Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ramadan Bagaikan Samudra Mutiara

Ramadan Bagaikan Samudra Mutiara

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
  • visibility 414
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (QS. Al-Baqarah: 183)

Ramadan sebagaimana kita pahami adalah bulan yang penuh mulia, berkah, rahmat, maghfiroh, dan penuh ampunan. Ramadan juga merupakan bulan di mana aneka ragam kebesaran bersemayam. Dan Ramadan pun dapat diartikan sebagai cakrawala kudus di mana semesta karunia tercurahkan. Sehingga semua aktivitas di bulan yang penuh rahmat ini dinilai sebagai ibadah. Oleh karena itu, Ramadan bagaikan samudra indah di mana sejuta mutiara kemuliaan tersimpan di dalamnya.

Maka, demi mendapatkan keagungan, rahmat, maghfiroh, dan kemuliaan Ramadan. Kita semua ber-fastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam melakukan kabajikan). Sepertihalnya melaksanakan salat sunah, tadarus Alquran, maupun melakukan aktivitas yang bernilai positif. Karena segala aktivitas yang mengandung kebaikan pahalanya akan dilipat gandakan di bulan yang penuh agung ini.

Dan bulan Ramadan tidak berbeda dengan bulan Rajab dan Sya’ban. Ramadan juga tidak berbeda dengan bulan Syawal dan Muharram,atau bulan-bulan lain. Maka, kalu kita analisis lebih detail, dalam sebulan berisi tiga puluh hari, terisi empat minggu, dan dalam seminggu berjumlah tujuh hari. Tetapi mengapa kemulian bulan Ramadan mengalahkan kemuliaan bulan-bulan lain? Ini merupakan pertanyaan yang harus kita cari jawabannya.

Orang bijak mengatakan “kullu syain sababun”, ada sebab untuk segalanya. Begitupun dengan bulan Ramadan , walaupun secara dhohir sama dengan bulan-bulan lain. Akan tetapi ada yang menyebabkan Ramadan menjadi bulan yang paling mulia di antara sebelas bulan lainnya.

Maka, dalam hal ini, Ramadan dengan kebesarannya, keagungannya, dan kemuliaannya mengalahkan bulan-bulan lain. Disebabkan bulan inilah sebagai bulan pilihan Allah untuk pertama kalinya Alquran diturunkan. Halini, sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 185.

Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan sebagai penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang bathil” (QS. AlBaqarah Ayat 185).

Jadi, dari ayat di atas sangat jelas. Kalau bulan Ramadan adalah pertama kali Alquran diturunkan, hingga Ramadan diangkat oleh Allah menjadi bulan yang sangat istimewa dibandingkan dengan bulan-bulan lain.

Dengan demikian, mari kita jadikan ibadah puasa di bulan Ramadan ini, tidak hanya kita maknai sebagai menahan lapar dan haus. Melainkan kita jadikan sebagai kawah candradimuka spiritual bagi penunduk hawa nafsu, tetapi juga sebagai sarana untuk mendidika keikhlasan dalam hati-jiwa kita.

Dan selain itu, ibadah puasa bukan hanya sebagai wahana yang dapat mengobati berbagai penyakit kronis hati kita, seperti riya, takabur, rakus, dengki, dan pengikis penyakit cinta dunia yang berlebihan (hubbud dunya), tapi juga mampu membawa pencerahan spiritual bagaimana kita bersikap secara tepat ketika mendapat kenikmatan dan ujian, atau ketika tengah menunaikan ketaatan.

Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum di bulan yang penuh maghfiroh ini sebagai pijakan untuk terus menebarkan kebaikan dan meningkatkan ibadah kita kepada Allah agar kita semua mendapatkan kemuliaan, rahmat, dan keagungan di bulan yang penuh berkah ini. Karena sekali lagi dalam ibadah puasa tidak hanya bermanfaat sebagai benteng bagi orang-orang beriman dari berbagai tipu daya setan, tapi juga mampu menumbuhkan kesalehan sosial dan mengembalikan kemurnian fitrah kita.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Inovasi Guru, LP Ma'arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    Dukung Inovasi Guru, LP Ma’arif NU Jateng Terbuka untuk Kolaborasi

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

      Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus WIlayah Nahdlatul Ulama PWNU Jawa tengah (LP Ma’arif PWNU Jateng) siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung inovasi guru. Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Pengembangan Pendidikan Madrasah LP Ma’arif NU Jateng, HM. Miftahul Arief saat workshop ‘Waktunya Inovasi Pendidik’ di BBPMP Jateng, Srondol Semarang, Selasa (12/11/2024). “LP Ma’arif […]

  • 5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    PATI-Ribuan warga Pati memadati Stadion Joyo Kusumo, Jumat (20/9) malam tadi. Lima ribu diantaranya adalah para anggota Banser (Barisan Ansor Serba Guna) dari seluruh Satkoryon yang ada di Kabupaten Pati. Kehadiran mereka ialah untuk mengikuti acara Selametan Bumi Pesantenan dan pembaretan 5000 Banser. KH. Agus Ali Masyhuri (memakai jas) dalam acara Selametan Bumi Pesantenan dan […]

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

  • Reuni Akbar MANU Gembong, Yayasan: Jangan Mudah Terpengaruh!

    Reuni Akbar MANU Gembong, Yayasan: Jangan Mudah Terpengaruh!

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama’ (MANU) Gembong punya hajat besar. Dalam rangka reuni alumni, madrasah yang terletak di jantung Kota Gembong tersebut menggelar MANU bersholawat. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung IPHI Kecamatan Gembong pada Ahad (21/5) pagi. Ketua Panitia, Muh Zen Adv. yang sekaligus alumni pertama MANU tak mampu membendung rasa bahagianya di depan […]

  • Pembina Ranting Panggungroyom Sebut IPNU IPPNU untuk Semua Kalangan

    Pembina Ranting Panggungroyom Sebut IPNU IPPNU untuk Semua Kalangan

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – Pembina PIMPINAN Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PR IPNU IPPNU) Desa Panggungroyom, Nur Aziz mengungkapkan, bahwa organisasi Pelajar NU ini dapat diikuti oleh semua kalangan. Hal ini disampaikannya dalam acara yasinan rutinan dan sosialisasi PR IPNU IPPNU Desa Panggungroyom di Musala Sanilil Huda, Minggu (27/3/2022). “Kita disini ipnu […]

  • PCNU-PATI Photo by ronymichaud

    Air Doa

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Masaru Emoto, profesor air asal Jepang pada tahun 1990-an mealukan uji coba memukau. Pak Prof ini memasukkan air ke dalam beberapa botol dan melabelinya dengan pesan positif dan negatif, lalu ia memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Botol air yang ditempel dengan pesan positif (terimakasih, cinta, wa akhowatiha) kristalnya menjadi lebih indah […]

expand_less