LP Ma’arif NU Jateng Siap Kirim Peserta Magang di Jepang
- account_circle admin
- calendar_month 57 menit yang lalu
- visibility 15.272
- comment 0 komentar

LP Ma’arif NU Jateng Siap Kirim Peserta Magang di Jepang
Pekalongan – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul berdaya saing global. Bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan IM Japan, LP Ma’arif NU Jawa Tengah dipercaya menyelenggarakan Pelatihan Tahap I Daerah Program Pemagangan ke Jepang yang berlangsung di SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan.
Program yang digelar mulai 28 Mei hingga 10 Agustus 2026 itu diikuti sebanyak 88 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah, bahkan beberapa daerah di luar Jawa Tengah. Pelatihan tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian seleksi yang sebelumnya telah dilaksanakan melalui kerja sama antara Kemnaker RI, IM Japan, dan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah.
Selama lebih dari dua bulan, para peserta dibekali berbagai kompetensi dasar yang menjadi syarat utama untuk bekerja dan beradaptasi di Jepang. Materi yang diberikan meliputi penguasaan bahasa Jepang, pemahaman budaya kerja, kedisiplinan, etos kerja, hingga pembentukan karakter dan mental kerja yang tangguh.
Instruktur yang didatangkan langsung oleh IM Japan memberikan pembelajaran intensif agar peserta mampu memahami bahasa dan budaya Jepang secara lebih mendalam. Bekal tersebut dinilai penting karena keberhasilan peserta tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan kerja di negara tujuan.
Selain pembelajaran di kelas, Pelatihan Tahap I Daerah juga menjadi momentum penting bagi peserta untuk mengikuti wawancara langsung dengan perwakilan perusahaan Jepang. Melalui proses ini, perusahaan akan memilih calon peserta magang yang dinilai sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang dibutuhkan.
Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. Fakhrudin Karmani, menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh peserta yang telah lolos hingga tahap pelatihan daerah. Menurutnya, kesempatan mengikuti program magang ke Jepang bukan sekadar upaya mencari pengalaman kerja, tetapi juga bagian dari perjuangan membawa nama baik keluarga, lembaga pendidikan, dan Nahdlatul Ulama di tingkat internasional.
“Selamat dan sukses untuk seluruh peserta Pelatda Magang Jepang LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Langkah kaki kalian hari ini bukan sekadar mengejar mimpi pribadi, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk mengangkat harkat keluarga dan membawa nama baik jam’iyyah Nahdlatul Ulama di kancah dunia,” ujarnya saat dihubungi secara terpisah, Senin (1/6/2026).
Ia menegaskan bahwa tantangan bekerja di Jepang memang tidak ringan. Budaya disiplin yang kuat, tuntutan profesionalisme tinggi, serta perbedaan lingkungan sosial menjadi tantangan yang harus dihadapi para peserta. Namun demikian, ia optimistis para peserta yang berasal dari lingkungan pendidikan Ma’arif dan pesantren memiliki modal karakter yang kuat.
“Jepang memang jauh, disiplinnya memang ketat, tetapi mental santri tidak akan pernah surut oleh tantangan. Jaga shalat, jaga akhlak, dan serap ilmu sebanyak-banyaknya,” pesannya.
Fakhrudin juga mengingatkan bahwa program pemagangan harus dipandang sebagai sarana belajar dan pengembangan diri. Pengalaman yang diperoleh selama berada di Jepang diharapkan dapat menjadi bekal berharga ketika para peserta kembali ke Indonesia untuk berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Sebagai bentuk penguatan dukungan sosial, rangkaian Pelatihan Tahap I Daerah turut melibatkan orang tua atau wali peserta. Pada akhir pelatihan, mereka diminta menyampaikan komitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama mengikuti program pemagangan hingga kembali ke tanah air. Keterlibatan keluarga dipandang sebagai faktor penting dalam menjaga motivasi dan keberhasilan peserta selama menjalani masa magang.
Program pemagangan ke Jepang selama ini menjadi salah satu jalur strategis bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, meningkatkan kompetensi, serta memperluas wawasan budaya dan teknologi. Melalui kerja sama dengan Kemnaker RI dan IM Japan, LP Ma’arif NU Jawa Tengah berupaya membuka akses yang lebih luas bagi lulusan sekolah dan pesantren di lingkungan Ma’arif agar mampu bersaing di tingkat global melalui jalur yang legal, aman, dan terarah.
Di akhir pesannya, Fakhrudin memberikan semangat kepada seluruh peserta agar tetap menjaga optimisme dan tekad selama mengikuti proses pelatihan hingga keberangkatan.
“Man jadda wajada. Bumi Sakura menanti karya terbaik kalian,” pungkasnya.
Melalui program ini, LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, dan semangat ke-NU-an yang mampu menjadi duta bangsa sekaligus duta Nahdlatul Ulama di negeri Sakura. (*)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar