Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Madrasah Bertransformasi Digital, LP Ma’arif NU Pekalongan Latih Guru Coding dan AI

Madrasah Bertransformasi Digital, LP Ma’arif NU Pekalongan Latih Guru Coding dan AI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 7.278
  • comment 0 komentar

 

Pekalongan – Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan Bidang Madrasah Ibtidaiyah (MI) menyelenggarakan Pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI) selama dua hari, Selasa–Rabu (6–7/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Kulu Asri, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, dan diikuti oleh 105 guru MI di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan.
Pelatihan ini digelar sebagai bentuk respon cepat terhadap regulasi baru dunia pendidikan madrasah, khususnya terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Implementasi Kurikulum Madrasah. Dalam kebijakan tersebut, mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) ditetapkan sebagai mata pelajaran pilihan untuk kelas V dan VI jenjang MI/SD.
Ketua Panitia Pelatihan, Herru Susanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membekali para guru agar siap mengimplementasikan kurikulum baru di madrasah. “Pelatihan Coding dan AI ini kami gagas sebagai langkah strategis untuk menyiapkan guru MI agar mampu memahami dan mengajarkan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial sesuai dengan amanat KMA Nomor 1503 Tahun 2025,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta pelatihan dibagi menjadi dua gelombang agar proses pembelajaran lebih efektif. Selama dua hari, para guru mendapatkan materi inti tentang dasar-dasar koding dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran, yang disampaikan oleh narasumber utama Muhammad Fahmi Latif, S.Kom., guru SMAN Kedungwuni.
Selain materi teknis, pelatihan ini juga menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Dr. Drs. H. Ahmad Farid, M.S.I., yang menyampaikan materi kebijakan terkait KMA 1503 Tahun 2025. Dalam paparannya, Ahmad Farid menegaskan bahwa madrasah harus adaptif terhadap dinamika regulasi yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan.
“Madrasah tidak boleh tertinggal. Regulasi sudah berubah, maka satuan pendidikan harus segera menyesuaikan. KMA terbaru menekankan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta. Dengan dua pendekatan ini, kita berharap pembelajaran di madrasah menjadi lebih bermakna,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelatihan yang diselenggarakan LP Ma’arif NU. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara Kementerian Agama dan LP Ma’arif NU dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah. “Kami sangat berterima kasih. Ini bagian dari kolaborasi yang terus kami bangun bersama para pemangku kepentingan pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Daenuri, M.Pd.I., mengapresiasi inisiatif Bidang MI yang telah memprakarsai kegiatan pelatihan tersebut. Ia menilai pelatihan Coding dan AI merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan perkembangan zaman dan penguatan relevansi pendidikan madrasah.
“AI bukan lagi masa depan, tetapi sudah menjadi alat kerja hari ini. Guru tidak boleh gagap teknologi. Dunia pendidikan berkembang sangat cepat, sehingga guru harus melek IT sebelum mengenalkan teknologi kepada siswa,” tegas Daenuri.
Ia menambahkan, pembelajaran AI tidak semata-mata soal teknis dan logika operasional, tetapi juga berperan dalam menumbuhkan kemandirian, kreativitas, serta kemampuan berpikir logis, terstruktur, dan sistematis. Menurutnya, guru adalah garda terdepan pendidikan. “Jika gurunya melek teknologi, maka siswa madrasah akan mampu bersaing di kancah global. Namun perlu diingat, teknologi hanyalah wasilah, peran utama tetap ada di tangan guru,” ujarnya.
Dalam penutup sambutannya, Daenuri menyampaikan filosofi “3P” yang perlu dibenahi oleh madrasah, yakni penampilan, pelayanan, dan prestasi. Penampilan madrasah harus menarik dan tertata rapi, pelayanan pembelajaran kepada siswa dan orang tua harus prima, serta madrasah harus mampu menunjukkan prestasi, baik akademik maupun nonakademik.
Kegiatan pembukaan pelatihan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kabupaten Pekalongan H. Moh. Irkham, S.Ag., M.Pd.I., para pengawas Madrasah Ibtidaiyah, Ketua Bidang MI LP Ma’arif NU Riza Ismail, S.Pd., beserta jajaran.
Melalui pelatihan ini, LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan berharap para guru MI semakin siap menghadapi transformasi digital pendidikan dan mampu mengimplementasikan pembelajaran koding dan AI secara bijak, kreatif, serta selaras dengan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan yang menjadi ruh pendidikan madrasah.
Kontributor: Muhammad Syaikhul Alim

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    NU Gembong Kehilangan 6 Tokoh Penting, MWC : Sulit Cari Gantinya

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Kantor MWC NU Gembong  GEMBONG – Tahun 2021 menjadi tahun duka bagi MWC NU Kecamatan Gembong. Pasalnya dalam paruh pertama tahun ini, NU Gembong telah kehilangan beberapa orang penting dalam organisasi sosial keagamaan ini.  Menurut keterangan K. Sholikhin, sedikitnya ada enam orang pengurus MWC dan Banom NU Gembong yang meninggal dunia selama 2021. Mulai dari […]

  • Bicara Pengendalian Diri, Buya Syakur Singgung Negara Agama

    Bicara Pengendalian Diri, Buya Syakur Singgung Negara Agama

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Buya Syakur Yasin saat membacakan Kita Roaitullah poin ke 16 sampai 20 yang tayang di kanal Youtube-nya, Minggu (5/9) kemarin INDRAMAYU – Prof. KH. Syakur Yasin atau yang akrab disapa Buya Syakur, memang tidak se populer seperti Prof. Quraish Shihab atau Nur Cholis Madjid. Namun, bertahun-tahun silam, Gus Dur sempat menyejajarkan nama Buya Syakur dengan […]

  • PCNU - PATI

    PCNU Pati Donasi Uang Tunai Rp. 300 Juta Korban Semeru 

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    PCNU Kabupaten Pati berkunjung ke PCNU Kabupaten Lumajang pada sabtu (16/7) lalu. Maksud kunjungan ini adalah untuk menyerahkan donasi bagi warga yang terdampak erupsi Semeru akhir tahun 2021.  Pihak PCNU Kabupaten Pati terdiri dari Dr. Choiron selaku wakil ketua, Maskan selaku sekretaris, Dr. Qosim selaku ketua LKNU dan ketua NU Peduli Pati, serta perwakilan LAZISNU […]

  • Teliti Bahtsul Masail NU, Dosen INISNU Raih Doktor

    Teliti Bahtsul Masail NU, Dosen INISNU Raih Doktor

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 556
    • 0Komentar

      Yogyakarta – Dosen Fakultas Syariah, Hukum, dan Ekonomi Islam (FSHEI) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Muhammad Syakur berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Syariah pada Program Doktor Ilmu Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Kamis (16/11/2023). Muhammad Syakur berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Transformasi Metodologi Instinbat Hukum Islam dalam Keputusan Bahtsul Masail NU tentang Status […]

  • YPMNU Pati Gelar Lomba Membatik untuk Anak-Anak

    YPMNU Pati Gelar Lomba Membatik untuk Anak-Anak

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Pncupati – Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) Kabupaten Pati mengadakan lomba membatik untuk anak-anak PAUD, Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-Kanak (TK), di pendopo kabupaten, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Ketua YPMNU Kabupaten Pati, Nur Laili, mengatakan bahwa perlombaan membatik bagi anak-anak ini dilakukan secara serentak se-Jawa Tengah. […]

  • Mbah Syahid Kemadu,  Kiai Alhamdulillah

    Mbah Syahid Kemadu, Kiai Alhamdulillah

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 849
    • 0Komentar

      Kiai pada umumnya dipersepsikan sebagai seseorang yang memiliki wawasan pengetahuan di bidang agama. Persepsi ini tak ayal diberikan masyarakat, karena sumbangsih dan kontribusinya di lingkungan masyarakat dalam berdakwah maupun saat membimbing masyarakat dalam kajian sosial-keagamaan. Sehingga labeling kiai secara tidak langsung disematkan kepada seseorang yang unggul dalam ilmu keagamaan.  Sebagai orang yang dipersepsikan demikian, […]

expand_less