, begitu perhatian dengan dunia literasi. Membaca dan pena (alat tulis) baik dalam surat Al-‘Alaq maupun Al-Qalam ini menjadi ghirrah para ulama dalam menimba ilmu pengetahuan yang tak terbatas. Hal ini kita bisa merunut sejak pada masa Islam generasi pertama.

Oleh karena itu, rutinitas di dalam masjid selain sebagai tempat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan semangat ber-literasi, juga sebagai bentuk memakmurkan masjid dari berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.442 Calon Jamaah Haji Pati Ikuti Manasik

    1.442 Calon Jamaah Haji Pati Ikuti Manasik

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id, Pati – Sebanyak 1.442 calon jemaah haji asal Kabupaten Pati mulai mengikuti manasik haji di Pendapa Kabupaten Pati, Rabu (26/2/2025). Mereka tampak khidmat mendengarkan arahan dan pembekalan dari para petugas. Wabup Pati, Risma Ardhi Chandra membuka secara resmi kegiatan Manasik Haji 2025 di Pendopo Kabupaten Pati. Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan bahwa kegiatan manasik […]

  • Konfercab, Mastna-Melisa Nakhoda Baru Pelajar NU Pati

    Konfercab, Mastna-Melisa Nakhoda Baru Pelajar NU Pati

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

      Perwakilan PW IPNU Jateng sedang melakukan penghitungan suara bakal calon ketua IPNU-IPPNU Pati PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kabupaten Pati ke XIII mengahasilkan Mastna Zakiyatus Salwa dan Melisa Yusrina sebagai Ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut diadakan di Pendopo Desa […]

  • Ansor Pati Mantapkan Kader Penggerak

    Ansor Pati Mantapkan Kader Penggerak

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Pati, NU Online Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Pati melaksanakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL), Ahad (19/4). Kegiatan dilaksanakan di Wisma PTPN Jolong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Menurut Ketua PC GP Ansor Pati, Imam Rifa’i, PKL bertema “Membangun Kader Militan yang Berwawasan Kebangsaan” itu bertujuan mempersiapkan kader militan ditingkat pengurus […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Hari Santri Nasional, Ribuan Santri di Kayen Gelar Apel dan Kirab

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id  – Peringatan Hari Santri Nasional 2022 yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati berlangsung meriah. Kegiatan itu diisi dengan acara kirab.   Ketua panitia kegiatan, Rasmo mengatakan, peringatan Hari Santri tahun ini memang sengaja diperingati dengan meriah. Hal itu bertujuan untuk mengenalkan HSN kepada seluruh lapisan masyarakat.  Sebelum […]

  • PCNU-PATI

    Beri Wejangan KKN Tempura, Ranting NU Tempur: Santri Harus Siap Berkhidmat Kepada Masyarakat

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara Tempur, 13/08/2023. KKN Tempura bersama DPL sowan kepada Ketua Ranting Nahdlatul Ulama Desa Tempur. Hal ini dimaksudkan dalam rangka melakukan konsultasi terkait program kerja di bidang sosial keagamaan, yaitu melakukan pendirian Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Desa Tempur. Pak Nur Salam, Ketua Ranting NU Tempur menyambut kunjungan dari Tim KKN Tempura dengan hangat. […]

  • SMPQT As Salafiyah dapat Hadiah Utama HUT RI Ke 77

    SMPQT As-Salafiyah dapat Hadiah Utama HUT RI Ke 77

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Bageng. Pemerintah Desa Bangeng mengadakan acara kegiatan dalam rangka menyambut kegiatan HUT RI ke 77 Sabtu, 13 Agustus 2022 bertempat di Lapangan Desa Bangeng Kecamatan Gembong Kegiatan tersebut di hadiri dari berbagai unsur pemerintahan di Kecamatan Gembong diantaranya, Malik selaku kasi Sosial dan Suwarno selaku kasi Pemerintahan” jelas Zaenuri Ketua Panitia Lanjutnya Babin Desa Bageng […]

expand_less