Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Ma’arif NU Jateng Siap Kirim Peserta Magang di Jepang

LP Ma’arif NU Jateng Siap Kirim Peserta Magang di Jepang

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
  • visibility 15.715
  • comment 0 komentar

Pekalongan – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul berdaya saing global. Bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan IM Japan, LP Ma’arif NU Jawa Tengah dipercaya menyelenggarakan Pelatihan Tahap I Daerah Program Pemagangan ke Jepang yang berlangsung di SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan.

Program yang digelar mulai 28 Mei hingga 10 Agustus 2026 itu diikuti sebanyak 88 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah, bahkan beberapa daerah di luar Jawa Tengah. Pelatihan tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian seleksi yang sebelumnya telah dilaksanakan melalui kerja sama antara Kemnaker RI, IM Japan, dan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah.

Selama lebih dari dua bulan, para peserta dibekali berbagai kompetensi dasar yang menjadi syarat utama untuk bekerja dan beradaptasi di Jepang. Materi yang diberikan meliputi penguasaan bahasa Jepang, pemahaman budaya kerja, kedisiplinan, etos kerja, hingga pembentukan karakter dan mental kerja yang tangguh.

Instruktur yang didatangkan langsung oleh IM Japan memberikan pembelajaran intensif agar peserta mampu memahami bahasa dan budaya Jepang secara lebih mendalam. Bekal tersebut dinilai penting karena keberhasilan peserta tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan kerja di negara tujuan.

Selain pembelajaran di kelas, Pelatihan Tahap I Daerah juga menjadi momentum penting bagi peserta untuk mengikuti wawancara langsung dengan perwakilan perusahaan Jepang. Melalui proses ini, perusahaan akan memilih calon peserta magang yang dinilai sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang dibutuhkan.

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Fakhrudin Karmani, menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh peserta yang telah lolos hingga tahap pelatihan daerah. Menurutnya, kesempatan mengikuti program magang ke Jepang bukan sekadar upaya mencari pengalaman kerja, tetapi juga bagian dari perjuangan membawa nama baik keluarga, lembaga pendidikan, dan Nahdlatul Ulama di tingkat internasional.

“Selamat dan sukses untuk seluruh peserta Pelatda Magang Jepang LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Langkah kaki kalian hari ini bukan sekadar mengejar mimpi pribadi, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk mengangkat harkat keluarga dan membawa nama baik jam’iyyah Nahdlatul Ulama di kancah dunia,” ujarnya saat dihubungi secara terpisah, Senin (1/6/2026).

Ia menegaskan bahwa tantangan bekerja di Jepang memang tidak ringan. Budaya disiplin yang kuat, tuntutan profesionalisme tinggi, serta perbedaan lingkungan sosial menjadi tantangan yang harus dihadapi para peserta. Namun demikian, ia optimistis para peserta yang berasal dari lingkungan pendidikan Ma’arif dan pesantren memiliki modal karakter yang kuat.

“Jepang memang jauh, disiplinnya memang ketat, tetapi mental santri tidak akan pernah surut oleh tantangan. Jaga shalat, jaga akhlak, dan serap ilmu sebanyak-banyaknya,” pesannya.

Fakhrudin juga mengingatkan bahwa program pemagangan harus dipandang sebagai sarana belajar dan pengembangan diri. Pengalaman yang diperoleh selama berada di Jepang diharapkan dapat menjadi bekal berharga ketika para peserta kembali ke Indonesia untuk berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

Sebagai bentuk penguatan dukungan sosial, rangkaian Pelatihan Tahap I Daerah turut melibatkan orang tua atau wali peserta. Pada akhir pelatihan, mereka diminta menyampaikan komitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama mengikuti program pemagangan hingga kembali ke tanah air. Keterlibatan keluarga dipandang sebagai faktor penting dalam menjaga motivasi dan keberhasilan peserta selama menjalani masa magang.

Program pemagangan ke Jepang selama ini menjadi salah satu jalur strategis bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, meningkatkan kompetensi, serta memperluas wawasan budaya dan teknologi. Melalui kerja sama dengan Kemnaker RI dan IM Japan, LP Ma’arif NU Jawa Tengah berupaya membuka akses yang lebih luas bagi lulusan sekolah dan pesantren di lingkungan Ma’arif agar mampu bersaing di tingkat global melalui jalur yang legal, aman, dan terarah.

Di akhir pesannya, Fakhrudin memberikan semangat kepada seluruh peserta agar tetap menjaga optimisme dan tekad selama mengikuti proses pelatihan hingga keberangkatan.
“Man jadda wajada. Bumi Sakura menanti karya terbaik kalian,” pungkasnya.

Melalui program ini, LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, dan semangat ke-NU-an yang mampu menjadi duta bangsa sekaligus duta Nahdlatul Ulama di negeri Sakura. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Akhiri Kepengurusan dengan Gemilang, Kiai Sukahar Tuai Pujian

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Setelah menyelesaikan masa jabatan dengan gemilang, Ketua MWC-NU Tambakromo menuai pujian. Salah satunya datang dari Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat dalam pembukaan Konferensi MWC-NU Tambahromo, Ahad (6/8).  “Meski banyak kendala, teruta covid 19, namun NU dibawah pimpinan Kiai Sukahar sangat luar biasa,” ungkap dia dalam forum bertajuk ‘Sinergi Bergerak Menrawat Jagad’ tersebut.  Mirza menambahkan […]

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.213
    • 0Komentar

      Semarang – Nilai-nilai Islam Nusantara dinilai harus menjadi ruh dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA). Hal itu ditegaskan oleh Fakhruddin Karmani dalam disertasinya yang dipromosikan pada Rabu, 25 Februari 2026 di Universitas Wahid Hasyim Semarang. Fakhruddin Karmani dinyatakan lulus sebagai doktor ke-24 dari Prodi S3 […]

  • PCNU Sanjung Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun

    PCNU Sanjung Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.338
    • 0Komentar

      Pati – Program Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun mendapatkan sanjungan dari berbagai pihak. Salah satunya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati. Ratusan anak yatim menghadiri santunan anak yatim PT Sukun di Pendapa Kabupaten Pati, Kamis (26/2/2026). Ratusan anak yatim ini merupakan anak yatim binaan Lazisnu dan Lazismu. Sebenarnya, 1000 anak yatim […]

  • FKPT Jateng Berperan dalam Penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak

    FKPT Jateng Berperan dalam Penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.835
    • 0Komentar

      Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah turut berperan aktif dalam pembahasan penyusunan Instrumen Deteksi Dini Keterpaparan Anak dalam Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme melalui Bendahara FKPT Jateng Siti Maemunah dan Sekretaris FKPT Jateng Rahmad Winarto. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Bakesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026), mulai pukul 10.00 […]

  • Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.di-Semarang – Ketua Majelis Pembimbing Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya pengakuan generasi milenial terhadap Nahdlatul Ulama (NU). “Dari data yang kami terima, hanya sekitar 8 persen generasi milenial yang mengakui dan merasa memiliki NU. Ini tentu […]

  • LP Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Literasi

    LP Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Literasi

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Magelang – Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Dalam sebuah acara penting yang diselenggarakan di SMK Ma’arif Kota Mungkid pada Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan Zona 8 pada Ahad 23 Maret 2025, Ketua PCNU Kabupaten Magelang, Gus Din, menyoroti jumlah lembaga pendidikan Ma’arif di Magelang yang […]

expand_less