Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Perseteruan Menjelang Pernikahan

Perseteruan Menjelang Pernikahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
  • visibility 383
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pekan lalu saya menyaksikan kejadian yang sangat memprihatinkan. Salah satu kawan media sosial saya, seorang MUA mengabarkan bahwa kliennya sempat akan batal menikah karena suatu permasalahan. Disebutkan dalam cerita, MUA ini membagikan momen tangis sang calon pengantin perempuan lengkap dengan kronologi permasalahannya. Disana menuliskan narasi bahwa pada saat melakukan ijab qabul, pengantin laki-laki selalu salah dalam mengucapkannya.

 

Alih-alih menenangkan calon suaminya tersebut, si pengantin perempuan malah marah dan mengeluarkan kata-kata yang tak baik untuk pasangannya. Soal kata-kata yg tak baik ini bagaimana, saya skip saja ya. Alhasil si pengantin laki-laki tersebut tidak terima dan mengadu kepada seluruh keluarganya yang hadir. Perseteruan dua keluarga tak terhindarkan. Ijab qabul coba dilakukan lagi, dan hingga kesepuluh kalinya masih juga belum berhasil. Dalam suasana dua keluarga yang masih memanas tersebut, ketika pengucapan ijab qabul, keluarga laki-laki serentak bilang tidak sah.

 

Namun meski begitu percobaan kembali diulangi lagi dan akhirnya pernikahan pun selesai dilaksanakan. Karena vendor dan segala perlengkapannya telah disediakan. Kurang lebih begitu cerita yang dibagikan dalam ingatan saya.

 

Jujur ketika saya membaca cerita tersebut rasanya begitu miris. Saya tak menyangka bahwa ada dua sejoli yang sebentar lagi akan menjadi pasangan seumur hidup, berseteru dengan penuh emosi seperti yang digambarkan. Saya percaya jika memutuskan untuk menikah itu harus siap fisik dan juga psikis. Selain itu kontribusi dua keluarga juga penting untuk saling mendukung. Siap fisik berarti raga telah siap untuk menikah. Setidaknya jika menurut undang-undang perkawinan usia perempuan siap menikah adalah minimal 16 tahun, sedangkan untuk laki-laki minimal 19 tahun.

 

Dari segi psikis kedua calon mempelai juga diminta untuk saling siap. Hal ini dimaksudkan agar kehidupan rumah tangga nantinya berjalan seimbang. Jika salah satu atau bahkan malah keduanya masih mengandalkan ego, maka yang terjadi adalah perselisihan yang berkelanjutan. Bahkan hal kecil dan sepele sekalipun akan dianggap masalah yang besar dan pelik.

 

Kata beberapa kawan sesaat setelah saya bercerita soal itu, bahwa pada saat mengucap ijab qabul itu memang penuh dengan kegugupan dan kekhawatiran. Saya berpikir barangkali itu juga yang dialami oleh si pengantin laki-laki tadi. Dan barangkali juga sebelumnya telah terjadi barangkali-barangkali yang lainnya hingga menimbulkan masalah diantara kedua mempelai tersebut. Saya tak tahu pastinya.

 

Namun dari sini saya bisa mengambil pelajaran bahwa menikah itu memang tak mudah. Menyelaraskan dua individu untuk mempunyai visi misi yang sama. Bukan hanya sekadar ikut-ikutan teman yang lainnya. Maka sebelum menikah diperlukan untuk menata dulu komunikasi. Harus berbuat apa saat pasangan sedang bagaimana. Dan lain sebagainya. Harus mampu menjadi manusia yang berkesalingan.

 

Dan menikah itu tidak untuk satu atau dua hari. Menikah juga bukan untuk mencari kesenangan bisa melakukan hubungan intim secara halal. Tetapi nilai dari menikah itu lebih dari itu semua. Bagi saya pribadi menikah adalah untuk hidup bersama, bukan hanya sekadar tinggal bersama. Menjalani kehidupan bersama-sama secara berkesalingan untuk mencapai Ridho-NYA. Doa terbaik untuk kita semua. Terimakasih telah membaca.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWCNU Trangkil Salurkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Korban Puting Beliung

    MWCNU Trangkil Salurkan Bantuan Rp 20 Juta untuk Korban Puting Beliung

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id. – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Trangkil menyalurkan bantuan untuk korban  terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Senin (25/3/2024). Ketua Tanfidziyah MWCNU Trangkil KH. Syakroni mengatakan, bantuan yang disalurkan sebesar Rp 20 juta. Yang mana dana itu digalang dari LazisNU dan para donatur di Kecamatan Trangkil. “Ini […]

  • Gambar Ucapan Selamat Harlah Ke-94 NU

    Gambar Ucapan Selamat Harlah Ke-94 NU

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Besok, 31 Januari 2020, Nahdlatul Ulama genap berusia 94 tahun, menurut penghitungan kalender masehi. Untuk menyemarakkan peringatan hari lahir NU tersebut, admin NU Pati, telah mendesain beberapa gambar ucapan selamat Harlah ke-94 Nahdlatul Ulama. Gambar ucapan Harlah Ke-94 Nahdlatul Ulama tersebut dapat diunduh gratis untuk kemudian diposting dan dikirimkan melalui media sosial semisal facebook, instagram, […]

  • PCNU- PATI Photo by image4you

    Recehan

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Kemarin saat selesai makan siang dan rehat sejenak saya mendengarkan salah satu teman saya yang beberapa waktu lalu telah mengikuti pendidikan untuk memantapkan keyakinan, keloyalitasan, perjuangan dalam mengahadapi tantangan zaman, yang makin kesini makin membingungkan. Selama sepekan mengikuti pendidikan tersebut naluri perjuangannya makin meningkat, bahkan jika ada panggilan pengabdian dan […]

  • PCNU - PATI Photo by JuniperPhoton

    Perfect Goodness

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Sebaik-baik manusia yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya, dan sejelek-jelek manusia adalah yang panjang umurnya dan paling jelek amal perbuatannya” (Nabi Muhammad Saw.) Paulo Coelho (2012) mendapatkan cerita dari seorang bernama Carson Said Amer. Ada seorang pengajar yang memulai seminar dengan memperlihatkan selembar uang dua puluh dolar dan bertanya, […]

  • UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.856
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, rutin melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba). Kegiatan ini merupakan program sosialisasi dan konsolidasi yang dilakukan oleh pengurus UPZIS MWC untuk mendorong aktivasi dan kinerja UPZIS di tingkat ranting. Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa […]

  • Titipan PCNU untuk Konfercab IPNU-IPPNU

    Titipan PCNU untuk Konfercab IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

      K. Yusuf Hasyim (di podium), ketua PCNU Pati sedang memberikan amanah kepada para pelajar NU Pati dalam acara pembukaan Konfercab IPNU-IPPNU Pati tahun 2021 PATI – Dalam sambutannya di pembukaan Konfercab PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati, Ketua PC NU Pati, K. Yusuf Hasyim menitipkan tiga amanah kepada seluruh kader. Amanah pertama, K. Yusuf berharap […]

expand_less