Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jakenan Gelar Pelantikan PAC dan Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU

Jakenan Gelar Pelantikan PAC dan Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
  • visibility 278
  • comment 0 komentar

Jakenan – Fatayat NU dan Muslimat NU menggelar pelantikan Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Ranting bersama, Sabtu (25/01/2020) pagi ini. Bertempat di Gedung Haji Jakenan, PAC Muslimat NU Jakenan Masa Khidmat 2020 – 2024, bersama Pimpinan Ranting se Kecamatan Jakenan berhasil dilantik. Pun dengan PAC Fatayat NU Kec. Jakenan beserta Pimpinan Ranting Fatayat se Kec. Jakenan.

Tampak hadir dalam acara ini antara lain Rois Syuriah MWCNU Kec. Jakenan, KH. Ahmad Suja’i beserta Ketua Tanfidziyah MWCNU Kec. Jakenan, Aris Sutopo, S.Pd, MM. Juga Camat Jakenan, Aglis Mulyana, SH yang didampingi dari Koramil dan Polsek Jakenan, KUA Kec. Jakenan dan jajaran Pengurus Cabang Kab. Pati baik dari Fatayat NU maupun Muslimat NU.

Pelantikan Fatayat Muslimat Jakenan

Tidak ketinggalan perwakilan dari beberapa badan otonom NU yang ada di Kecamatan Jakenan seperti GP. Ansor dan IPNU-IPPNU.

Menurut Panitia Kegiatan yang juga sebagai Sekretaris PAC Fatayat NU Jakenan, Nailim Musa’adah, pelantikan ini selain bagi pengurus Pimpinan Anak Cabang juga diikuti oleh Pimpinan Ranting se Kecamatan Jakenan. Masih menurut Nailim, sebanyak 21 Pimpinan Ranting Muslimat NU dan 20 Pimpinan Ranting Fatayat NU ikut dilantik.

“Ada 21 ranting Muslimat NU dan 20 ranting Fatayat NU se Jakenan,” ungkap Nailim kepada NU Pati.

Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Pati dalam sambutannya mengingatkan kepada para pengurus yang baru saja dilantiuk akan tiga hal. Pertama, siap berkorban bagi NU bukan malah sebaliknya mengorbankan NU. Kedua, harus siap membesarkan NU jangan malah mencari besar di NU. Dan ketiga, harus siap menghidupkan NU jangan sebaliknya mencari hidup di NU.

Pengurus PAC Muslimat NU Kecamatan Jakenan masa bhakti 2019-2024 diketuai oleh Hj. Sutarti dengan Jamiati sebagai Wakil Ketua, Munjaidah (Sekretaris), Suharti, S.Pd (Wakil Sekretaris), Hj. Sumiyati, S.Pd (Bendahara), dan Suyatun (Wakil Bendahara).

Sedang Pengurus PAC Fatayat NU Kecamatan Jakenan masa bhakti 2020-2024 diketuai oleh Sukeri dengan dibantu oleh Hj. Sukesi sebagai Wakil Ketua, Nailim Musa’adah (Sekretaris), Muktiati (Wakil Sekretaris), Wiwik Mulyati (Bendahara), dan Sunari (Wakil Bendahara). (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by novita ramadhani

    Bidadari Berlampu

    • calendar_month Ming, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Setelah menarik napas melalui hidung dan menghembuskannya lewat mulut sebanyak tiga kali, Shanaya memberanikan diri mengucapkan sebuah “assalamu’alaikum” yang lirih dan sedikit serak sambil mengetuk pintu dengan halus.  Ia pandang lagi tulisan besar “Ruang Dekan” di atas pintu itu dengan perasaan was-was. Benang kusut di kepalanya bertambah kusut akibat insiden salah […]

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Puisi Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Delapan Oktober Perilakumu manis sayang diikuti tutur kata yang keluar dari mulutmu seakan meyakinkanku yang putus asa akan cinta senyumanmu mengikat, menghipnotisku untuk terus menatap tidak ada sejengkalpun yang terlewat kamu memanjakanku malam itu mengutuk semua orang yang menganggu aku berusaha tenang,  lisanku berusaha diam tidak ada balasan dariku untukmu hanya tawa dan anggukan kepala […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    C.Tawadlu’       Tawadlu’adalah sikap mbah dullah yang juga menonjol.Konon,saat fisiknya masih kuat,setiap bulan  ramadan sesekali beliau menghidangkan santapan sahur hasil masakan sendiri dan tak mau dibantu.Ketika masih sehat,beliau memang terbiasa mengerjakan sendiri semua kebutuhan sehari-harinya : mulai menyiapkan makanan,minuman sampai dengan mencuci barang pecah belah dan pakaiannya sendiri.Bahkan bagi sebagian tamu-tamunya,sering kali beliau sendiri tak […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    Tanya Jawab Bersama Syuriyah

    • calendar_month Rab, 19 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh Pak kiai, bagaimanat pandangan syara’ tentang kepercayaan makna-makna tertentu dalam setiap prosesi adat seperti adat-adat dalam pernikahan dan sebagainya jika dikaitkan dengan hukum sebab-akibat ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Pandangan fiqih dalam masalah ini  adalah : Ø  Kepercayaan dihukumi tidak boleh dan menyebabkan seseorang menjadi kafir menurut ijma’, jika dia dengan […]

  • Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    KH. Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur merupakan seorang kiayi sekaligus intelektual kontemporer yang pemikirannya sering menimbulkan kontroversi dan tak jarang disalah pahami sebagian kalangan. Padahal jika dikaji secara mendalam, kerangka pemikiran Gus Dur yang kritis dan komprehensif dalam memandang realitas agama, sosial, ekonomi, politik, kebudayaan dan kenegaraan tak lepas dari argumen-argumen dan kaidah […]

  • Memburu Lailatul Qodar. Photo by Kym MacKinnon on Unsplash.

    Memburu Lailatul Qodar

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Ramadhan merupakan bulan istimewa yang dilengkapi fitur canggih, lailatul qadr. Satu malam pada lailatul qadr, bernilai setara atau bahkan lebih dari seribu bulan. Artinya–menurut sebagian ulama–shalat satu rakaat pada malam ini, berpeluang memdapat jackpot keutamaan shalat satu rakaat selama seribu bulan atau 83 tahun penuh. Hanya saja, Allah tidak memberi bocoran […]

expand_less