Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Perseteruan Menjelang Pernikahan

Perseteruan Menjelang Pernikahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
  • visibility 472
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pekan lalu saya menyaksikan kejadian yang sangat memprihatinkan. Salah satu kawan media sosial saya, seorang MUA mengabarkan bahwa kliennya sempat akan batal menikah karena suatu permasalahan. Disebutkan dalam cerita, MUA ini membagikan momen tangis sang calon pengantin perempuan lengkap dengan kronologi permasalahannya. Disana menuliskan narasi bahwa pada saat melakukan ijab qabul, pengantin laki-laki selalu salah dalam mengucapkannya.

 

Alih-alih menenangkan calon suaminya tersebut, si pengantin perempuan malah marah dan mengeluarkan kata-kata yang tak baik untuk pasangannya. Soal kata-kata yg tak baik ini bagaimana, saya skip saja ya. Alhasil si pengantin laki-laki tersebut tidak terima dan mengadu kepada seluruh keluarganya yang hadir. Perseteruan dua keluarga tak terhindarkan. Ijab qabul coba dilakukan lagi, dan hingga kesepuluh kalinya masih juga belum berhasil. Dalam suasana dua keluarga yang masih memanas tersebut, ketika pengucapan ijab qabul, keluarga laki-laki serentak bilang tidak sah.

 

Namun meski begitu percobaan kembali diulangi lagi dan akhirnya pernikahan pun selesai dilaksanakan. Karena vendor dan segala perlengkapannya telah disediakan. Kurang lebih begitu cerita yang dibagikan dalam ingatan saya.

 

Jujur ketika saya membaca cerita tersebut rasanya begitu miris. Saya tak menyangka bahwa ada dua sejoli yang sebentar lagi akan menjadi pasangan seumur hidup, berseteru dengan penuh emosi seperti yang digambarkan. Saya percaya jika memutuskan untuk menikah itu harus siap fisik dan juga psikis. Selain itu kontribusi dua keluarga juga penting untuk saling mendukung. Siap fisik berarti raga telah siap untuk menikah. Setidaknya jika menurut undang-undang perkawinan usia perempuan siap menikah adalah minimal 16 tahun, sedangkan untuk laki-laki minimal 19 tahun.

 

Dari segi psikis kedua calon mempelai juga diminta untuk saling siap. Hal ini dimaksudkan agar kehidupan rumah tangga nantinya berjalan seimbang. Jika salah satu atau bahkan malah keduanya masih mengandalkan ego, maka yang terjadi adalah perselisihan yang berkelanjutan. Bahkan hal kecil dan sepele sekalipun akan dianggap masalah yang besar dan pelik.

 

Kata beberapa kawan sesaat setelah saya bercerita soal itu, bahwa pada saat mengucap ijab qabul itu memang penuh dengan kegugupan dan kekhawatiran. Saya berpikir barangkali itu juga yang dialami oleh si pengantin laki-laki tadi. Dan barangkali juga sebelumnya telah terjadi barangkali-barangkali yang lainnya hingga menimbulkan masalah diantara kedua mempelai tersebut. Saya tak tahu pastinya.

 

Namun dari sini saya bisa mengambil pelajaran bahwa menikah itu memang tak mudah. Menyelaraskan dua individu untuk mempunyai visi misi yang sama. Bukan hanya sekadar ikut-ikutan teman yang lainnya. Maka sebelum menikah diperlukan untuk menata dulu komunikasi. Harus berbuat apa saat pasangan sedang bagaimana. Dan lain sebagainya. Harus mampu menjadi manusia yang berkesalingan.

 

Dan menikah itu tidak untuk satu atau dua hari. Menikah juga bukan untuk mencari kesenangan bisa melakukan hubungan intim secara halal. Tetapi nilai dari menikah itu lebih dari itu semua. Bagi saya pribadi menikah adalah untuk hidup bersama, bukan hanya sekadar tinggal bersama. Menjalani kehidupan bersama-sama secara berkesalingan untuk mencapai Ridho-NYA. Doa terbaik untuk kita semua. Terimakasih telah membaca.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pengurus PAC Fatayat NU Tlogowungu Resmi Dilantik

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Tlogowungu beserta Pengurus Ranting (PR) Fatayat NU se-Kecamatan Tlogowungu resmi dilantik. Pelantikan itu bertempat di Aula Balai Desa Lahar, Ahad (1/1/2023) siang. Kegiatan itu dihadiri oleh ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim, Ketua PC Ansor Pati Abdullah Syafiq, Ketua PC Fatayat NU Pati Hj. Asmonah berserta pengurus […]

  • Ketua PCNU Ingatkan Kembali 7 Medan Dakwah NU Pati

    Ketua PCNU Ingatkan Kembali 7 Medan Dakwah NU Pati

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.287
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Setelah diundur beberapa waktu, akhirnya PCNU Pati resmi menggelar Rapat Pleno, Sabtu (18/4) pagi di SMKN Jateng, Pati. Acara yang tersebut sekaligus menjadi ajang halal bi halal. bagi perwakilan dari 21 satu MWCNU se-Kabupaten Pati, Pengurus Harian Syuriyah, Jajaran Tanfidziyah beserta lembaga dan Banom. “Seharusnya acara (Rapat Pleno) ini kami adakan di […]

  • ‎Gelar FGD Media, Ma’arif Jateng Libatkan Media Massa Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Publikasi

    ‎Gelar FGD Media, Ma’arif Jateng Libatkan Media Massa Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Publikasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.803
    • 0Komentar

    SEMARANG – LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Media Ma’arif Kuat, Nusantara Hebat” di Kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). ‎ ‎Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi publikasi bersama media massa dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan satuan pendidikan Ma’arif. ‎ ‎Ketua LP […]

  • PCNU PATI. Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pimpinan Ranting Fatayat NU desa Tanjungrejo kecamatan Margoyoso, mengadakan kegiatan rutinan sekaligus pelatihan pembuatan sabun herbal susu Whitening, Jumat, 10/6 kemarin. “Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama satu hari, hal ini adalah tindak lanjut dari kegiatan beberapa waktu lalu yang telah di adakan oleh pimpinan cabang Fatayat NU Pati,”jelas Nining Ketua Pimpinan Fayatat NU […]

  • Ini Tahapan Pendirian Lembaga Pers Siswa Menurut Hamidulloh Ibda

    Ini Tahapan Pendirian Lembaga Pers Siswa Menurut Hamidulloh Ibda

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 872
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di Gedung WTC Kampus 2 UNWAHAS Semarang, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda menjadi narasumber Training of Trainers (TOT) dan Diklat Pembina Komisariat yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah […]

  • Memahami kembali masyruiyyah-ihtifal

    Memahami kembali masyruiyyah-ihtifal

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، أرسله […]

expand_less