LTNNU Pati Dorong Hilirisasi Naskah Kuno untuk Rekonstruksi Identitas Daerah
- account_circle admin
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 10.697
- comment 0 komentar

LTNNU Pati Dorong Hilirisasi Naskah Kuno untuk Rekonstruksi Identitas Daerah
pcnupati.or.id – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Pati mulai menggencarkan penelusuran naskah kuno di wilayah Bumi Mina Tani. Langkah ini diambil sebagai upaya menyelamatkan warisan budaya leluhur yang terancam hilang atau rusak dimakan usia.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinarpus Kabupaten Pati, Sukardi, usai kegiatan Sosialisasi Identifikasi, Pendaftaran, dan Alih Media Naskah Kuno di Lantai II Gedung Dinarpus, Kamis (16/04/2026).
Menurut Sukardi, potensi naskah kuno di Kabupaten Pati sebenarnya cukup melimpah. Namun, sejauh ini keberadaan dokumen-dokumen bersejarah tersebut belum tergali secara maksimal.
“Di Pati ini cukup banyak naskah-naskah kuno, tapi sekali lagi belum tergali sehingga ini perlu kita upayakan,” ungkap Sukardi.
Ia menjelaskan bahwa melalui proses penelusuran ini, naskah-naskah fisik yang sudah rapuh akan dialihmediakan ke dalam bentuk digital, seperti foto maupun format PDF. Langkah digitalisasi ini bertujuan agar isi dan nilai sejarah dalam naskah tersebut bisa dibaca dan dipelajari oleh masyarakat luas.
Dalam sosialisasi tersebut, Dinarpus turut mengundang perwakilan dari tingkat kecamatan. Harapannya, aparatur kecamatan dapat membantu mengidentifikasi keberadaan naskah kuno yang masih disimpan oleh warga atau tokoh di tingkat desa.
Hingga saat ini, Dinarpus Pati mencatat telah menemukan 12 naskah kuno. Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh naskah sudah berhasil dialihmediakan ke format digital, sementara sisanya masih dalam proses penelusuran lebih lanjut.
“Kita ada 12 yang tujuh sudah kita alih mediakan, yang lima nanti dalam waktu ini kita telusuri. Harapan kami ada yang lain,” terang Sukardi.
Sukardi menambahkan bahwa rata-rata naskah yang ditemukan berasal dari lingkungan pondok pesantren di wilayah Pati.
Senada dengan hal itu, Kepala Bidang Perpustakaan, Aris Haryono, menyampaikan bahwa pelestarian naskah kuno adalah tanggung jawab moral sebagai penerus bangsa. Hal ini penting agar generasi mendatang tetap mengenal identitas dan kekayaan budaya daerahnya.
“Kita sebagai penerus leluhur kita harapannya bisa melestarikan budaya-budaya yang ada di Pati khususnya terkait dengan masalah kuno,” jelas Aris.
Ketua LTNNU Pati, Angga Saputra, yang hadir pada kegiatan tersebut, mendorong Dinarpus Pati untuk melakukan hilirisasi naskah kuno. Menurutnya, hal ini dapat diwujudkan melalui kajian mendalam, alih bahasa (penerjemahan), hingga penyelenggaraan pameran publik.
“Tujuannya agar program ini tidak berhenti pada tahap sosialisasi semata, melainkan menjadi upaya dalam merekonstruksi identitas serta nilai-nilai luhur ke-Pati-an,” ucap dia.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar