Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IPMAFA Terjunkan 264 Mahasiswa untuk Mengabdi di Masyarakat

IPMAFA Terjunkan 264 Mahasiswa untuk Mengabdi di Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
  • visibility 381
  • comment 0 komentar

 

Ruang zoom meeting penerjunan 264 Mahasiswa IPMAFA peserta KKN MDR tahun 2021

MARGOYOSO-Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menerjunkan 264 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Mandiri Dari Rumah (KKN MDR) tahun 2021. Acara penerjunan dilakukan secara daring dipimpin langsung oleh Rektor IPMAFA, KH. Abdul Ghofarrozin, M. Ed pada Senin (9/8) pagi. Turut hadir segenap pimpinan rektorat, LPPM, Dekan, dan Kaprodi di lingkungan IPMAFA beserta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). 

KKN IPMAFA tahun ini merupakan kedua kalinya dilaksanakan dengan daring melalui pemanfaatan media online dan media sosial. Sebanyak 264 mahasiswa yang terbagi dalam 30 kelompok KKN selanjutnya akan melakukan kegiatan kelompok dan individu dengan tema utama “Meningkatkan Ketahanan Masyarakat di Era Pandemi”. Tema tersebut dapat difokuskan pada bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, budaya, keagamaan, gender, anak, dan komunitas. 

Acara diawali dengan laporan kegiatan oleh ketua LPPM IPMAFA, M. Sofyan Alnashr. Dalam laporannya, disebutkan bahwa KKN MDR mewajibkan setiap kelompok dan individu menghasilkan kegiatan dan produk. Kegiatan kelompok antara lain ngaji daring tematik dan webinar atau pelatihan bersertifikat. Sementara tugas individu diantaranya iklan digital, artikel ilmiah, dan video kegiatan. KKN tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya terutama dalam dua program, yakni survei pandemi dan kegiatan individu di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. 

“Setiap kelompok KKN berkewajiban melakukan survei perkembangan covid-19 di Kabupaten Pati dan menganalisisnya secara akademis,” Ungkap Shofyan.  

Ia juga menerangkan bahwa setiap peserta berkewajiban membuat kegiatan berbasis observasi dilingkungan peserta masing-masing, baik berbasis masalah maupun berbasis potensi daerah. 

“Harapannya setiap peserta KKN berkontribusi positif di masyarakat sekitarnya,” imbuhnya. 

Pengarahan Rektor

Dalam kesempatan tersebut, Rektor IPMAFA berpesan supaya KKN MDR kedua ini sudah lebih sempurna dan banyak belajar dari tahun sebelumnya. KKN harus lebih mampu menjawab kebutuhan masyarakat. “KKN di masa pandemi tantangan yang berat, yakni memulihkan tatanan sosial dengan cara memberikan empowerment terhadap social practices sehingga masyarakat memiliki kembali kepercayaan dirinya sebagai bagian dari struktur sosial yang berdaya”, terang Gus Rozien, sapaan beliau. 

Gus Rozien juga mengingatkan pandemi ini banyak sekali mengungkap tabir gelap yang selama ini eksis tapi tersembunyi dan berlaku di lingkungan masyarakat kita (kepercayaan kepada otoritas; fragmentasi informasi-fragmentasi sikap; keacuhan kolektif). “Pandemi ini juga berpotensi merubah struktur dan sistem sosial yang selama ini kita anut tanpa sikap yang kritis. Kita berada pada masa transisi sosial, di tengah krisis ekonomi, krisis kemanusiaan, krisis kepercayaan terhadap sistem dan struktur sosial yang berlaku” imbuhnya.

Karena beratnya tantangan tersebut, maka KKN -terutama kegiatan individu di lingkungan sekitar- harus dilakukan dengan tiga hal pokok. Pertama, meniatkan diri sepenuh hati menjadi problem solver, bukan sekadar memenuhi syarat akademik. Kedua, menguatkan nalar kritis sehingga mampu berpikir objektif. Ketiga, meneguhkan pandangan dalam melihat persoalan karena tidak mudah menemukan persoalan sekaligus mencari solusinya. 

“Setiap elemen dalam KKN ini harus mampu memulihkan tatanan sosial melalui cara yang sederhana dan memberikan empowerment supaya masyarakat berdaya karena kehadiran kita sedang dibutuhkan masyarakat,” tandas Gus Rozien.(shof/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hukum Menerima Amplop Pilkada

    Hukum Menerima Amplop Pilkada

    • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Amplop menjelang Pilkada adalah umumul balwa (realitas umum yang sulit dihindari) yang dilarang negara karena mencederai esensi demokrasi, mengharapkan pemimpin dipilih karena integritas dan kapabilitasnya. Namun, bagaimana Pandangan agama, khususnya fiqh ? Saya mengikuti dua forum yang hasilnya berbeda. Pertama, MWCNU Trangkil  mengharamkan menerima amplop itu karena jelas-jelas suap (risywah) diharamkan dalam agama. Suap adalah […]

  • Peringati Harlah ke 43, KMPP Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan di Mangunrekso

    Peringati Harlah ke 43, KMPP Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan di Mangunrekso

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Peringati Hari Lahir (Harlah) ke-43, Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati (KMPP) Semarang adakan serangkaian kegiatan di Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2023.  Ketua Umum KMPP Semarang, Yunus Dwi Yulianto mengatakan, pada Harlah KMPP ke 43 ini, pihaknya mengangkat tema “Aksi […]

  • Siswa-Siswi MI Miftahul Islamiyah Jimbaran Gelar Salat Ghaib untuk Korban Perang Paletina

    Siswa-Siswi MI Miftahul Islamiyah Jimbaran Gelar Salat Ghaib untuk Korban Perang Paletina

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Para siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Islamiyah Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, melaksanakan Salat Ghaib di halaman madrasah. Salat ini dilakukan untuk mendoakan warga Palestina yang menjadi korban serangan dari Israel.  Sebanyak 150-an siswa dari kelas 3 hingga kelas 6 mengikuti Salat Ghaib ini. Tak hanya itu, mereka juga menggalang donasi untuk […]

  • PP Ansor : Radikalisme Agama Sengaja Dibuat untuk Hancurkan NKRI

    PP Ansor : Radikalisme Agama Sengaja Dibuat untuk Hancurkan NKRI

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Ansor Cabang Pati menggelae kopdar Minggu (28/7) siang. Kopdar bertajuk Membaca Arah Radikalisme di Bumi Nusantara Ini sedikitnya dihadiri oleh 500 peserta dari seluruh pelosok Kabupaten Pati. Peserta kopdar sedang khusyuk menyimak pemaparan pemantik Berlokasi di Rumah Joglo Al Qur’an, Ponpes Al Manaj, Semampir, Pati, para peserta antusias menerima pemaparan pemantik. K. Yusuf Hasyim, […]

  • Pandemi, Digital Marketing Panen Rejeki

    Pandemi, Digital Marketing Panen Rejeki

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Beberapa kru Abjad Media sedang melakukan pengambilan video sekaligus menjadi admin dalam sebuah acara via Zoom Meeting BEKASI-Digital marketing merupakan strategi pemasaran dengan media internet. Namun semakin berkembangnya zaman, istilah ini juga banyak digunakan untuk menyebut segala kegiatan entrepreneurship yang berkaitan dengan internet. Demikian ungkap Muhammad Miftahur Rizqi,  salah satu pelaku digital marketing.  Miftah beserta […]

  • KH. Abdul Ghoffar Rozin

    KH. Abdul Ghoffar Rozin

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur KH. Abdul Ghoffar Rozin yang akrab disapa Gus Rozin adalah buah hati dari KH. MA. Sahal Mahfudh dan Ibu Nyai Hj. Dra. Nafisah Sahal. Sejak kecil ia ditempa dalam keluarga yang mencintai ilmu dan perjuangan. KH MA Sahal Mahfudh adalah tokoh puncak di dua organisasi besar, yaitu NU dan MUI. […]

expand_less